Wisata Dunia

Masa Depan Aviasi, tak Ada lagi Penerbangan First Class

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 13 Oktober 2021
Masa Depan Aviasi, tak Ada lagi Penerbangan First Class

Kursi dengan privasi bergeser dari 'opsi bagus jika mampu' menjadi 'standar minimum'. (thepointsguy.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MASA keemasan penerbangan first class telah meredup dengan semakin berkurangnya pesawat yang memasang kelas ini. Dengan banyaknya pesawat tua yang pensiun akibat pandemi COVID-19, ketika perjalanan udara kembali aktif, penerbangan kelas satu internasional akan menjadi masa lalu.

Pengganti kelas premium ini ialah generasi baru superbusiness minisuites, lebih luas daripada kelas bisnis biasa, dan memiliki pintu privasi untuk menciptakan ruanganmu sendiri. Kelas baru ini hadir tanpa kemewahan kelas satu yang berlebihan, seperti sampanye dan kaviar.

BACA JUGA:

Anak Muda Indonesia Diharapkan Tetap Kunjungi Museum

Jadi apa itu kelas superbisnis? Pada intinya, ini adalah kursi kelas bisnis terbaik dengan setelan sadaran yang dapat dibuat rata seperti tempat tidur, tanpa ada tetangga yang terganggu. Selain itu ada layanan kelas bisnis yang ditingkatkan. Hal yang paling penting ialah ada pintu privasi yang memberimu pengalaman minisuite.

aviasi
Superbusiness minisuites lebih luas daripada kelas bisnis biasa dan memiliki pintu privasi. (bosshunting.com)

"Evolusi desain yang cepat dari minisuite menunjukkan betapa seriusnya maskapai penerbangan dalam memberikan tidur yang lebih baik dengan privasi yang ditingkatkan, ruang kerja yang lebih baik, dan lebih banyak ruang penyimpanan," jelas Daniel Baron, direktur pelaksana Lift Aero Design, studio yang berbasis di Tokyo yang bekerja dengan maskapai penerbangan dan pembuat kursi kabin.

Seperti diberitakan CNN, Baron menyoroti bahwa minisuite superbisnis ini penting bagi maskapai karena peningkatan standar yang nyata biasanya dikaitkan dengan peningkatan pendapatan, loyalitas, atau keduanya. Dia menambahkan, bahkan jika pesaing bereaksi dengan mengambil risiko untuk produk serupa, gangguan pada pasar mungkin baru akan terasa sekitar dua tahun karena butuh waktu untuk pengembangan dan pemasangan.

Kemewahan privasi telah hadir untuk penerbangan kelas satu pada 2007 di dalam pesawat Airbus A380 pertama dari Singapore Airlines. Maskapai lain, Emirates, Etihad, Asiana, Korean Air, China Eastern, Swiss, Garuda, ANA, dan banyak lagi, menambahkan produk kelas satu dengan pintu untuk membuat suite, tetapi tetap hanya untuk kelas satu.

Perubahan baru dilakukan pada Qsuite Qatar Airways pada tahun 2017 yang merupakan kursi kelas bisnis super. Setelah itu, semakin banyak maskapai menawarkan atau berencana untuk menawarkan kelas bisnis semacam itu. Dari Delta hingga China Eastern, JetBlue hingga British Airways, Shanghai Airlines hingga Aeroflot, hingga yang terbaru Air China.

Kepompong Berpintu

aviasi
Air China memilih minisuite terbaru dari pembuat kursi Jerman Recaro, perancang kursi balap motor. (dynaimage.cdn)

Air China telah memilih minisuite terbaru dari pembuat kursi Jerman Recaro, perancang kursi balap motor. Rancangan ini disebut CL6720, dan merupakan pembaruan dari kursi CL6710 yang ada di pesawat terbaru di TAP Air Portugal atau El Al.

