Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Kesehatan Mental

Membongkar 3 Mitos Kesuksesan

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 20 November 2020
Membongkar 3 Mitos Kesuksesan

Manusia mengejar upaya yang diyakini membuat bahagia. (Foto: 123RF/Michael Spring)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

HAMPIR semua orang mengharapkan kebahagiaan. Salah satu acuan bahagia adalah kesuksesan dalam hidup.

Namun, ada mitos dalam kesuksesan yang membuat kamu tidak juga bahagia meskipun sudah meraihnya. Tiga mitos yang paling sering dikatakan yaitu:

1. "Saya tidak akan senang sampai saya mendapatkan promosi pekerjaan itu."
2. "Menghasilkan lebih banyak uang akan membuat saya bahagia."
3. "Saat aku bertemu seseorang, aku akhirnya akan bahagia."

Baca juga:

Pastikan Kamu Punya Hal ini sebelum OTW Sukses

Tiga pernyataan sebenarnya adalah prediksi tentang bagaimana perasaan seseorang di masa depan. "Ini dikenal sebagai ramalan afektif," ujar Psikiater Dimitrios Tsatiris M.D.

Menurut Clinical Assistant Professor of psychiatry di Northeast Ohio Medical University, AS ini secara alami, manusia mengejar upaya yang diyakini akan membuat bahagia. "Anggap bahwa pencapaian seperti promosi pekerjaan, menikah, atau mendapatkan gaji yang lebih tinggi akan membuat manusia lebih bahagia," tulis Tsatiris dalam artikelnya di Psychology Today, Rabu (18/11).

Mitos kesuksesan hanya membuat kamu tidak bahagia. (Foto: 123RF/magiceyes)

"Penting untuk membedakan cara kita memprediksi emosi masa depan. Meskipun kita dapat secara akurat memprediksi bagaimana perasaan tentang suatu peristiwa di masa depan, tapi ada kesulitan untuk memprediksi intensitas dan durasi perasaan tersebut. Kita cenderung melebih-lebihkan dampak abadi yang akan ditimbulkan peristiwa masa depan terhadap emosi. Ini sebuah fenomena yang disebut bias dampak," Tsatiris menjelaskan panjang lebar.

Padahal, berdasarkan sebuah penelitian, peristiwa positif dan negatif memiliki dampak yang lebih singkat dan kurang intens daripada yang diperkirakan. "Saya bisa membuktikan ini. Ketika saya masih kuliah, saya secara naif percaya bahwa menjadi dokter akan menjadi kunci kebahagiaan permanen," lanjut Tsatiris.

Ternyata, praktik kedokteran memiliki faktor penyebab stresnya sendiri. Ada tekanan untuk memenuhi harapan produktivitas dan ukuran kualitas yang ditetapkan oleh rumah sakit. Sebuah survei pada 2020 terhadap lebih dari 15.000 dokter hanya mendukung pengamatan tersebut.

Baca juga:

Hati-Hati Crab Mentality, Rasa Iri Terhadap Kesuksesan Orang Lain

Ini menunjukkan bahwa 42 persen dokter menderita kelelahan yang ditandai dengan kelelahan emosional, perasaan terlepas dari tanggung jawab pekerjaan, dan kurangnya pencapaian pribadi. Survei ini dilakukan sebelum pandemi COVID-19 yang hanya menambah tekanan pada dokter dan petugas kesehatan lainnya.

Kesuksesan tidak memberikan kebahagiaan berkelanjutan. (Foto: Pexels/Helena Lopes)

Pandangan seperti ini merupakan mitos kesuksesan. kamu memprediksi bahwa menjadi sukses akan membuat bahagia dan kita berkorban untuk menjadi sukses. Namun, kesuksesan tidak mengarah pada kebahagiaan yang berkelanjutan. Tujuan menjadi kaya, menikah, atau menjalankan bisnis yang menguntungkan hanyalah nektar manis kesuksesan yang berumur pendek.

Menurut Tsatiris, jika itu dibiarkan, kamu akan terus mendambakan lebih banyak saat manis kesuksesan memudar. "Jika berhati-hati, kamu tidak akan punya pilihan lain selain terseret dalam putaran roda tak berkesudahan dan terus mengejar pencapaian di masa depan tanpa akhir yang terlihat," dia mengingatkan.

