Memulai Hidup Baru di Usia 104 Tahun Akibat Kebakaran Los Angeles, Veteran Perang Dunia II Ini Masih Syok Kehilangan Rumah

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Selasa, 21 Januari 2025
Memulai Hidup Baru di Usia 104 Tahun Akibat Kebakaran Los Angeles, Veteran Perang Dunia II Ini Masih Syok Kehilangan Rumah

Martin Copenhafer, veteran Perang Dunia II yang kehilangan rumah akibat kebakaran Los Angels, ketika diwawancarai kampusnya, University of California Los Angeles. (Foto: YouTube/alumniUCLA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Tak semua orang punya pengalaman seperti Martin Copenhafer, veteran Perang Dunia II.

Copenhafer harus memulai hidup baru di usia 104 tahun setelah rumahnya di Malibu hancur akibat kebakaran Los Angeles, California, AS. Kebakaran itu disebut juga sebagai kebakaran Pacific Palisades.

Berbicara kepada ABC 7 Los Angeles pada Senin (20/1), Copenhafer mengungkapkan masih sulit menerima kehilangan besar tersebut.

“Saya masih syok, benar-benar masih syok,” katanya, seperti dikutip people.com.

Selama 55 tahun, Copenhafer tinggal di rumah itu. Hingga akhirnya api melalap habis pada 7 Januari. Ia menceritakan bahwa dirinya tak sempat membawa banyak barang saat harus dievakuasi.

Baca juga:

Orang Tertua di Dunia Ternyata Masih Hidup di Brasil, Umurnya Hampir 120 Tahun karena Pola Makan Sehat dan Tidur Cukup

“Saya melihat keluar jendela, api sudah berkobar. Jadi, kami mengambil yang bisa diambil dalam lima menit, melemparkannya ke mobil, dan pergi dengan pakaian doang di badan.”

Meski penyebab pasti kebakaran belum diumumkan, pejabat mengatakan bahwa kurangnya hujan, vegetasi kering, dan angin kencang menjadi pemicu meluasnya api dengan kecepatan yang mengejutkan.

Menurut Cal Fire, Departemen Kehutanan dan Kebakaran California, kebakaran Palisades telah membakar lebih dari 23.000 hektar dan baru 61% berhasil dikendalikan.

Kini, Copenhafer harus memulai semuanya dari nol.

“Ini jauh lebih buruk dari perang apa pun yang pernah saya lalui,” ujar pria yang selamat dari D-Day di Normandia, Prancis, pada 1944 itu.

Pada ulang tahunnya yang ke-100, Copenhafer mendapat penghargaan di Malibu atas pengabdiannya di Angkatan Laut. Setahun kemudian, ia menerima medali kehormatan Legion of Honor, penghargaan tertinggi dari Prancis.

“Penganugerahan medali ini adalah momen penuh makna,” ujar Julie Duhaut-Bedos, konsul jenderal Prancis di Los Angeles, saat itu.

Baca juga:

Musisi The Weeknd Tunda Rilis dan Sumbang Dana USD 1 Juta Tangani Kebakaran Los Angeles

Belum jelas apakah medali Legion of Honor-nya selamat dari kebakaran.

Keluarga Copenhafer mengenalnya sebagai seseorang yang selalu siap membantu siapa pun.

“Paman saya akan memberikan baju yang dipakainya kalau itu bisa membantu orang lain. Hati saya hancur melihat apa yang terjadi. Kebakaran ini, tempat tinggalnya hilang, semuanya lenyap. Benar-benar perih,” kata keponakannya, Debbie Copenhafer Iacobucci.

Meskipun senang tinggal di Malibu, Copenhafer mengatakan tak berencana membangun kembali rumahnya.

