Wisata Indonesia

Mengenal Danau Linow yang Airnya Dapat Berubah Warna

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 24 Januari 2020
Mengenal Danau Linow yang Airnya Dapat Berubah Warna

airnya dapat berubah menjadi berbagai warna (Foto: Instagram/@danau.linow)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KOTA Tomohon yang berada di provinsi Sulawesi Utara dikenal sebagai daerah yang memiliki tujuh keajaiban. Kota Tomohon memiliki tujuh gunung yang berada di sekitar dan di dalam kota tersebut. Selain itu, Tomohon juga memiliki tujuh air terjun dan tujuh danau.

Salah satu danau yang menjadi bagian dari tujuh keajaiban tersebut adalah Danau Linow. Lokasinya berada kurang lebih 30 kilometer dari kota Manado.

Baca juga:

Destinasi Wisata ini yang Tak Boleh Dilewatkan di Sulawesi Utara

Danau ini memiliki keunikan yang sangat menakjubkan. Warna air dari danau Linow dapat berubah-ubah menjadi berbagai warna, yaitu biru gelap, merah kecoklatan, hijau dan kuning.

Kondisi cuaca juga menjadi faktor yamg menyebabkan berubahnya warna danau tersebut. Di pagi hari, air Danau Linow akan berwarna kuning hingga kecoklatan. Menjelang siang hari, berubah warna menjadi hijau muda hingga hijau gelap.

Dapat berubah warna karena adanya kandungan belerang di dalam danau (Foto: Instagram/@danau.linow)

Air Danau Linow dapat berubah warna yang disebabkan kayanya kandungan belerang yang tersimpan di dasar danau. Kandungan ini memengaruhi pembiasan cahaya matahari sehingga menghasilkan warna yang berbeda-beda. Nama Danau Linow sendiri memiliki makna airnya dapat berubah warna.

Kandungan belerang yang ada di dasar Danau Linow berhubungan erat dengan keberadaan gunung didekatnya yaitu Gunung Lokon yang merupakan gunung aktif. kandungan belerang di dasar danau menghasilkan reaksi gas belerang berupa gelembung-gelembung kecil pada air danau

Baca juga:

Mengabadikan Momen Cantik di Destinasi Wisata Danau Batu Bacan

Meski begitu, keberadaan kandungan belerang di dasar danau menimbulkan aroma mirip telur busuk. Terlepas baunya yang mengganggu, Danau Linow tetap menjadi destinasi favorit para pelancong dalam negeri dan mancanegara.

Konon, Danau Linow disebut-sebut sudah ada sejak 500 ribu tahun lalu. Terbentuknya Danau ini karena adanya ledakan dahsyat gunung pada masa lalu. Nama Danau Linow sendiri di ambil dari bahasa Minahasa yaitu lilinowan yang artinya tempat berkumpulnya air.

Danau ini sudah ada sejak 500 juta tahun lalu (Foto: Instagram/@danau.linow)

Keunikan yang ada di area Danau Linow adalah keberadaan binatang endemik asli dari wilayah kota Tomohon yakni sayok atau komo. Sayok atau komo merupakan sebutan khusus dari masyarakat setempat untuk serangga unik yang hidup di air dan memiliki sayap. Danau ini pun menjadi habitat sejumlah spesies burung.

Untuk sampai di Danau Linow, kamu harus menempuh perjalanan darat dari kota Tomohon. Setibanya di dekat kawasan Danau Linow, pelancong diharuskan berjalan kaki sekitar 700 meter untuk tiba di Danau Linow. Pelancong diwajibkan membayar tiket masuk seharga Rp 25.000. Wisata Danau Linow dibuka pukul 8 pagi hingga 5 sore. (lgi)

Baca juga:

Mengenal Tempat Wisata Danau Bedugul di Bali

#Sulawesi Utara #Wisata Sulawesi Utara #Danau Linow #Wisata Indonesia
Bagikan
Ditulis Oleh

