Kesehatan

Mengenal Menstrual Cup Saingan Pembalut

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 03 September 2020
Mengenal Menstrual Cup Saingan Pembalut

Menstrual cup alternatif selain pembalut. (Foto: Pexels/Vanessa Ramirez)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ALAT yang membantu perempuan di kala menstruasi ini berbeda dengan pembalut yang umumnya dikenal oleh perempuan. Menstrual cup juga kurang populer di kawasan Asia, kebanyakan digunakan di negara-negara barat. Meskipun begitu tetap tak mampu menyaingi popularitas pembalut.

Kalau dibandingkan menstrual cup memiliki banyak keuntungan dibandingkan dengan menggunakan pembalut. Terutama adalah membantu menjaga lingkungan. Kebanyakan pembalut menggunakan bahan seperti plastik dan kertas yang akhirnya dibuang dan menambah sampah.

Baca Juga:

Atasi Nyeri Haid Dengan Cara Ini

Laman Intimina menuliskan produk higienis untuk haid yang konvensional mengandung bahan-bahan kimia yang tentunya tidak bagus untuk miss V. Tidaknya populer menstrual cup bisa jadi karena anggapan-anggapan yang sebenarnya tidak benar.

1. Kontroversi perawan

mens
Tidak ada hubungan antara keperawanan dengan menstrual cup. (Foto: Pexels/Polina Zimmerman)

Pemakaian menstrual cup yang sangat melekat pada miss V memunculkan kekhawatiran pada robeknya selaput dara. Selaput dara bisa robek atau melebar bukan hanya saat perempuan melakukan hubungan seks penetrasi. Selaput dara bisa robek atau melebar saat mereka berolahraga, berlari, dan melakukan aktivitas normal lainnya.

Jika selaput dara meregang atau robek karena hal lain tidak berarti seorang perempuan telah kehilangan keperawanan. Jadi, menggunakan menstrual cup tidak akan menghilangkan keperawanan seorang perempuan.

2. Darah haid lebih kotor

mens
Menstruasi bukanlah hal yang kotor. (Foto: Unsplash/Gabrielle Rocha Rios)

Laman Intimina menuliskan bahwa saat memasukkan atau mengeluarkan menstrual cup, mau tidak mau kamu bisa terkena darah menstruasi di jari-jarimu. Itu tidak bisa dihindari, tapi bukan alasan untuk panik. Kecuali jika kamu menderita penyakit yang ditularkan melalui darah. Darah menstruasi tidak berbeda dengan lendir tubuh lainnya. Tentu saja kamu tetap harus mencuci tangan setelah memasukkan menstrual cup. Tetapi tidak ada alasan untuk memasukkan darah menstruasi ke dalam kategori kotor khusus.

Baca juga:

Baik atau Buruk Minum Parasatemol Saat Nyeri Haid

3. Kapasitas menstrual cup

mens
Menstrual cup dalam berbagai jenis ukuran sesuai dengan kebutuhan. (Foto: Pixabay/Patricia Moraleda)

Menstrual cup dikenal dapat bertahan hingga 12 jam dan memiliki berbagai ukuran. Jadi terdapat menstrual cup yang sesuai dengan flow haid kamu. Kebanyakan perempuan kehilangan maksimal 16 sendok teh (sekitar 80ml) darah selama menstruasi. Jumlah yang mampu ditampung oleh menstrual cupmu.

4. Tersangkut di miss V

mens
Menstrual cup dapat keluar dengan sendirinya. (Foto: Unpslash/Good Soul Shop)

Melansir laman Blood and Milk, menstrual cup bisa hilang untuk sementara waktu di vagina jika batangnya sulit ditemukan. Meskipun demikian, tidak mungkin menstrual cup itu melewati serviksmu ke dalam rahim sehingga tidak akan pernah benar-benar hilang di dalam badanmu.

Berjongkok saat kamu ingin melepaskan menstrual cup dapat bantu meningkatkan tekanan dan akan membantu mendorong cup keluar. Jika ini tidak membantu, tunggu saja sampai cup terisi lebih banyak. Ini akan memberikan beban yang akan menurunkan posisi cup lebih ke bawah. (lev)

Baca Juga:

Kenapa Haid Bisa Sangat Menyakitkan?

#Kesehatan #Menstruasi #Perempuan
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Fun
Dian Sastrowardoyo: Peran Perempuan Krusial di Tengah Disrupsi Teknologi AI
Perempuan di Indonesia terus mendorong transformasi profesi di era AI melalui kolaborasi lintas sektor, kepemimpinan, dan inovasi teknologi inklusif.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 13 Desember 2025
Dian Sastrowardoyo: Peran Perempuan Krusial di Tengah Disrupsi Teknologi AI
Indonesia
Pemprov DKI Luncurkan Kanal Aduan Lengkap untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak
Pemprov DKI Jakarta menyediakan hotline 24 jam, call center 112, Pos SAPA, dan layanan PUSPA untuk memperkuat perlindungan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 November 2025
Pemprov DKI Luncurkan Kanal Aduan Lengkap untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak
Bagikan