Mengenal Kista, Penyebab dan Faktor Risikonya
Kista bisa muncul di berbagai bagian tubuh.(foto: pexels-shotpot)
MERAHPUTIH.COM - BENJOLAN bisa muncul di beberapa bagian tubuh. Dalam istilah medis, benjolan ini disebut kista. Seperti dilansir Alodokter, kista adalah benjolan di bawah kulit yang berisi cairan, udara, nanah, atau zat padat seperti rambut. Benjolan ini dapat tumbuh di bagian tubuh mana pun dan umumnya tidak bersifat kanker atau tumor ganas.
Meski umumnya tumbuh di bawah kulit, kista juga dapat tumbuh di organ dalam tubuh, seperti indung telur (ovarium). Kista biasanya membesar dengan lambat dan biasanya tidak menimbulkan nyeri. Meski begitu, nyeri dapat timbul saat kista membesar dan menekan organ, pecah, terinfeksi, atau tumbuh di daerah yang sensitif.
Baca juga:
Kemunculan kista ditandai dengan gejala utama berupa benjolan yang tumbuh di bagian tubuh tertentu. Kista bisa tumbuh di wajah, leher, dada, punggung, kulit kepala, telapak tangan, atau telapak kaki.
Benjolan kista dapat berukuran kecil hingga besar. Selain benjolan, kista juga dapat menimbulkan gejala lain, seperti kemerahan di kulit sekitar area kista, keluarnya darah atau nanah yang berbau tidak sedap dari benjolan, nyeri akibat infeksi pada kista, serta kaku atau kesemutan, terutama di bagian tubuh yang ditumbuhi kista.
Pada kista ovarium, gejala khusus bisa muncul karena letaknya yang ada di organ dalam tubuh. Gejala tersebut meliputi mual dan muntah, demam, pusing, nyeri ringan atau berat di bagian bawah perut, nyeri saat berhubungan seksual, perut bagian bawah terasa penuh atau kembung, dan sakit saat menstruasi.
Penyebab kista
Ada berbagai jenis kista yang digolongkan berdasarkan penyebab terbentuknya.. Kista bisa terbentuk akibat infeksi, penyumbatan pada saluran tubuh, peradangan dalam jangka panjang, dan penyakit bawaan lahir.
Faktor risiko kista
Beberapa orang bisa mengalami kista. Sejumlah faktor dapat meningkatkan risiko tumbuhnya kista, seperti memiliki keluarga yang menderita kista, mengalami cedera atau kelainan pada organ tubuh tertentu, serta menderita infeksi. Kondisi tumor atau kanker berisiko menimbulkan kista. Selain itu, mengalami penyumbatan pada saluran dalam tubuh juga bisa menimbulkan kista.
Jika kamu merasakan ada benjolan yang muncul di bagian tubuh tertentu, pemeriksaan sejak dini perlu dilakukan untuk mendapatkan diagnosis yang tepat. Kemunculan benjolan dapat menandakan berbagai macam kondisi, seperti bisul atau kanker.
Selain itu, segeralah ke dokter jika benjolan di tubuhmu menyebabkan rasa sakit atau pembengkakan. Hal itu bisa menandakan bahwa benjolan tersebut merupakan kista yang telah pecah atau terinfeksi.(*)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya