Mencintai Diri Sendiri Lewat Body Positivity

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Rabu, 04 Januari 2023
Mencintai Diri Sendiri Lewat Body Positivity

Jangan membandingkan diri dengan orang lain. (Foto: Unsplash/Giulia Bertelli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENCINTAI diri sendiri sebenarnya tidak sulit, cukup dengan tidak membandingkan dirimu dengan orang lain. Atau kamu bisa menerapkan body positivity, yakni menanam pola pikir positif bahwa setiap orang, termasuk dirimu sendiri, perlu memiliki pandangan yang baik terhadap tubuhnya. Sifat ini bisa membantu untuk lebih menerima dan menyayangi dirimu sendiri apa adanya.

Mengutip Alodokter, manfaat utama body positivity adalah mendobrak standar kecantikan yang tidak realistis serta mengajak semua orang untuk bisa menerima dan mencintai diri sendiri. Terlepas dari apa pun warna kulitnya, rambut, dan bentuk tubuhnya.

Ketika seseorang tidak mampu memenuhi standar penampilan tubuh dan kecantikan ideal yang ada di masyarakat, beberapa dari mereka mungkin bisa stres dan malu karena merasa dirinya kurang menarik. Bukan hanya itu, mereka bahkan mungkin bisa melampiaskannya pada kebiasaan yang buruk, seperti mengonsumsi minuman beralkohol.

Baca juga:

Kampanye Body Positivity, Marshanda Ajak Cintai Diri Sendiri

Cintai Diri Sendiri Lewat Body Positivity
Cantik bukan hanya dari fisik. (Foto: Unsplash/Jackson David)

Lebih parahnya lagi, stres dan kurangnya rasa percaya diri ini juga bisa berdampak pada kesehatan mental mereka. Orang yang kurang menghargai bentuk tubuhnya atau merasa stres dan minder karena menganggap tubuhnya kurang menarik, berisiko mengalami gangguan mental.

Untuk menanamkan body positivity, kamu bisa mencoba beberapa cara, dimulai dari mengubah pola pikir. Seberapa sering kamu membandingkan warna kulitmu dengan warna kulit orang lain. Body positivity mengajakmu untuk tetap percaya diri dengan bagaimana pun kondisi tubuhmu, terlepas dari standar penampilan dan fisik yang saat ini masih melekat di masyarakat.

Coba kamu perhatikan, warna kulit eksotis jauh lebih disukai dan memiliki daya tarik tersendiri di AS. Ini karena standar kecantikan di setiap negara dan budaya berbeda-beda.

Baca juga:

Cintai Dulu Diri Sendiri, Baru Orang Lain

Cintai Diri Sendiri Lewat Body Positivity
Bisa juga dengan merawat kulit. (Foto: Unsplash/Audrey Fretz)

Makna kecantikan itu sebenarnya tidak hanya dilihat dari fisik saja, melainkan dari dalam diri, seperti kecerdasan, kesopanan, keanggunan, selera humor, dan karakter. Jadi daripada fokus pada bentuk fisik, lebih baik buatlah dirimu berharga dan tampil memesona.

Jangan lupa juga untuk melakukan perawatan diri yang berfokus pada kesehatan. Merawat diri bukan hanya untuk terlihat ‘sempurna’ di mata orang lain ya, tapi agar kesehatanmu terjaga dan bisa merasa nyaman dengan tubuhmu sendiri.

Bentuk perawatan diri yang paling sederhana adalah menjalani gaya hidup sehat, atau bisa juga menjaga kecantikan kulitmu dengan melakukan perawatan kulit. (and)

Baca juga:

Cintai Diri Sendiri, Lakukanlah 5 Hal Ini

#Kesehatan #Kesehatan Mental
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
ShowBiz
Britney Spears Kenang 15 Tahun Bekerja Tanpa Henti, Ungkap Kepahitan soal Kebebasan Pribadi
Britney Spears mengenang 15 tahun bekerja tanpa henti, masa konservatori, dan keinginannya menjalani hidup dengan lebih bebas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Britney Spears Kenang 15 Tahun Bekerja Tanpa Henti, Ungkap Kepahitan soal Kebebasan Pribadi
Lifestyle
Anak Sering Main Roblox? Begini Cara Cegah Kecanduan dan Jaga Kewarasan Mentalnya
Khawatir anak kecanduan atau kena cyberbullying? Simak panduan lengkap dan fitur pengawasan orang tua dari Roblox untuk menjaga kesehatan mental anak saat main gim online.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Anak Sering Main Roblox? Begini Cara Cegah Kecanduan dan Jaga Kewarasan Mentalnya
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Bagikan