Copenhafer memilih untuk pindah ke Sacramento agar lebih dekat dengan keluarganya yang lain. (dru)

Baca juga:

Masuki Hari Ke-8, Kebakaran Los Angeles masih Berkecamuk Tewaskan 25 Orang

#Kebakaran Hutan #Kebakaran
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

Indonesia
Kebakaran di Area PT Antam, Basarnas Siap Siaga Membantu
Berdasarkan laporan pemantauan awal Kantor SAR Jakarta, indikasi kebakaran ditandai asap tebal berkadar gas beracun di area tambang emas Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (13/1) dini hari.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
Kebakaran di Area PT Antam, Basarnas Siap Siaga Membantu
Dunia
Kebakaran Besar Landa Australia, Warga Diminta Bersiap Hadapi Kehilangan Properti
Sebagian besar wilayah Australia dilanda kondisi gelombang panas ekstrem.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kebakaran Besar Landa Australia, Warga Diminta Bersiap Hadapi Kehilangan Properti
Dunia
Kebakaran Bar di Swiss, Pejabat Akui Kegagalan Inspeksi Sebabkan Insiden Mematikan
Inspeksi berkala tidak dilakukan antara 2020 dan 2025. Otoritas setempat sangat menyesalkan hal ini
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Kebakaran Bar di Swiss, Pejabat Akui Kegagalan Inspeksi Sebabkan Insiden Mematikan
Dunia
Kebakaran di Resor Ski Swiss, Manajer Bar Resor Ski Diperiksa dalam Kasus Pidana
Para manajer Le Constellation diduga telah melakukan pembunuhan karena kelalaian, menyebabkan luka fisik karena kelalaian, serta pembakaran karena kelalaian.
Dwi Astarini - Minggu, 04 Januari 2026
 Kebakaran di Resor Ski Swiss, Manajer Bar Resor Ski Diperiksa dalam Kasus Pidana
Dunia
Kebakaran Mematikan di Bar Swiss, Kembang Api di Botol Sampanye Diduga Jadi Penyebab
Pihak berwenang menyebut botol-botol sampanye yang dipasangi kembang api tangan itu berada terlalu dekat dengan langit-langit.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Januari 2026
Kebakaran Mematikan di Bar Swiss, Kembang Api di Botol Sampanye Diduga Jadi Penyebab
Dunia
Kebakaran Bar di Alpen, Swiss, Saksi Sebut Ada Ledakan di Lokasi
Pejabat berwenang menyatakan insiden di bar Le Constellation di Crans-Montana diperlakukan sebagai kebakaran, bukan sebagai serangan teror.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Kebakaran Bar di Alpen, Swiss, Saksi Sebut Ada Ledakan di Lokasi
Dunia
Bar di Pegunungan Alpen, Swiss, Terbakar saat Perayaan Tahun Baru, Puluhan Orang Tewas dan Sekitar 100 Luka-Luka
Masih terlalu awal untuk menentukan penyebab kebakaran. Para ahli belum dapat masuk ke puing-puing bangunan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
 Bar di Pegunungan Alpen, Swiss, Terbakar saat Perayaan Tahun Baru, Puluhan Orang Tewas dan Sekitar 100 Luka-Luka
Indonesia
Kebakaran Minggu Malam, Sarinah Tetap Beroperasi
Api dipadamkan sepenuhnya pada pukul 21.20 WIB dengan memanfaatkan fasilitas hydrant yang tersedia di sisi barat Gedung Sarinah.
Dwi Astarini - Senin, 29 Desember 2025
Kebakaran Minggu Malam, Sarinah Tetap Beroperasi
Indonesia
RS Bhayangkara Polda Sulut Lakukan Identifikasi 16 Korban Kebakaran Panti Werda Damai
Polisi melakukan proses identifikasi yang melibatkan Tim Polresta Manado dan Tim DVI Bidokkes Polda Sulut di RS Bhayangkara Polda Sulut.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Desember 2025
RS Bhayangkara Polda Sulut Lakukan Identifikasi 16 Korban Kebakaran Panti Werda Damai
Indonesia
Insiden Kebakaran di Sarinah, Manajemen Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa dan Tetap Beroperasi Normal
Insiden kebakaran di Sarinah tidak memakan korban jiwa. Pihak manajemen memastikan, gedung tetap beroperasi normal.
Soffi Amira - Senin, 29 Desember 2025
Insiden Kebakaran di Sarinah, Manajemen Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa dan Tetap Beroperasi Normal
Bagikan