Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Mengenal Baterai Lithium yang Jadi Penyebab Kebakaran Gedung Terra Drone

Soffi AmiraSoffi Amira - Rabu, 10 Desember 2025
Mengenal Baterai Lithium yang Jadi Penyebab Kebakaran Gedung Terra Drone

Gedung Terra Drone kebakaran karena baterai lithium. Foto: MerahPutih.com/Kanu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kebakaran besar di Gedung Terra Drone, Cempaka Putih, Selasa (9/12), telah menyebabkan 22 orang tewas.

Insiden ini dipicu terbakarnya Baterai lithium yang ada di gedung itu. Lantas, apa itu baterai lithium yang dapat memicu bahaya jika tak digunakan dengan baik?

Baca juga:

Polisi Ungkap Penyebab Korban Ruko Terra Drone Tak Luka Bakar Tapi Tewas Kaku

Keunggulan dan Kekurangan Baterai Lithium

Lithium merupakan jenis baterai yang menggunakan logam lithium atau ion lithium sebagai komponen utamanya. Alat ini banyak digunakan di smartphone, drone, laptop, powerbank, dan kendaraan listrik.

Baterai lithium adalah jenis paling populer untuk perangkat elektronik modern, karena beratnya ringan, kapasitas besar, dan dapat diisi ulang berkali-kali.

Kemudian, baterai itu memanfaatkan pergerakan ion lithium antara dua elektroda (katoda dan anoda) untuk menyimpan dan melepaskan energi listrik.

Saat mengisi, ion lithium bergerak ke anoda. Sementara, ketika digunakan, ion lithium kembali ke katoda dan menghasilkan arus listrik.

Baca juga:

Kebakaran di Cempaka Putih, Kepanikan hingga Kehabisan Oksigen Penyebab Banyaknya Korban Jiwa

Baterai lithium memiliki keunggulan, yaitu kapasitas tinggi dan mampu menyimpan energi lebih banyak.

Lalu, baterai ini juga ringan dan memiliki usia pakai yang panjang. Selain itu, baterai ini memiliki pengisian cepat dan tak mudah habis ketika dipakai.

Namun, baterai ini juga memiliki kekurangan, yakni sensitif terhadap panas dan memiliki risiko terbakar jika overheat.

Lalu, baterai jenis ini juga harganya jauh lebih mahal ketimbang baterai jenis lainnnya.

Baterai Lithium Jadi Penyebab Kebakaran Gedung Terra Drone

Sekadar informasi, ledakan baterai lithium drone memicu api dan menjalar ke seluruh bangunan gedung Terra Drone.

Salah satu karyawan yang berada di dalam gedung saat kejadian, menggambarkan kondisi ketika ledakan terjadi.

Ia mengatakan, baterai drone berada di lantai satu. Saat meledak, asap langsung merambat ke lantai dua. Api yang kian membesar memaksa sejumlah pekerja lainnya naik ke rooftop.

Sekitar 30 menit menunggu pertolongan, tetapi tidak ada akses untuk dievakuasi. (knu)

