Kesehatan

Menentukan Waktu Istirahat yang Tepat ketika Berolahraga

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Rabu, 20 Desember 2023
Menentukan Waktu Istirahat yang Tepat ketika Berolahraga

Pentingnya istirahat di sesela rutinitas produktif. (Foto: Pexels/Lisa Fotios)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PARA penggemar olahraga mungkin berpikir berlatih keras sebagai cara yang tepat mencapai tujuan. Hingga waktu istirahat pun terabaikan. Padahal menentukan waktu istirahat yang tepat ketika berolahraga merupakan cara membuat keajaiban dalam mencapai tujuan.

Masalahnya, bagaimana menentukan waktu istirahat yang tepat tiap minggu untuk memulihkan diri?

Dikutip dari Women Health Magazine, Natalya Vasquez, pelatih pribadi dan pelatih kesehatan bersertifikat, menekankan bahwa hari istirahat mempunyai makna lebih penting dari sekadar melewatkan latihan.

Hari istirahat sangat penting untuk kesehatan fisik dan mental, memberikan kesempatan bagi tubuhmu untuk memulihkan diri, dan mendorong pikiranmu menyegarkan diri. "Hari-hari istirahat seperti menekan tombol reset, yang memungkinkan tubuh dan pikiran untuk memulihkan diri," kata Vasquez.

Baca juga:

Tips Lawan Demotivasi Olahraga a la Melanie Putria

Olahraga yang intens memerlukan waktu istirahat tepat. (Foto: Pexels/Leon Ardho)
Olahraga yang intens memerlukan waktu istirahat tepat. (Foto: Pexels/Leon Ardho)

Vasquez juga menjelaskan bahwa jumlah hari istirahat tidak tetap. Ini dapat bervariasi karena bergantung pada faktor individu seperti tingkat kebugaran, intensitas latihan, dan jadwal pribadi.

"Ini bukan tentang jadwal yang ketat, tetapi menemukan keseimbangan antara olahraga dan istirahat," tambahnya.

Yang pasti adalah semua orang membutuhkan hari istirahat. Saran Vasquez sangat jelas. Ia juga menekankan bahwa hari istirahat sangat penting untuk mencegah kelelahan dan cedera yang berlaku bagi seorang pemula di gym atau ahli fitnes.

"Latihan dengan intensitas tinggi secara terus-menerus dapat menghambat kemajuan dan meningkatkan risiko cedera," dia memperingatkan.

Penentuan waktu untuk beristirahat lebih mudah daripada menumbuhkan niat berolahraga bagi para pemula. Jika kamu terus-menerus merasa sakit atau takut berolahraga, itu adalah sinyal tubuh kamu untuk beristirahat.

Vasquez menyarankan, "Jika rasa sakit terus berlanjut setelah beberapa hari atau jika kamu merasa tidak termotivasi setelah berolahraga secara berturut-turut, inilah saatnya untuk beristirahat."

Baca juga:

Bolehkah Berolahraga saat Sakit?

Istirahat juga dapat membentuk otot. (Foto: Pexels/Samer Daboul)
Istirahat juga dapat membentuk otot. (Foto: Pexels/Samer Daboul)

Setidaknya satu hari istirahat dalam seminggu sudah cukup, terutama setelah berolahraga berat. Namun, jumlah waktu beristirahat bisa bervariasi.

"Bagi mereka yang berolahraga dengan intens, beberapa hari istirahat mungkin diperlukan, sementara latihan moderat mungkin hanya memerlukan satu hari," saran Vasquez.

Ada beberapa manfaat yang bisa kamu dapat ketika memberikan waktu jeda: membentuk otot, menurunkan berat badan, dan menambah kebugaran.

Manfaat istirahat lebih dari sekadar pemulihan fisik. Vasquez menyoroti bagaimana hal ini meningkatkan pertumbuhan otot, mencegah cedera, dan mendukung kesehatan mental.

Hari istirahat mempunyai nilai yang sama seperti berolahraga, karena kebugaran tidak akan tercapai tanpa hari istirahat. (nda)

Baca juga:

Imbangi Olahraga dengan Makanan Bernutrisi

#Olahraga #Kesehatan #Istirahat Berkualitas
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

Fun
Mengenal HYROX, Olahraga Kebugaran Hybrid yang Uji Kekuatan dan Daya Tahan
HYROX adalah olahraga kebugaran hibrida global yang menggabungkan lari dan latihan fungsional. Atletnya bahkan mampu menarik pesawat AirAsia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Mengenal HYROX, Olahraga Kebugaran Hybrid yang Uji Kekuatan dan Daya Tahan
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Olahraga
NOC Terima Kunjungan KSOC, Perkuat Kerja Sama Olahraga Indonesia-Korea Selatan
KSOC mengunjungi NOC Indonesia pada Jumat (9/1). Pertemuan ini memperkuat kerja sama dan pengembangan olahraga di kedua negara.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
NOC Terima Kunjungan KSOC, Perkuat Kerja Sama Olahraga Indonesia-Korea Selatan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Atlet Dihargai secara Nyata, jangan hanya Diberi Terima Kasih,
Sebagai bentuk penghargaan kepada para atlet, pemerintah memberikan sejumlah bonus yang berkisar Rp 157 juta hingga Rp 1 miliar.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Presiden Prabowo Minta Atlet Dihargai secara Nyata, jangan hanya Diberi Terima Kasih,
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Bagikan