Seperti kelas bisnis modern berkualitas, kursi ini memiliki sandaran yang pengaturannya dapat dibuat sepenuhnya datar seperti tempat tidur. Ada akses langsung ke lorong untuk setiap penumpang berkat tata letak tempat duduk yang apik.

Ada pengisian daya nirkabel, ruang untuk monitor hiburan besar dalam pesawat dan kapasitas video 4K, beberapa opsi penyimpanan, dan ruang untuk bekerja, makan, dan bermain. Namun bagian yang benar-benar berbeda adalah pintunya, yang dapat memisahkan kamu dari seluruh isi kabin.

Pintunya tidak mencapai langit-langit kabin, satu-satunya kursi yang benar-benar menutup ruanganmu dari kabin lainnya adalah suite kelas satu terbaru Emirates. Untuk kursi-kursi kelas tersebut, mereka harus memasang kamera CCTV khusus untuk lolos uji keselamatan, karena pramugari harus bisa melihat penumpang setiap saat saat lepas landas dan mendarat.

Pintu-pintu di minisuite superbisnis naik setinggi bahu ketika kamu duduk di posisi lepas landas dan mendarat, dan semua kunci harus terbuka ketika mendarat demi keamanan jika harus melarikan diri dengan cepat dalam keadaan darurat.

Saat kamu menurunkan sandaran kursi pada posisi agak rebah atau posisi datar, kepala akam tertutup di bawah garis pintu, membuatnya terasa jauh lebih tinggi daripada sebelumnya, tanpa terasa sempit.

"Pada era 'berdampingan dengan Covid' yang baru, privasi yang disediakan oleh kepompong berpintu yang tadinya merupakan 'opsi bagus jika kita mampu' berubah menjadi 'standar minimum'. Dan ketika minisuite menjadi semakin mewah, teka-teki berikutnya adalah relevansi, laba atas investasi, dari produk kelas satu khusus jarak jauh," kata Baron.

aviasi
Satu-satunya kursi dengan ruangan tertutup adalah suite kelas satu terbaru Emirates. (ekstatic.net)

Elina Kopola dari TrendWorks yang berbasis di London, yang berspesialisasi dalam tren konsumen dan pengalaman kabin untuk penerbangan, memahami apa yang diinginkan wisatawan dalam minisuite superbisnis mereka.

"Kami telah melihat pengurangan dramatis dalam perjalanan bisnis, tapi tetap ada kebutuhan untuk bepergian untuk melarikan diri untuk bersantai, dan untuk melihat keluarga dan teman-teman," kata Kopola.

"Konsumen telah berhasil melalui pandemi tanpa melakukan perjalanan yang tidak perlu. sehingga ketika kembali ke aktivitas normal dan bepergian, kami mencari kenyamanan, perhatian terhadap detail dalam kualitas, dan tidak lagi menganggap remeh fungsionalitas yang baik," dia menjelaskan.

Kopola menjelaskan, kemewahan kelas satu yang tadinya menjadi primadona, sekarang terasa seperti sedang digantikan oleh keinginan yang lebih bersahaja. "Segala keinginan yang berlebihan telah hilang. Privasi dan kemampuan untuk mengubah ruang menjadi yang terpenting sekarang," ujarnya.(aru)

