Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Gaya Hidup

Mengenal Gaya Hidup Frugal dan Cara Menerapkannya

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Jumat, 12 Maret 2021
Mengenal Gaya Hidup Frugal dan Cara Menerapkannya

Mengenal gaya hidup frugal, yang cocok diterapkan saat pandemi (Foto: pixabay/megan_rexazin)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GAYA hidup frugal merupakan gaya hidu pyang identik dengan hemat, minimalis serta cermat dalam mengambil keputusan. Dalam hal ini tidak ada pengeluaran berlebihan atau sisa-sia, khususnya saat masa pandemi COVID-19.

Saat pandemiu melanda dunia, banyak hal yang berubah drastis. Banyak orang terpaksa harus berhemat dan memiliki dana darurat, untuk pengaman hidup.

Baca Juga:

Liza Natalia, Eksis Berkontribusi Gaungkan Gaya Hidup Sehat Lewat Zumba

Karena, hidup di saat pandemi relatif dekat dengan sejumlah risiko, dari mulai kehilangan penghasilan atau terpapar Virus COVID-19.

gaya hidup frugal yakni memprioritaskan pengeluaran yang penting versus yang tidak penting (Foto: pixabay/nattanan23)

Mengenai gaya hidup frugal, Ivan Christian Winatha selaku Branding and Communication Strategist by Sequis, menerapkan gaya hidup frugal yakni memprioritaskan pengeluaran yang penting versus yang tidak penting, namun bukan berarti kamu bersikap pelit.

"Gaya hidup frugal mengutamakan nilai suatu barang atau kualitasnya ketimbang harganya," ujar Ivan, seperti yang dikutip dari laman Antara.

Contohnya, bila kamu membeli sepatu baru karena sepatumu sudah rusak, maka akan memilih sepatu dari bahan yang tahan lama untuk jangka panjang, meski harganya sedikit lebih mahal. Bukan memilih sepatu yang murah tapi hanya bertahan beberapa bulan.

Menurut Ivan, dengan disiplin menerapkan gaya hidup frugal sejak dini, kamu akan terbiasa melakukan prioritas ketika akan berbelanja hal-hal yang kamu anggap penting, dengan tetap melakukan pertimbangan.

Baca Juga:

Gaya Hidup Orang Jakarta Berpusat di Barat dan Selatan

Karena dampak panjangnya, kamu akan lebih mudah meraih kebebasan finansial, lantaran tidak terlilit hutang dan bisa menikmati hidup, seandainya memilih untuk pensiun dini.

Untuk cara memulai gaya hidup frugal, langkah pertama yakni mengevaluasi kembali cash flow. Sebaiknya anggaran yang hanya memberi kesenangan sesaat dan tidak terlalu mendesak, coret dari daftar kamu.

Langkah tersebut berarti menghilangkan atau mengurutkan pengeluaran, dari yang paling dibutuhkan ke pengeluaran yang masih bisa ditunda. Kurangi pengeluaran yang tak diperlukan, agar bisa meningkatkan jumlah uang yang bisa ditabung.

Kemudian, catat pengeluaran harianmu agar mudah untuk melakukan evaluasi pada bulan berikutnya, ketika pendapatan atau gaji berikutnya diterima.

Langkah selanjutnya yakni memanfaatkan promo dan diskon hanya untuk barang yang sangat dibutuhkan. Karena bisa menghemat pengeluaranmu dan ada sisa uang yang bisa kamu simpan atau tabung.

Belilah barang yang benar-benar butuh, bukan karena gengsi atau keinginan (Foto: pixabay/lum3n)

Kemudian, langkah berikutnya yakni hilangkanlah keinginan untuk mendapat pengakuan sosial dari lingkungan atau 'pansos', karena itu bukan kebutuhan, melainkan keinginan atau gengsi.

Akibat dari mengedepankan keinginan atau gengsi, kamu bisa saja terbesit hasrat membeli barang-barang yang dianggap penting meski sebetulnya tidak penting.

Seperti halnya mengganti gadget berbasis Android menjadi iOS, hanya untuk ikutan aplikasi kekinian. Padahal, informasi bisa didapat dari berbagai sumber, seperti portal berita, podcast, webinar, YouTube dan sebagainya.

"Ketika kita menganggap ekspektasi orang lain atas diri kita terlalu penting sampai membeli barang yang sangat mahal tentunya akan berbahaya bagi kesehatan finansial, kesehatan fisik, dan jiwa," ujar Ivan.

