Pemilu 2019

Mendagri Tjahjo Kumolo Minta Polisi Usut Tiga Kasus Sekaligus

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 03 Januari 2019
Mendagri Tjahjo Kumolo Minta Polisi Usut Tiga Kasus Sekaligus

Mendagri Tjahjo Kumolo bersama Kabareskrim di Bareskrim, Kamis (3/1) (MP/Gomes R)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta Bareskrim Polri mengusut sejumlah berita hoaks yang tersebar di dunia maya.

Sejumlah kasus yang menjadi perhatian itu, diantaranya terkait pemilu dan lambang negara khususnya Presiden RI.

"Jadi saya sebagai pemerintah tadi siang menemui Kabareskrim , intinya mendukung langkah-langkah KPU di samping ada dua masalah kami juga mintakan menelusuri," kata Tjahjo Kumolo di DPP PDIP Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (3/1).

Mendagri Tjahjo Kumolo bersama kader PDI Perjuangan
Mendagri Tjahjo Kumolo bersama Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di Jakarta (MP/Fadhli)

1. Kasus Hoaks Temuan 7 Kontainer Surat Suara

Mendagri Tjahjo Kumolo tiba-tiba mendatangi kantor Bareskrim Polri di Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (3/1) siang, untuk bertemu Kabareskrim.

Usai pertemuan, Tjahjo mengatakan mendukung upaya pihak kepolisian untuk menelusuri penyebar berita hoaks temuan 7 kontainer surat suara yang sudah tercoblos.

"Secara prinsip pemerintah mendukung upaya KPU untuk meminta kepada Bareskrim Mabes Polri menelusuri dan mengsut secara tuntas siapa yang menyebarKan berita itu, itu aja," kata Tjahjo.

Terkait mekanisme hukum dan penyelidikan kasus, biar pihak kepolisan yang menangani.

"saya juga gak tau, yang punya alatnya yang punya mekanismenya yang tahu alurnya, punya datanya semua adalah pihak kepolisian," tutur dia.

Mendagri Tjahjo Kumolo di Bareskrim
Kabareskrim KomjenArief Sulistyanto bersama Mendagri Tjahjo Kumolo (MP/Gomes R)

2. Kasus Hoaks Penyusupan 31 Juta DPT (daftar pemilih tetap)

Di samping mendukung pengusutan surat suara tercoblos, Mendagri juga meminta Bareskrim mengusut berita hoaks penyusupan 31 juta DPT.

"Kami juga mintakan menelusuri siapa yang menyebarkan berita penyusupan 31 Juta DPT, itu juga fitnah, satupun nggak ada," kata Tjahjo.

Jangankan jutaan DPT itu, tandas Tjahjo, satu suara saja sistemnya sudah tidak bisa. "Sudah gak bisa sistemnya menambah satu apalagi menambah 31 Juta orang," ucapnya.

Mendagri dan Kabareskrim di Bareskrim Polri
Kabareskrim Komjen Arief Sulistyanto dan Mendagri Tjahjo Kumolo (MP/Gomes R)

3. Kasus Penghinaan Presiden Jokowi

Mendagri Tjahjo Kumolo nampaknya mulai kesal terhadap penghina dan pemfitnah Presiden Jokowi.

Hal itu pula yang mendorong dia mendatangi Bareskrim Polri dan meminta penyidik menelusuri penyebar dan pemfitnah lambang negara khususnya Presiden Jokowi.

"Meminta kepada pihak kepolisian mengusut tuntas siapa-siapa yang menyebarkan berita fitnah yang menyangkut lambang negara khususnya pak Jokowi sebagai presiden," ucap Tjahjo Kumolo.

Kata Tjahjo sebagai warga negara mempunyai hak yang sama di depan hukum. Makanya, ketika anda dihina maka punya hak untuk melapor.

"Sebagai warga negara juga kalau saya, anda, kalau dihina punya hak untuk melaporkan kepada kepolisian apalagi sebagai presiden," tambah Tjahjo.(Fdi)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Diborgol, Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan: Saya Hormati KPK

