Mengenal Potensi Gempa Megathrust Samudera Hindia yang Menghantui RI

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 23 Agustus 2024
Mengenal Potensi Gempa Megathrust Samudera Hindia yang Menghantui RI

Ilustrasi - Gempa bumi yang tercatat oleh seismometer. ANTARA/Shutterstock/aa.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Samudera Hindia merupakan 1 dari empat kawasan di Asia yang memiliki potensi ancaman gempa bumi besar atau megathrust.

Tiga kawasan lainnya Palung Nankai Jepang, Palung Manila di Laut China Selatan, dan kawasan Himalaya. Indonesia sendiri yang berdampingan langsung dengan Samudera Hindia turut dihantui ancaman gempa megathrust.

Berdasarkan hasil kajian Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dilansir dari Antara, Jumat (23/8), pontensi gempa megathrust di Indonesia ini dikabarkan akan memicu gempa dahsyat dengan kekuatan maksimal Magnitudo 8,7 di Selat Sunda dan Megathrust Mentawai-Siberut M 8,9.

Untuk diketahui, Samudera Hindia merupakan perairan asin yang menutupi sekitar seperlima dari total luas lautan di dunia. Samudera Hindia menyentuh Asia, Afrika, Australia, dan Antartika.

Baca juga:

Pemda Diminta Siapkan Tata Ruang Aman Sebagai Mitigasi Gempa Megathrust

Di kawasan Samudera Hindia, terdapat zona subduksi yaitu Sunda megathrust yang merupakan tempat bertemunya Lempeng Indo-Australia menuju ke bawah Lempeng Eurasia sepanjang 5.500 kilometer patahan dilepas pantai Myanmar, Sumatra, Jawa dan Bali, berakhir di lepas pantai barat laut Australia.

Zona megathrust ini yang menyebabkan terjadinya gempa bumi dan tsunami Samudera Hindia pada tahun 2004. Hal ini dipicu oleh guncangan gempa bumi Sumatera–Andaman berkekuatan 9,2 skala richter yang terjadi pada tanggal 26 Desember 2004 diakibatkan oleh pergeseran pada megathrust Sunda.

Sebagian besar akumulasi dan pelepasan regangan terjadi di sepanjang megathrust Sunda di zona subduksi utama, di mana litosfer lempeng Indo-Australia yang bersentuhan dengan lempeng Sunda yang berada di atasnya hingga kedalaman 60 km.

Baca juga:

Potensi Gempa Megathrust, BMKG Minta Warga Tak Panik Sebab Bukan Hal Baru

Kondisi ini mengakibatkan perpindahan vertikal dasar laut di perairan dalam diatas palung Sunda di barat daya Kepulauan Nikobar dan lepas pantai Aceh. Pergerakan vertikal ini menciptakan tsunami besar yang menyebar ke seluruh Samudera Hindia, menewaskan lebih dari 230.000 orang.

Bagian Sumatra-Andaman dari zona tumbukan ini juga membentuk zona subduksi batas lempeng megathrust yakni palung Sunda-Jawa yang mengakomodasi konvergensi antara lempeng Indo-Australia dan lempeng Sunda, mengutip USGS National Earthquake. (*)

#Gempa Bumi #Bencana Alam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Info Gempa Terkini: Meulaboh Aceh Barat Diguncang Gempa Magnitudo 5,4, Begini Penjelasan Lengkap BMKG
Info gempa terkini: Wilayah Meulaboh, Aceh Barat diguncang gempa tektonik Magnitudo 5,4 pada Selasa malam. BMKG pastikan gempa tidak berpotensi tsunami.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Oktober 2026
Info Gempa Terkini: Meulaboh Aceh Barat Diguncang Gempa Magnitudo 5,4, Begini Penjelasan Lengkap BMKG
Indonesia
Wagub Rano Minta Sekolah Jakarta Rutin Simulasi Gempa Bumi
Langkah tersebut diambil demi memastikan fasilitas pendidikan tidak hanya layak dan nyaman, tetapi juga aman bagi siswa dan tenaga pendidik.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Wagub Rano Minta Sekolah Jakarta Rutin Simulasi Gempa Bumi
Indonesia
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Kementerian PU merampungkan tanggul darurat 200 meter di Padang setelah banjir bandang merendam 120 rumah. Simak rencana normalisasi sungai dan pembangunan check dam.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Dunia
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Air bah yang dahsyat menerjang lembah dan menyapu seluruh kompleks bangunan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
Info Gempa Terkini: Banten Diguncang Gempa Magnitudo 4,6 Berpusat di Laut, Warga Diminta Tetap Waspada
Cari tahu info gempa terkini! Guncangan gempa Banten hari ini bermagnitudo 4,6 berpusat di laut Muarabinuangeun dan terasa hingga Palabuhan Ratu. Cek detailnya di sini.
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Oktober 2026
Info Gempa Terkini: Banten Diguncang Gempa Magnitudo 4,6 Berpusat di Laut, Warga Diminta Tetap Waspada
Indonesia
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Rumah sakit hingga sekolah terdampak bencana Sumatra kini sudah kembali beroperasi. Hal itu diungkapkan Ketua PRR Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Dunia
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Sejauh ini, tim penyelamat telah menemukan setidaknya 1.455 jenazah, tetapi 5.285 orang lainnya masih dinyatakan hilang, termasuk ratusan warga negara asing.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Indonesia
2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Tim petugas gabungan termasuk dari BPBD Pekalongan saat ini sedang melakukan kaji cepat terhadap dampak dari longsor ini.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
 2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Indonesia
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Sumba Barat Daya, NTT
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa terjadi pada Selasa pukul 04.40 WIB atau 05.40 WITA.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Sumba Barat Daya, NTT
Bagikan