Mengejar kesuksesan belum tentu merupakan hal yang buruk. Ada banyak manfaat dengan menetapkan dan mencapai tujuan. Masalahnya terjadi ketika kamu melebih-lebihkan manfaat tersebut dan gagal menghargai perjalanan menuju tujuan. (aru)

Baca juga:

Perbaiki Mood Kamu Lewat 'Self-Care'

#Breaking #Kunci Sukses #Mitos #Orang Sukses #Sukses Berkarier #Sukses Dalam Pekerjaan #Kesehatan Mental
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KPK OTT Bupati Lombok Barat
Dalam operasi senyap itu, tim penindakan KPK menangkap Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini dan sejumlah pihak lainnya. 

Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
KPK OTT Bupati Lombok Barat
Olahraga
Stjepan Loncar Resmi Berseragam Persija, Pengalaman di Eropa Termasuk bersama Timnas Bosnia Herzegovina Jadi Modal
Stjepan Loncar didatangkan Persija dengan kontrak dua musim.
Frengky Aruan - Minggu, 19 Juli 2026
Stjepan Loncar Resmi Berseragam Persija, Pengalaman di Eropa Termasuk bersama Timnas Bosnia Herzegovina Jadi Modal
Olahraga
Hasil Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia 2026: Timnas Inggris Peringkat Ketiga Usai Kalahkan Prancis 6-4
Timnas Inggris mencatakan pencapaian terbaik di Piala Dunia sejak menjadi juara pada 1966 setelah mengalahkan Prancis 6-4
Frengky Aruan - Minggu, 19 Juli 2026
Hasil Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia 2026: Timnas Inggris Peringkat Ketiga Usai Kalahkan Prancis 6-4
Indonesia
Heboh! Bom Rakitan Meledak di MAN 3 Padang, Densus Amankan Pelajar 17 Tahun
Bom rakitan meledak di MAN 3 Padang, Sumatera Barat. Densus 88 mengungkap pelaku berinisial R (17), pelajar yang belajar membuat bom dari internet dan grup daring. Tidak ada korban jiwa.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Heboh! Bom Rakitan Meledak di MAN 3 Padang, Densus Amankan Pelajar 17 Tahun
Indonesia
Sempat Berdalih Iseng, Status MY Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Naik Jadi Tersangka
Polisi menetapkan MY (34) sebagai tersangka kasus teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta Selatan. MY dijerat Pasal 601 KUHP
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Sempat Berdalih Iseng, Status MY Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Naik Jadi Tersangka
Olahraga
Persija Resmi Umumkan Kedatangan Denis Kolinger, Dikontrak 2 Musim
Macan Kemayoran berharap Denis Kolinger menjadi bagian dari upaya Persija menambah kekuatan, pengalaman, dan karakter kepemimpinan di lini belakang.
Frengky Aruan - Jumat, 10 Juli 2026
Persija Resmi Umumkan Kedatangan Denis Kolinger, Dikontrak 2 Musim
Indonesia
Gempa Terkini Magnitudo 5.5 Guncang Barat Daya Banten, Tidak Berpotensi Tsunami
Laporan pemantauan berlanjut hingga pukul 03.05 WIB guna mendeteksi potensi bahaya lanjutan dari dalam bumi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 Juli 2026
Gempa Terkini Magnitudo 5.5 Guncang Barat Daya Banten, Tidak Berpotensi Tsunami
Tradisi
13 Juli Resmi Jadi Hari Kepercayaan kepada Tuhan YME Nasional, Awalnya dari Wongsonegoro
Pemerintah menetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan YME melalui SK Menteri Kebudayaan No. 135/2026.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
13 Juli Resmi Jadi Hari Kepercayaan kepada Tuhan YME Nasional, Awalnya dari Wongsonegoro
Olahraga
Resmi Gabung Persija Jakarta, Spesial bagi Pratama Arhan
Pratama Arhan akan membela Persija Jakarta dengan kontrak 3 musim.
Frengky Aruan - Senin, 06 Juli 2026
Resmi Gabung Persija Jakarta, Spesial bagi Pratama Arhan
Indonesia
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Selama ini, kesehatan mental masih belum ditempatkan sebagai salah satu prioritas dalam sistem membangun kesehatan daera
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Bagikan