#Mendagri Tjahjo Kumolo #Tjahjo Kumolo #Bareskrim #Pemilu 2019
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Indonesia
Bareskrim Naikkan Status Perkara Gagal Bayar PT Dana Syariah Indonesia ke Penyidikan
Keputusan tersebut diambil setelah penyidik menemukan adanya peristiwa pidana dalam perkara itu.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
Bareskrim Naikkan Status Perkara Gagal Bayar PT Dana Syariah Indonesia ke Penyidikan
Berita Foto
Bareskrim Polri Rilis Kasus Akses Ilegal dan Pencucian Uang Judi Online di Jakarta
Konferensi pers terkait akses ilegal dan pencucian uang judi online di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Januari 2026
Bareskrim Polri Rilis Kasus Akses Ilegal dan Pencucian Uang Judi Online di Jakarta
Indonesia
Bareksrim Bongkar Peredaran Narkoba Jelang DWP 2025 Bali, Amankan Citra Indonesia di Ranah Internasional
Dari hasil pengungkapan tersebut, aparat menangkap 17 orang tersangka, dengan 7 orang lainnya masih berstatus DPO.
Dwi Astarini - Senin, 22 Desember 2025
Bareksrim Bongkar Peredaran Narkoba Jelang DWP 2025 Bali, Amankan Citra Indonesia di Ranah Internasional
Indonesia
Modus Operandi Sistem Tempel dalam Peredaran Narkoba Jelang DWP 2025 di Bali, seperti Apa?
Bareskrim Polri mengungkap modus peredaran gelap narkotika menjelang pelaksanaan Djakarta Warehouse Project (DWP) 2025 di Bali.
Frengky Aruan - Senin, 22 Desember 2025
Modus Operandi Sistem Tempel dalam Peredaran Narkoba Jelang DWP 2025 di Bali, seperti Apa?
Indonesia
17 Orang dari 6 Sindikat Peredaran Narkoba Ditangkap Jelang DWP 2025 di Bali, Polri Amankan 31 Kg Sabu dan Ratusan Ekstasi
Total barang bukti yang diamankan mencapai sekitar 31 kilogram sabu dan ratusan butir ekstasi, dengan estimasi nilai mencapai Rp 60,5 miliar.
Frengky Aruan - Senin, 22 Desember 2025
17 Orang dari 6 Sindikat Peredaran Narkoba Ditangkap Jelang DWP 2025 di Bali, Polri Amankan 31 Kg Sabu dan Ratusan Ekstasi
Indonesia
Etomidate Resmi Masuk Narkotika Golongan II, Penyalahgunaan Bisa Dijerat UU Narkotika
Pemerintah menetapkan etomidate sebagai narkotika golongan II melalui Permenkes 15/2025. Penyalahgunaan dapat dijerat UU Narkotika dan memperoleh rehabilitasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Desember 2025
Etomidate Resmi Masuk Narkotika Golongan II, Penyalahgunaan Bisa Dijerat UU Narkotika
Indonesia
Polisi Naikkan Temuan Kayu Gelondongan Saat Banjir Sumatera ke Penyidikan
Bareskrim Polri telah 27 mengambil sampel kayu di DAS Sungai Garoga. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa jenis kayu yang dominan adalah karet, ketapang, durian.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Desember 2025
Polisi Naikkan Temuan Kayu Gelondongan Saat Banjir Sumatera ke Penyidikan
Indonesia
Bareskrim Fokus Usut Sumber Kayu Ilegal Logging yang Terseret Banjir di Sungai Tamiang
Bareskrim Polri menyelidiki dugaan pembalakan liar dan pembukaan lahan di hulu Sungai Tamiang, Aceh, yang diduga terkait kerusakan lahan pemicu bencana di Sumatra.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Desember 2025
Bareskrim Fokus Usut Sumber Kayu Ilegal Logging yang Terseret Banjir di Sungai Tamiang
Indonesia
Bareskrim Usut Tidak Pidana Dari Temuan Gelondongan Kayu Ditemukan Saat Bencana Banjir Sumatra
Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menyatakan tengah melakukan penyelidikan terkait asal-usul gelondongan kayu itu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Desember 2025
Bareskrim Usut Tidak Pidana Dari Temuan Gelondongan Kayu Ditemukan Saat Bencana Banjir Sumatra
Indonesia
207 Ribu Ekstasi 'Tak Bertuan' Ditemukan di Tol Bakauheni, Polisi Duga Jaringan Narkoba Lintas Provinsi Terlibat
Bareskrim Polri menduga 207.529 butir ekstasi yang ditemukan di Tol Trans Sumatera terkait jaringan narkoba lintas provinsi, dengan nilai Rp 207,5 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 November 2025
207 Ribu Ekstasi 'Tak Bertuan' Ditemukan di Tol Bakauheni, Polisi Duga Jaringan Narkoba Lintas Provinsi Terlibat
Bagikan