Mencicip Sedapnya Manis Legit Bika Ambon Khas Medan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 19 Desember 2024
Mencicip Sedapnya Manis Legit Bika Ambon Khas Medan

Bika Ambon kerap jadi oleh-oleh khas Medan, Sumatra Utara. (Foto: Wiki)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Ada satu kue khas Medan bernama Bika Ambon. Kue basah berwarna kuning berbentuk petak dengan bagian dalam yang mirip sarang semut dan beraroma manis legit ini, jadi oleh-oleh wisatawan yang berkunjung ke daerah ini.

Walaupun namanya dilabeli sebutan Ambon, namun jajanan ini sama sekali tidak ada pengaruh kebudayaan apapun dari Ambon.

Laman resmi Dinas Pariwisata Pemerintah Kota Medan menyebutkan, penamaan Bika Ambon diambil dari nama kue melayu yakni Bingka. Inspirasi kue Bingka ini kemudian dimodifikasi dengan menggunakan bahan tambahan seperti pengembang dari bahan nira atau tuak enau.

Baca juga:

Manisnya Geguduh, Pisang Goreng Khas Lampung

Perjalanan eksistensi kue Bika Ambon sampai ke Medan terbilang panjang. Cerita kue ini memiliki banyak versi, salah satunya tempat pembuatan kue Bika Ambon menjadi populer karena berada di jalan simpang Jalan Ambon Sei Kera Medan, kata 'Ambon' itu dikutip untuk melengkapi nama kue Bingka sebelumnya.

Lain sisi, ada cerita kalau Bika Ambon muncul di Medan sebab ada transmigran asal Ambon yang sebelumnya merantau ke Malaysia. Ia membawa kue Bika Malaysia. Dia kembali ke Indonesia dan menetapnya lama di Medan.

Bagi seseorang yang baru pertama kali menikmati Kue Bika Ambon mungkin akan merasa sedikit aneh melihat bentuknya seperti sarang semut.

Namun itu justru menjadi kekhasan Bika Ambon di bandingkan ragam kuliner jajanan Indonesia lainnya, sebab hanya dari melihat bentuknya semua orang sudah tahu.

Baca juga:

Meneguk Ragam Manfaat Teh Liang Khas Sumatra Utara

Kendati bentuknya yang unik, soal rasa kue Bika Ambon bisa diuji. Teksturnya yang beragam menjadi ciri khas lainnya. Pada bagian bawa kue biasanya lebih bertekstur padat dan keras, di bagian tengah sedikit kenyal dan lembut. Pada bagian atasnya lebih pulen dan lembut juga.

Disebutkan bahwa tahun 1970-an orang-orang mengkonsumsi kue Bika Ambon dengan es krim. Kemudian di tahun 1980-an, di kawasan Jalan Majapahit Medan menjadi pusat penjualan bika ambon.

Kalau sekarang kebiasaan masyarakat Medan mengkonsumsi Bika Ambon cukup dengan beberapa potong, lengkap dengan teh tawar atau kopi pahit. (Tka)

#Makanan Khas Indonesia #Kue Tradisional #Kota Medan #Sumatra Utara #Kuliner
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Kuliner
Gandeng G-DRAGON, McDonald's Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Menu gojuchang butter akan diluncurkan secara bertahap di negara-negara yang berpartisipasi mulai 17 September.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Gandeng G-DRAGON, McDonald's  Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Kuliner
Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Penaikan kadar alkohol itu terkait dengan gelombang panas ekstrem yang melanda musim panas tahun ini.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
 Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Kuliner
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Beragam penawaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekaligus menikmati berbagai layanan dengan harga yang lebih terjangkau.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Kuliner
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Dengan membawa tema Lokarasa Nusantara, JF3 Food Festival 2026 mengajak kamu menjelajahi cita rasa autentik dari berbagai daerah di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Indonesia
Gunung Sinabung masih Siaga, 374 Warga Kuta Tengah Bertahan di Pengungsian
Meski intensitas asap dilaporkan menurun, status gunung masih belum diturunkan.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Gunung Sinabung masih Siaga, 374 Warga Kuta Tengah Bertahan di Pengungsian
Indonesia
Durasi Erupsi Besar Sinabung Sampai 1 Jam Lebih, Status Belum Naik Masih Level II
Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengalami erupsi dahsyat hari ini, yang berlangsung lebih dari satu jam.
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Durasi Erupsi Besar Sinabung Sampai 1 Jam Lebih, Status Belum Naik Masih Level II
Kuliner
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Studi bersama yang dilakukan peneliti dari Chung-Ang University, Jeju National University, dan World Institute of Kimchi menunjukkan bahwa proporsi warga Korea yang mengaku tidak makan kimchi dalam 24 jam terakhir meningkat hampir dua kali lipat.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Kuliner
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Ia akan menjadi perwakilan Indonesia dalam Hennessy MyWay Global Final yang akan digelar di Prancis.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Bagikan