Mengatasi Krisis Identitas, Eksplorasi Lebih Jauh
Setiap orang pernah mengalami krisis identitas.(Foto: Pixabay/Tumisu)
PROSES transisi yang dialami seseorang dari remaja menuju dewasa memang penuh lika liku. Ibaratnya kamu seperti sedang menaiki kapal yang belum tahu akan berlabuh di mana. Biasanya tahap transisi ini akan menimbulkan masalah emosional yang bisa memicu pertengkaran dengan banyak orang termasuk orangtua.
Melansir dari wikihow.com, meskipun masih dianggap tabu bagi sebagian orang, krisis identitas merupakan hal yang wajar terjadi. Bahkan hampir semua orang pernah mengalaminya meskipun tidak terlihat oleh orang-orang di sekitarnya. Setiap orang pasti pernah bertanya-tanya dengan dirinya sendiri mengenai cita-cita dan passion dalam hidupnya.
Baca Juga:
Zodiak ini Hanya Mengenal Kenyamanan dalam Hidupnya
Eksplorasi identitas diri perlu dilakukan dengan bimbingan orangtua agar anak tidak salah mengambil keputusan. Bagaimana cara yang tepat untuk mengatasinya?
1. Konsultasi
Sebelum mencari bantuan profesional, coba lah untuk mendekatkan diri kepada orangtua. Mereka yang melahirkan dan merawatmu sejak kecil pastinya lebih mengetahui bagaimana karaktermu dari luar dan dalam. Apalagi jam terbang yang dimiliki orangtua jauh lebih tinggi. Tentunya mereka sudah cukup banyak menelan asam dan garam kehidupan. Konsultasikan kepada orangtua mengenai minat dan karier yang kamu incar agar tidak salah pilih.
2. Keluar zona nyaman
Krisis identitas biasanya terjadi karena kurangnya pengalaman hidup. Kamu mungkin terlalu takut keluar dari zona nyaman untuk mencoba hal baru karena takut mengalami kegagalan. Alhasil kamu pun terjebak pada rutinitas yang sama. Jangan takut untuk gagal karena melalui kegagalan, kamu akan mengetahui apa sebenarnya passion di dalam hidupmu,
Baca Juga:
3. Kebiasaan buruk
Salah satu hal yang bisa menyebabkan krisis identitas adalah terjebak pada kebiasaan buruk. Melihat teman-teman yang rajin dan kariernya meningkat pesat, kamu malah merasa menjadi orang paling tidak berguna. Membuang kebiasaan lama memang sulit. Tapi kamu perlu melawan ego demi masa depan yang cerah.
4. Tujuan
Tanpa tujuan hidup yang jelas, seseorang akan mengalami krisis identitas sepanjang hidupnya. Setiap orang tentunya memiliki tujuan hidup yang berbeda. Ada yang ingin berkeluarga, ada juga yang ingin terus berkarier hingga menduduki jabatan tertinggi. Untuk mencapai itu semua, ada berbagai tahap yang harus dilalui terlebih dahulu. Dengan fokus terhadap tujuan, kamu akan terhindar dari krisis identitas. (mar)
Baca Juga:
Masih Jomlo? Berbahagialah! Ini Alasan Perempuan Jomlo Lebih Bahagia
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!