Wisata

Mengemas Tas Bepergian Buat Pelancongan Menyenangkan

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 21 Oktober 2021
Mengemas Tas Bepergian Buat Pelancongan Menyenangkan

Mengemas kebutuhan bepergian harus efisien. (Foto: Pexels/Alexandr Podvalny)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ADA baiknya mempelajari cara mengemas tas kamu secara efisien. Meskipun susah namun akan dapat membuat bepergian jadi lebih menyenangkan. Terutama buat kamu yang tidak terbiasa bepergian dengan barang ringan. Semua barang dianggap penting.

Laman Oyster menyebutkan dengan mempelajari beberapa hal ini, bisa membantu kamu untuk mencegah membawa barang yang tidak dibutuhkan. Sehingga, perjalanan kamu nantinya akan lebih mudah dan sederhana.

Baca Juga:

Masa Depan Aviasi, tak Ada lagi Penerbangan First Class

1. Bawa dua tas

pergi
Hindari membawa tas besar lebih dari satu. (Foto: Pexels/nappy)


Kamu biasanya dapat melihat backpacker pemula dengan ransel ganda mereka. Satu tas besar yang untuk membawa barang jumlah banyak dan tas kecil untuk membawa barang sehari-hari. Jika kamu perlu membawa dua tas, pilihlah koper dengan roda dan tas punggung yang lebih kecil. Gunanya ini akan memudahkan kamu ketika naik transportasi umum.

2. Baju

pergi
Kemas pakaian yang sesuai dengan tujuan bepergian. (Foto: Pexels/riciardus)


Sebelum melakukan perjalanan, alangkah baiknya jika mengatur pakaian yang akan kamu bawa. Berpakaianlah sesuai dengan acara maupun aktivitas destinasi kamu. Jika kamu pergi ke tempat mewah, kamu perlu mengenakan pakaian formal. Sementara, jika kamu bepergian ke tempat rekreasi di alam terbuka, kamu bisa mengenakan pakaian kasual dan santai. Dengan begitu, kamu akan merasa nyaman saat berjalan-jalan.


3. Sepatu

pergi
Hindari membawa sepatu berlebihan. (Foto: Pexels/Jordan Hyde)


Sebagian orang mungkin akan merasa kebingungan saat hendak memilih sepatu yang akan digunakan. Sebelum mengemas, tentu kamu telah membuat rencana untuk lokasi perjalanannya. Dengan cara itu, kamu bisa menentukan jenis sepatu yang akan dibawa. Bawalah sepatu secukupnya, jangan sampai satu koper penuh hanya berisi sepatu. Selain itu, kamu bisa mengisi koper kamu dengan barang lainnya.

Baca Juga:

Pentingnya Keterampilan Bahasa bagi Pelaku Pariwisata


4. P3K berlebihan

pergi
Bawalah P3K secukupnya. (Foto: Pexels/roger brown)


Saat melakukan perjalanan, kamu tidak perlu membawa P3K dalam ukuran besar. Kamu cukup membawa obat-obatan yang diperlukan, seperti obat pribadi dan P3K berukuran kecil. Hal ini juga perlu dipertimbangkan, lantaran beberapa barang tidak dianjurkan jika kamu melakukan perjalanan menggunakan akomodasi udara. Misalnya, tabung oksigen atau wadah cairan berukuran besar.


5. Kartu SIM

pergi
Beli SIM card di bandara setempat. (Foto: Pexels/Silvie Lindemann)


Jika bepergian ke luar negeri sebaiknya membeli kartu SIM lokal. Belilah di bandara biasanya jauh lebih murah dan mudah. Sebelum bepergian, pastikan ponsel kamu tidak terkunci dengan operator lokal. Sehingga kamu dapat menggunakan kartu SIM pihak ketiga dengan bebas dan mudah. (Cil)


Baca Juga:

Cantiknya, Pohon Bakau 'Menari' di Pulau Sumba

#Wisata #Travel
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Indonesia
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Untuk itu, ia mendesak Pemprov DKI agar lebih masif dalam menyebarkan informasi pembukaan ini melalui berbagai kanal resmi pemerintah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Indonesia
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Kebocoran tersebut merupakan masalah besar ketiga yang dihadapi museum yang paling banyak dikunjungi di dunia tersebut dalam beberapa bulan terakhir.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
  Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Indonesia
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Ketiadaan standar harga yang jelas sering kali dimanfaatkan untuk mematok tarif semaunya sehingga wisatawan kapok liburan di Banten
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Fun
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel
Survei SiteMinder 2026 mencatat 59% wisatawan RI menginginkan layanan hotel berbasis AI untuk pengalaman menginap lebih efisien.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 November 2025
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel
Bagikan