Leonard

Berita Terkait

Indonesia
Kunjungi Pulau ‘Terluar’ RI, Prabowo Pastikan Bangun Desa Nelayan Miangas, Target Rampung 5 Bulan
MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto mendatangi Pulau Miangas, Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu (9/5) setelah kunjungan kerja KTT ASEAN di Cebu, Filipina.
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
Kunjungi Pulau ‘Terluar’ RI, Prabowo Pastikan Bangun Desa Nelayan Miangas, Target Rampung 5 Bulan
Indonesia
Gempa M 7,6 Guncang Sulut-Malut, Prabowo: Penyelamatan Warga Prioritas
Gempa magnitudo 7,6 mengguncang Sulut dan Malut. Presiden Prabowo menegaskan penyelamatan warga jadi prioritas utama dalam penanganan bencana.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 April 2026
Gempa M 7,6 Guncang Sulut-Malut, Prabowo: Penyelamatan Warga Prioritas
Indonesia
Gempa Maluku Utara, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Masuk Gedung dan Rumah Terdampak
Warga diminta memeriksa kembali struktur bangunan apabila mengalami kerusakan retak struktur.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
Gempa Maluku Utara, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Masuk Gedung dan Rumah Terdampak
Tradisi
Binarundak, Tradisi Memasak Nasi Jaha yang Menghangatkan Kebersamaan di Sulawesi Utara
Proses memasak ini biasanya dilakukan secara bersama-sama oleh warga, sehingga menciptakan suasana kebersamaan yang hangat di tengah masyarakat.
Frengky Aruan - Kamis, 19 Maret 2026
Binarundak, Tradisi Memasak Nasi Jaha yang Menghangatkan Kebersamaan di Sulawesi Utara
Indonesia
Wisatawan Dilarang Dekati Kawah Gunung Lokon, Batas Aman di Luar Radius 1,5 KM
Badan Geologi mengimbau masyarakat dan wisatawan diminta tidak melakukan aktivitas dalam radius 1,5 kilometer dari kawah Tompaluan.
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Februari 2026
Wisatawan Dilarang Dekati Kawah Gunung Lokon, Batas Aman di Luar Radius 1,5 KM
Indonesia
Kepulauan Talaud Sulawesi Utara Diguncang Gempa Bumi Bermagnitudo 7,1, BNPB: Tidak Ada Korban Jiwa
Aktivitas masyarakat di wilayah terdampak yang mulai kembali normal.
Frengky Aruan - Senin, 12 Januari 2026
Kepulauan Talaud Sulawesi Utara Diguncang Gempa Bumi Bermagnitudo 7,1, BNPB: Tidak Ada Korban Jiwa
Indonesia
Sidang Etik Kalapas Enemawira Paksa Napi Makan Anjing Digelar di Jakarta, Statusnya Sudah Nonaktif
Sidang kode etik Kalapas Enemawira itu digelar di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Gambir, Jakarta, hari ini Selasa 2 Desember 2025.
Wisnu Cipto - Selasa, 02 Desember 2025
Sidang Etik Kalapas Enemawira Paksa Napi Makan Anjing Digelar di Jakarta, Statusnya Sudah Nonaktif
Indonesia
Siklon Tropis Fengshen Turut Memengaruhi, Sulawesi Utara Akan Dilanda Cuaca Ekstrem hingga 26 Oktober
Pada Selasa (21/10), Sulawesi Utara (Sulut) diperkirakan cerah hingga hujan ringan, berbeda dengan hari-hari berikutnya.
Frengky Aruan - Selasa, 21 Oktober 2025
Siklon Tropis Fengshen Turut Memengaruhi, Sulawesi Utara Akan Dilanda Cuaca Ekstrem hingga 26 Oktober
Indonesia
Gempa Guncang Kota Bitung Sulut Sore Ini, Warga Sampai Berlarian ke Luar Rumah
BMKG menjelaskan bahwa gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Frengky Aruan - Senin, 18 Agustus 2025
Gempa Guncang Kota Bitung Sulut Sore Ini, Warga Sampai Berlarian ke Luar Rumah
Indonesia
KPK Juga Gelar OTT di Jakarta dan Sulsel Selain di Sultra Terkait Dugaan Suap Dana Alokasi Khusus
tim penindakan beserta pihak-pihak yang diamankan di Jakarta dan Sultra sudah tiba di markas anti rasuah.
Frengky Aruan - Kamis, 07 Agustus 2025
KPK Juga Gelar OTT di Jakarta dan Sulsel Selain di Sultra Terkait Dugaan Suap Dana Alokasi Khusus
Bagikan