Mencicipi Putu Cangkir, Camilan Manis nan Mengenyangkan khas Sulawesi Selatan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 29 November 2024
Mencicipi Putu Cangkir, Camilan Manis nan Mengenyangkan khas Sulawesi Selatan

Putu cangkir punya ciri khas tersendiri dibanding putu di daerah lain di Indonesia. (Foto: Soclife)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Camilan dengan cita rasa gurih, asam, sampai manis semuanya ada di Sulawesi Selatan. Salah satu cemilan manisnya yang populer adalah putu cangkir.

Masyarakat Sulawesi Selatan biasanya menyantap putu cangkir bersama dengan teh hangat atau kopi. Dengan cita rasa putu cangkir yang manis namun tidak membuat bosan sering membuat penikmatnya ingin terus memakannya.

Selain unggul soal cita rasa, putu cangkir khas Sulawesi Selatan ini termasuk cemilan yang sangat mengenyangkan. Pasalnya dibuat dengan bahan utama berupa tepung ketan yang terkenal kandungan gizinya.

Baca juga:

Sarabba Minuman Penuh Khasiat dari Sulawesi Selatan

Walaupun nama makanan putu Sulawesi Selatan sama dengan putu yang ada di pulau-pulau Indonesia lainnya, ada satu ciri khas yang membuat putu cangkir berbeda.

Pertama dari segi bentuk. Putu cangkir khas Sulawesi Selatan memiliki cetakan khusus yang bentuknya hampir menyerupai bentul oval.

Baca juga:

Gurih dan Lezatnya Nasu Likku, Kuliner Khas Sulawesi Selatan

Kedua perbedaannya terletak di bagian pengolahan tepung ketannya. Putu cangkir dibuat dengan tepung ketan dicampuri langsung dengan gula merah. Makanya jika melihat putu cangkir cengderung berwarna coklat.

Kalaupun ada putu cangkir khas Sulawesi Selatan berwarna putih, itu tandanya menggunakan gula pasir.

Baca juga:

Menjajal Segarnya Ikan dengan Sajian Palumara Khas Sulawesi Selatan

Perbedaan ketiga dari putu cangkir dengan putu yang lainnya adalah isian di dalamnya. Putu biasa lebih dikenal diisi dengan gula merah, sedangkan putu cangkir justru diisi dengan parutan kelapa segar yang menambah cita rasa gurih di dalamnya.

Jika biasanya putu dikukus, putu cangkis justru dibakar di atas cetakan khusus sehingga bila menyicipi menu ini yang terasa aroma panggang yang mengiurkan lidah. (Tka)

#Kuliner #Makanan Tradisional #Sulawesi Selatan #Kuliner Sulawesi Selatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Kuliner
Gandeng G-DRAGON, McDonald's Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Menu gojuchang butter akan diluncurkan secara bertahap di negara-negara yang berpartisipasi mulai 17 September.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Gandeng G-DRAGON, McDonald's  Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Kuliner
Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Penaikan kadar alkohol itu terkait dengan gelombang panas ekstrem yang melanda musim panas tahun ini.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
 Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Kuliner
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Beragam penawaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekaligus menikmati berbagai layanan dengan harga yang lebih terjangkau.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Kuliner
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Dengan membawa tema Lokarasa Nusantara, JF3 Food Festival 2026 mengajak kamu menjelajahi cita rasa autentik dari berbagai daerah di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Kuliner
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Studi bersama yang dilakukan peneliti dari Chung-Ang University, Jeju National University, dan World Institute of Kimchi menunjukkan bahwa proporsi warga Korea yang mengaku tidak makan kimchi dalam 24 jam terakhir meningkat hampir dua kali lipat.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Kuliner
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Ia akan menjadi perwakilan Indonesia dalam Hennessy MyWay Global Final yang akan digelar di Prancis.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Indonesia
KLM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Selayar, 24 Penumpang Masih Dalam Pencarian
KLM Nurul Salsa tenggelam di perairan Kepulauan Selayar setelah mengalami mati mesin. Basarnas menyebut 70 orang berada di kapal dan 24 penumpang masih dalam pencarian.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
KLM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Selayar, 24 Penumpang Masih Dalam Pencarian
Indonesia
Manifes KM Nurul Salsa Karam di Selayar Membengkak: 70 Penumpang, 24 Masih Hilang
KM Nurul Salsa karam di perairan Selayar. Awalnya disebut 50 penumpang, ternyata 70 orang. 41 selamat, 24 masih hilang. Basarnas dan tim SAR gabungan terus melakukan pencarian.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
Manifes KM Nurul Salsa Karam di Selayar Membengkak: 70 Penumpang, 24 Masih Hilang
Bagikan