#Kebakaran Terra Drone #Kebakaran #Baterai Lithium
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Kebakaran Hutan Mengamuk di Kanada, Asap Menyelimuti Toronto hingga Kota-kota di Amerika Serikat
Meski tidak secara langsung mengancam kawasan perkotaan, asapnya telah menyebar ke wilayah yang sangat luas.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Kebakaran Hutan Mengamuk di Kanada, Asap Menyelimuti Toronto hingga Kota-kota di Amerika Serikat
Dunia
Kebakaran Klub Malam di Bangkok, Sedikitnya 28 Orang Tewas, 25 Luka Kritis
Api bermula di dekat panggung bar yang berada di kawasan populer Chatuchak.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
  Kebakaran Klub Malam di Bangkok, Sedikitnya 28 Orang Tewas, 25 Luka Kritis
Indonesia
Akhirnya, Setelah 10 Hari Kebakaran TPA Jatiwaringin 100 Persen Padam!
BNPB memastikan kebakaran TPA Jatiwaringin di Tangerang seluas 15 hektare berhasil dipadamkan 100 persen setelah operasi darurat sejak 30 Juni. Pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 Juli 2026
Akhirnya, Setelah 10 Hari Kebakaran TPA Jatiwaringin 100 Persen Padam!
Indonesia
Baru 45% Lahan TPA Jatiwaringi Padam, Mulai Hari Ini Tim Pemadaman Digenjot Lembur Sampai 11 Malam
: BNPB memperpanjang operasi pemadaman kebakaran TPA Jatiwaringin hingga pukul 22.00 WIB. Metode injeksi bawah permukaan dan water bombing digunakan untuk memadamkan api.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
Baru 45% Lahan TPA Jatiwaringi Padam, Mulai Hari Ini Tim Pemadaman Digenjot Lembur Sampai 11 Malam
Indonesia
Operasi 7 Hari Baru Berhasil Padamkan 45% Kebakaran TPA Jatiwaringin, Belasan Hektar Masih Membara
BNPB melaporkan progres pemadaman kebakaran TPA Jatiwaringin baru mencapai 45 persen dari total 14 hektare lahan terdampak. 300 personel gabungan dan helikopter water bombing dikerahkan.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
Operasi 7 Hari Baru Berhasil Padamkan 45% Kebakaran TPA Jatiwaringin, Belasan Hektar Masih Membara
Indonesia
Baru 40% Kebakaran TPA Jatiwaringin Padam, Ratusan Warga Kena ISPA. Status Tanggap Darurat Bisa Diperpanjang!
Kebakaran TPA Jatiwaringin di Tangerang memicu 139 kasus ISPA dan 232 warga mengungsi. Status darurat berlaku 1–14 Juli 2026, namun bisa diperpanjang bila api belum padam.
Wisnu Cipto - Senin, 06 Juli 2026
Baru 40% Kebakaran TPA Jatiwaringin Padam, Ratusan Warga Kena ISPA. Status Tanggap Darurat Bisa Diperpanjang!
Indonesia
Modifikasi Cuaca Belum Bisa Jadi Solusi Kebakaran TPA Jatiwaringi, BMKG Buka-bukaan Alasannya!
BMKG menyebut operasi modifikasi cuaca belum bisa dilakukan untuk kebakaran TPA Jatiwaringin karena potensi awan rendah.
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Juli 2026
Modifikasi Cuaca Belum Bisa Jadi Solusi Kebakaran TPA Jatiwaringi, BMKG Buka-bukaan Alasannya!
Berita
Imbas Kebakaran Terra Drone, Sudin Citata Jaksel Periksa Ketat 650 Gedung
Sudin Citata Jaksel memeriksa 650 gedung. Lalu, ditemukan bangunan tanpa SLF dalam pemeriksaan itu.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Imbas Kebakaran Terra Drone, Sudin Citata Jaksel Periksa Ketat 650 Gedung
Indonesia
Prancis Selatan Dilanda Kebakaran Hebat, Ratusan Pemadam Dikerahkan
Pihak berwenang Prancis pun menetapkan status siaga merah tertinggi di enam wilayah Mediterania karena ada risiko kebakaran hutan yang "sangat tinggi".
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Prancis Selatan Dilanda Kebakaran Hebat, Ratusan Pemadam Dikerahkan
Indonesia
Tim Medis Siaga 24 Jam di TPA Sampah Jatiwaringin, Pantau Kesehatan Warga Terdampak Asap
Pengerahan tim medis ini perlu dilakukan mengingat asap pekat yang dihasilkan dari material sampah mulai mengganggu permukiman warga.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Tim Medis Siaga 24 Jam di TPA Sampah Jatiwaringin, Pantau Kesehatan Warga Terdampak Asap
Bagikan