Mengenal Baterai Lithium yang Jadi Penyebab Kebakaran Gedung Terra Drone
Gedung Terra Drone kebakaran karena baterai lithium. Foto: MerahPutih.com/Kanu
MerahPutih.com - Kebakaran besar di Gedung Terra Drone, Cempaka Putih, Selasa (9/12), telah menyebabkan 22 orang tewas.
Insiden ini dipicu terbakarnya Baterai lithium yang ada di gedung itu. Lantas, apa itu baterai lithium yang dapat memicu bahaya jika tak digunakan dengan baik?
Baca juga:
Polisi Ungkap Penyebab Korban Ruko Terra Drone Tak Luka Bakar Tapi Tewas Kaku
Keunggulan dan Kekurangan Baterai Lithium
Lithium merupakan jenis baterai yang menggunakan logam lithium atau ion lithium sebagai komponen utamanya. Alat ini banyak digunakan di smartphone, drone, laptop, powerbank, dan kendaraan listrik.
Baterai lithium adalah jenis paling populer untuk perangkat elektronik modern, karena beratnya ringan, kapasitas besar, dan dapat diisi ulang berkali-kali.
Kemudian, baterai itu memanfaatkan pergerakan ion lithium antara dua elektroda (katoda dan anoda) untuk menyimpan dan melepaskan energi listrik.
Saat mengisi, ion lithium bergerak ke anoda. Sementara, ketika digunakan, ion lithium kembali ke katoda dan menghasilkan arus listrik.
Baca juga:
Kebakaran di Cempaka Putih, Kepanikan hingga Kehabisan Oksigen Penyebab Banyaknya Korban Jiwa
Baterai lithium memiliki keunggulan, yaitu kapasitas tinggi dan mampu menyimpan energi lebih banyak.
Lalu, baterai ini juga ringan dan memiliki usia pakai yang panjang. Selain itu, baterai ini memiliki pengisian cepat dan tak mudah habis ketika dipakai.
Namun, baterai ini juga memiliki kekurangan, yakni sensitif terhadap panas dan memiliki risiko terbakar jika overheat.
Lalu, baterai jenis ini juga harganya jauh lebih mahal ketimbang baterai jenis lainnnya.
Baterai Lithium Jadi Penyebab Kebakaran Gedung Terra Drone
Sekadar informasi, ledakan baterai lithium drone memicu api dan menjalar ke seluruh bangunan gedung Terra Drone.
Salah satu karyawan yang berada di dalam gedung saat kejadian, menggambarkan kondisi ketika ledakan terjadi.
Ia mengatakan, baterai drone berada di lantai satu. Saat meledak, asap langsung merambat ke lantai dua. Api yang kian membesar memaksa sejumlah pekerja lainnya naik ke rooftop.
Sekitar 30 menit menunggu pertolongan, tetapi tidak ada akses untuk dievakuasi. (knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Bus AKAP PO Rosalia Indah Terbakar di Tol Solo–Ngawi, Diduga Korsleting
Kebakaran di Area PT Antam, Basarnas Siap Siaga Membantu
Kebakaran Besar Landa Australia, Warga Diminta Bersiap Hadapi Kehilangan Properti
Kebakaran Bar di Swiss, Pejabat Akui Kegagalan Inspeksi Sebabkan Insiden Mematikan
Kebakaran di Resor Ski Swiss, Manajer Bar Resor Ski Diperiksa dalam Kasus Pidana
Kebakaran Mematikan di Bar Swiss, Kembang Api di Botol Sampanye Diduga Jadi Penyebab
Kebakaran Bar di Alpen, Swiss, Saksi Sebut Ada Ledakan di Lokasi
Bar di Pegunungan Alpen, Swiss, Terbakar saat Perayaan Tahun Baru, Puluhan Orang Tewas dan Sekitar 100 Luka-Luka
Kebakaran Minggu Malam, Sarinah Tetap Beroperasi
RS Bhayangkara Polda Sulut Lakukan Identifikasi 16 Korban Kebakaran Panti Werda Damai