Mengais Rupiah dari "Gunung Sampah"

Yohannes AbimanyuYohannes Abimanyu - Senin, 13 April 2015
Mengais Rupiah dari

TPA Rawa Kucing, Tangerang. (Foto: merahputih.com/rizki fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih Nasional - Menyambangi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, harus siap dengan beragam bau tak sedap. Maklum saja, TPA tersebut berisi sampah-sampah rumah tangga maupun jalanan yang menumpuk tinggi bagaikan gunung yang berlokasi di Tangerang.

TPA Rawa Kucing merupakan tempat pembuangan terakhir sampah dari Kota Tangerang yang terletak di Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Tangerang. Artinya, seluruh sampah yang dihasilkan dari Kota Tangerang akan berakhir di TPA Rawa Kucing. Bisa dibayangkan, bagaimana banyaknya sampah yang terkumpul setiap hari, sehingga bisa menggunung dan tampak dari kejauhan.

Namun, dengan segala aroma bau yang menyeruak, sekumpulan orang masih berjibaku disekitarnya sambil berharap rupiah didapat di area yang diperkirakan mencapai 34,8 hektare itu. Mereka adalah para pemulung yang kehidupannya sangat tergantung dari sampah-sampah yang tampak menjijikan itu.

Belum lama ini, merahputih.com mencoba mengabadikan aktivitas para pemulung yang mencari nafkah di atas gundukan sampah. Simak selengkapnya di sini.

#Sampah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Yohannes Abimanyu

Wonderful Indonesia, Pesona Indonesia dan pesona gw adalah satu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bantargebang Setop Terima Sampah Jakarta, Siasat Cerdas RT 11 Gandaria Utara Ini Patut Ditiru
Selain sektor organik, pengurus RT membuat terobosan mekanis bernama "smart geprek" untuk mengompresi botol bekas
Angga Yudha Pratama - Kamis, 25 Juni 2026
Bantargebang Setop Terima Sampah Jakarta, Siasat Cerdas RT 11 Gandaria Utara Ini Patut Ditiru
Indonesia
Gubernur Pramono Janji Tindak Tegas Warga yang Buang Sampah di Kali
Membuang sampah sembarangan jelas merusak lingkungan dan parahnya lagi menyebabkan banjir akibat penumpukan sampah di kali.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Gubernur Pramono Janji Tindak Tegas Warga yang Buang Sampah di Kali
Indonesia
Luncurkan Program Sayang Bumi, 50 SMA Jabodetabek Dilibatkan Kumpulkan 5 Sampah Elektronik
Program ini digelar sebagai respons atas meningkatnya persoalan sampah elektronik baik di tingkat global maupun nasional.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Luncurkan Program Sayang Bumi, 50 SMA Jabodetabek Dilibatkan Kumpulkan 5 Sampah Elektronik
Indonesia
Pulau Sampah Muara Angke Dibersihkan, Pramono Ungkap Penyebab Penumpukan
Pulau Sampah Muara Angke kini sudah dibersihkan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkap penyebab penumpukan sampah.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Pulau Sampah Muara Angke Dibersihkan, Pramono Ungkap Penyebab Penumpukan
Indonesia
DKI Jakarta dan Banten Kolaborasi Atasi Banjir, Sampah Bakal Diolah Jadi Listrik
Pemprov DKI dan Banten akan berkolaborasi untuk mengatasi banjir. Nantinya, sampah akan diolah menjadi listrik.
Soffi Amira - Kamis, 21 Mei 2026
DKI Jakarta dan Banten Kolaborasi Atasi Banjir, Sampah Bakal Diolah Jadi Listrik
Indonesia
Sampah Jadi Bom Waktu, DPR Desak Pemerintah Luncurkan Gerakan Pilah Nasional
Tata kelola sampah di Indonesia tidak bisa lagi diselesaikan dengan metode konvensional.
Dwi Astarini - Senin, 18 Mei 2026
Sampah Jadi Bom Waktu, DPR Desak Pemerintah Luncurkan Gerakan Pilah Nasional
Berita Foto
Gerakan Pilah Sampah dari Rumah Jadi Upaya Bersama Kurangi Sampah Jakarta
Warga melakukan sortir sampah botol plastik untuk daur ulang di Bank Sampah Persatuan, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (16/5/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 16 Mei 2026
Gerakan Pilah Sampah dari Rumah Jadi Upaya Bersama Kurangi Sampah Jakarta
Indonesia
Gubernur Pramono bakal Evaluasi Program Pilah Sampah Dua Minggu Sekali
Gerakan ini mewajibkan masyarakat memilah sampah berdasarkan jenisnya sebelum dibuang.
Dwi Astarini - Selasa, 12 Mei 2026
Gubernur Pramono bakal Evaluasi Program Pilah Sampah Dua Minggu Sekali
Indonesia
100 Investor Diklaim Minati Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik
Total nilai pengembangan proyek PSEL yang tengah disiapkan pemerintah mencapai sekitar 5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 87 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026
100 Investor Diklaim Minati Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik
Berita Foto
Limbah Sayuran di Pasar Kramat Jati Diolah Menjadi Pupuk Bernilai Guna
Petugas memasukkan sampah sayuran limbah organik di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/5/2026).
Didik Setiawan - Senin, 11 Mei 2026
Limbah Sayuran di Pasar Kramat Jati Diolah Menjadi Pupuk Bernilai Guna
Bagikan