Ivan menambahkan, bahwa milenial perlu bijaksana untuk mengetahui perbedaan kebutuhan serta keinginan, serta memilah mana yang harus segera dipenuhi, dan mana yang masih bisa ditunda atau dihilangkan. Bagi Ivan, penuhi saja apa yang kamu butuhkan, bukan apa yang orang lain nilai. (Ryn)

Baca Juga:

Gaya Hidup Minimalis, Bukan tentang Kekurangan

#Gaya Hidup #Finansial
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
DPR Sahkan UU Pusat Finansial Internasional Indonesia, Apa Dampaknya Buat Rakyat?
DPR RI sahkan UU Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Regulasi ini atur struktur kelembagaan, pengawasan, dan pengadilan khusus. Apa efeknya bagi rakyat?
Wisnu Cipto - Selasa, 21 Juli 2026
DPR Sahkan UU Pusat Finansial Internasional Indonesia, Apa Dampaknya Buat Rakyat?
Indonesia
DPR Setujui Pembahasan RUU Pusat Finansial Internasional Indonesia di Luar Prolegnas
Undang-Undang tentang PFFI tersebut merupakan amanat ketentuan Pasal 248A Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan atau Undang-Undang P2SK
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
DPR Setujui Pembahasan RUU Pusat Finansial Internasional Indonesia di Luar Prolegnas
Indonesia
MSCI masih Evaluasi Status Pasar RI, DPR: Momentum Percepat Reformasi Bursa Saham
MSCI terus menyoroti beberapa aspek krusial di pasar saham Tanah Air, mulai dari transparansi kepemilikan saham, kualitas arus informasi, hingga integritas infrastruktur pasar.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
MSCI masih Evaluasi Status Pasar RI, DPR: Momentum Percepat Reformasi Bursa Saham
Berita
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan Nasabah PNM Mekaar Berhasil Naik Kelas
Holding Ultra Mikro yang mengintegrasikan BRI, Pegadaian, dan PNM mencatat peningkatan signifikan nasabah PNM Mekaar yang naik kelas pada 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan Nasabah PNM Mekaar Berhasil Naik Kelas
Indonesia
Ekonomi Tertekan Situasi Global, INDEF Minta Pemerintah Perbaiki Kebijakan Domestik
Fleksibilitas fiskal dan stabilitas nilai tukar rupiah dinilai terus tergerus akibat respons kebijakan dalam negeri yang kurang kredibel dan minim sinkronisasi teknokrasi antarkementerian.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Ekonomi Tertekan Situasi Global, INDEF Minta Pemerintah Perbaiki Kebijakan Domestik
Lifestyle
Ramalan Zodiak 5 Mei 2026: Yakin Asmara dan Keuangan Anda Aman?
Ramalan zodiak hari ini 5 Mei 2026 fokus asmara dan keuangan. Simak masalah yang muncul dan saran terbaik untuk setiap zodiak.
ImanK - Minggu, 03 Mei 2026
Ramalan Zodiak 5 Mei 2026: Yakin Asmara dan Keuangan Anda Aman?
Lifestyle
Ramalan Zodiak 21 April 2026: Asmara dan Keuangan, Ada Hambatan?
Ramalan zodiak hari ini 21 April 2026 lengkap 12 zodiak. Cek kondisi asmara dan keuangan yang diprediksi bermasalah serta saran terbaiknya.
ImanK - Senin, 20 April 2026
Ramalan Zodiak 21 April 2026: Asmara dan Keuangan, Ada Hambatan?
Lifestyle
Ramalan Zodiak 11 April 2026: Cinta Memanas, Keuangan Perlu Waspada
Ramalan zodiak hari ini 11 April 2026 soal asmara dan keuangan. Temukan masalah yang muncul dan saran terbaik untuk setiap zodiak.
ImanK - Jumat, 10 April 2026
Ramalan Zodiak 11 April 2026: Cinta Memanas, Keuangan Perlu Waspada
Travel
Wisatawan Indonesia kini Bisa Bayar Pakai QR Code di Korea Selatan
Inisiatif ini bertujuan membuat pembayaran di luar negeri lebih mudah diakses dan lebih terjangkau.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
 Wisatawan Indonesia kini Bisa Bayar Pakai QR Code di Korea Selatan
Lifestyle
Ramalan Zodiak, 1 April 2026: Asmara dan Keuangan Diuji!
Ramalan zodiak 1 April 2026: asmara dan keuangan diuji. Temukan masalah yang muncul dan saran terbaik untuk setiap zodiak hari ini.
ImanK - Selasa, 31 Maret 2026
Ramalan Zodiak, 1 April 2026: Asmara dan Keuangan Diuji!
Bagikan