#Wisata #Wisata Dunia
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Fun
Pilihan Asik Short Escape di PIK, Liburan Panjang Tetap Seru Tanpa Harus Keluar Jakarta
Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) menawarkan banyak pilihan lokasi berlibur singkat tanpa harus bepergian terlalu jauh, tetapi tetap seru dan asik.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Pilihan Asik Short Escape di PIK, Liburan Panjang Tetap Seru Tanpa Harus Keluar Jakarta
Travel
Liburan ke Pulau Dewata Pakai Bali All-Access Pass, Eksplorasi tanpa Batas dengan Layanan Concierge Pribadi
Bali All-Access Pass membuka akses ke lebih dari 50 destinasi unggulan dalam satu pengalaman yang terintegrasi.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Liburan ke Pulau Dewata Pakai Bali All-Access Pass, Eksplorasi tanpa Batas dengan Layanan Concierge Pribadi
Travel
BTS Datangkan Lebih Banyak Fulus untuk Korea Selatan, Bikin Pengeluaran Turis Melonjak 38 Kali Lipat
Wisatawan internasional yang datang untuk konser BTS pada Maret dan awal April tinggal lebih lama dan menghabiskan uang secara signifikan lebih besar.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
BTS Datangkan Lebih Banyak Fulus untuk Korea Selatan, Bikin Pengeluaran Turis Melonjak 38 Kali Lipat
Indonesia
Masuk Ancol Satu Mobil Beramai-Ramai Kena Harga Flat Rp 120 Ribu
Program promo ini berlaku untuk mobil pribadi nonkomersial, jadi cocok sekali buat pengunjung yang ingin datang beramai-ramai dalam satu kendaraan.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
Masuk Ancol Satu Mobil Beramai-Ramai Kena Harga Flat Rp 120 Ribu
Indonesia
Perjalanan Kereta Terpanjang di Indonesia KA Blambangan Ekspres makin Diminati, Jumlah Wisatawan ke Banyuwangi Capai 1 Juta Lebih dalam Setahun
Dengan jarak tempuh mencapai 1.031 kilometer, KA Blambangan Ekspres menjadi relasi kereta api terpanjang di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 17 April 2026
Perjalanan Kereta Terpanjang di Indonesia KA Blambangan Ekspres makin Diminati, Jumlah Wisatawan ke Banyuwangi Capai 1 Juta Lebih dalam Setahun
Indonesia
Batasi 1.000 Wisatawan Sehari, Taman Nasional Komodo: Banyak Wisata Lain di Flores
Balai Taman Nasional (BTN) Komodo mengimbau wisatawan untuk tidak hanya fokus ke kawasan Taman Nasional Komodo, yang kini menerapkan kuota kunjungan harian sebanyak 1.000 orang
Wisnu Cipto - Rabu, 15 April 2026
Batasi 1.000 Wisatawan Sehari, Taman Nasional Komodo: Banyak Wisata Lain di Flores
Indonesia
Wisata Hemat, Promo Ancol April - Mei 2026: Tiket Dufan Mulai Rp 170 Ribu
Ancol hadirkan promo paket hemat April-Mei 2026. Tiket Dufan mulai Rp170 ribu, lengkap dengan voucher makan. Cek harga Sea World hingga Atlantis.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Wisata Hemat, Promo Ancol April - Mei 2026: Tiket Dufan Mulai Rp 170 Ribu
Indonesia
Ribuan Orang Menyebrang ke Kepulauan Seribu Nikmati Libur Paskah
Data kunjungan wisatawan selama libur Paskah 2026 menunjukkan bahwa Kepulauan Seribu masih menjadi salah satu tujuan liburan favorit warga urban.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 April 2026
Ribuan Orang Menyebrang ke Kepulauan Seribu Nikmati Libur Paskah
Travel
KoenoKoeni Hotel Semarang Bawa Tamu Melawat dalam Warisan, Kriya, dan Keindahan
KoenoKoeni Hotel Semarang hadirkan perpaduan inspirasi warisan budaya dengan sentuhan elegansi modern.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
KoenoKoeni Hotel Semarang Bawa Tamu Melawat dalam Warisan, Kriya, dan Keindahan
Fun
Kenal Lebih Dekat Kuda Laut, Singapore Oceanarium Luncurkan Program Baru
Singapore Oceanarium luncurkan tur Animal Spotlight: Seahorses. Pengunjung bisa melihat langsung kehidupan kuda laut dan belajar konservasi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 29 Maret 2026
Kenal Lebih Dekat Kuda Laut, Singapore Oceanarium Luncurkan Program Baru
Bagikan