Mekeng Minta Tokoh dan Senior Golkar Tak Ganggu Soliditas Kader Jelang Pilpres 2024

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 13 Juli 2023
Mekeng Minta Tokoh dan Senior Golkar Tak Ganggu Soliditas Kader Jelang Pilpres 2024

Waketum Partai Golkar Melchias Markus Mekeng. (ANTARA/Widodo S. Jusuf)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Politikus Partai Golkar mulai bereaksi menepis isu pemakzulan Ketua Umum Airlangga Hartarto melalui mekanisme Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub).

Waketum Partai Golkar Melchias Markus Mekeng meminta para tokoh dan senior agar tidak mengganggu kondusivitas menjelang Pemilu 2024.

Sebab, kata dia, saat ini bukan waktu yang tepat untuk menggelar Munaslub demi mengevaluasi kerja-kerja politik Airlangga Hartarto sebagai Ketum dan capres 2024.

Baca Juga:

Dewan Pakar Sebut Isu Munaslub Sengaja Diembuskan untuk Ganggu Soliditas Golkar

“Yang melakukan konsolidasi kan enggak cuma Pak Airlangga sendiri, caleg-caleg sekarang sedang melakukan konsolidasi, jadi eksponen ini jangan mengganggu kesolidan caleg-caleg di bawah," kata Mekeng di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (13/7).

Lebih lanjut Mekeng mengungkapkan, seluruh jajaran pengurus Golkar tengah fokus bekerja memenangkan Golkar dan Airlangga di kontestasi elektoral 2024.

Menurutnya, rekomendasi menggelar Munaslub justru bakal mengganggu kerja politik para kader yang berdampak buruk terhadap konsistensi Golkar di peta perpolitikan nasional.

"Partai ini sedang melakukan konsolidasi dan saya sebagai caleg sedang giat konsolidasi, jadi ini menurut saya riak-riak yang enggak ada gunanya," ungkap Mekeng.

Mekeng menyebut, eksponen atau tokoh Golkar sebenarnya tidak memiliki kekuatan politik dalam bentuk apa pun untuk mendesak penyelenggaraan Munaslub.

Sebab, kata dia, pelaksanaan Munaslub hanya bisa diusulkan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) 1 dan DPP Golkar.

"Enggak kuat, eksponen itu enggak kuat untuk melakukan Munaslub. Munaslub itu bisa dilakukan oleh DPD 1, kalau 2/3 DPD 1 mau Munaslub itu bisa terjadi. Atau misalnya DPP, kalau DPP saja tidak bisa karena suara itu harus di DPD 1,” ucap Mekeng.

“Jadi kalau eksponen itu cuma ngomong-ngomong saja, cuma buat kacau partai saja," sambungnya.

Baca Juga:

Golkar Tolak Pansus JIS Usulan PDIP: Lebih Banyak Politiknya

Sebelumnya, eksponen dan para politisi senior Golkar yang mengatasnamakan diri Kelompok Pemrakarsa Penggerak Kebangkitan Partai Golkar mendesak digelarnya Munaslub.

Tujuannya untuk memberikan penilaian atas kinerja Airlangga Hartarto dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum maupun calon presiden.

Adapun tokoh-tokoh yang hadir adalah Wakil Ketua Umum DEPINAS SOKSI Lawrence TP Siburian, anggota Dewan Pakar Golkar Ridwan Hisjam dan mantan anggota Dewan Pakar Golkar Zainuddin Bintang.

"Kami prihatin lihat keadaan Golkar hari ini. Golkar di dalam Munas, Rapim, sudah putuskan Ketumnya Pak Airlangga jadi capres, tapi sampai saat ini posisi tidak jelas. Tapi beliau selalu katakan di mana-mana sabar tunggu waktunya," ujar Lawrence.

Lawrence menilai, sejak Airlangga ditetapkan sebagai capres, Golkar belum terlihat kerja politik untuk menaikan elektabilitas yang juga cenderung stagnan dan masih rendah.

Dia menyebut, elektabilitas Golkar juga cenderung menurun dan hanya menjadi partai papan tengah.

"Kita menyampaikan secara terbuka hal ini dan kita minta supaya segera dilakukan rapimnas dan setelah rapimnas, Munaslub menggantikan Pak Airlangga dari Ketua Umum Partai Golkar untuk kebesaran dan kemajuan Partai Golkar," pungkasnya. (Pon)

Baca Juga:

Bantah Isu Munaslub, Lodewijk Klaim Golkar Dukung Langkah Politik Airlangga

#Golkar #Munaslub Partai Golkar
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Sarmuji Dari Pengurus Koperasi Mahasiswa Menjadi Menteri Perindustrian
Karier politiknya kemudian berlanjut di parlemen yang terpilih menjadi anggota DPR RI di tahun 2014,
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sarmuji Dari Pengurus Koperasi Mahasiswa Menjadi Menteri Perindustrian
Indonesia
Petinggi Golkar Di Kabinet ; Bahlil Jadi Menko, Sarmuji Jadi Memperin
Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar M Sarmuji juga merapat ke Istana jelang pelantikan tersebut. Dia mengaku mendapat tugas untuk membantu Presiden Prabowo di bidang perindustrian.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Petinggi Golkar Di Kabinet ; Bahlil Jadi Menko, Sarmuji Jadi Memperin
Indonesia
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Sistem tersebut menarik karena partai politik memiliki peran dalam menentukan calon yang memperoleh mandat rakyat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Indonesia
Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Partai, Golkar: Fokus ke Hal Lain
Nusron disebut mundur dari pengurus Golkar sejak enam bulan silam.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Partai, Golkar: Fokus ke Hal Lain
Indonesia
Golkar Pastikan Bahlil Tak Nyapres 2029, Mau Maju Jadi Caleg dari Papua
Sekjen Partai Golkar Sarmuji mengatakan Bahlil akan maju sebagai calon anggota legislatif (caleg).
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Golkar Pastikan Bahlil Tak Nyapres 2029, Mau Maju Jadi Caleg dari Papua
Indonesia
Baru Dibuka ke Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari DPP Golkar
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid ternyata telah mengundurkan diri dari kepengurusan DPP Partai Golkar sejak beberapa bulan lalu. Cek penjelasan resminya!
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Baru Dibuka ke Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari DPP Golkar
Indonesia
Waketum Golkar Sebut AHY Kasih Sinyal Kuat Siap Jadi Penantang di Pilpres 2029
Sinyal tersebut muncul ketika kondisi masyarakat masih menghadapi berbagai tantangan.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Waketum Golkar Sebut AHY Kasih Sinyal Kuat Siap Jadi Penantang di Pilpres 2029
Indonesia
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Pemda dan pelaku UMKM terus bersinergi untuk memanfaatkan animo masyarakat yang tinggi menjelang final Piala Dunia 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Indonesia
Diserang Soal Posisi Abu-Abu, Politus PDIP Ingatkan Golkar Atasi Pemadaman Listrik di Berbagai Daerah.
“Jika seluruh fraksi di DPR hanya mampu manut dan setuju terhadap eksekutif, apa bedanya dengan era Orde Baru?
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Diserang Soal Posisi Abu-Abu, Politus PDIP Ingatkan Golkar Atasi Pemadaman Listrik di Berbagai Daerah.
Indonesia
PDIP Sebut Bukan Oposisi Tapi Penyeimbang, Partai Golkar Ngaku Tidak Memahami
Sarmuji mengaku belum memahami apa yang dimaksud dengan posisi penyeimbang tersebut. Dia menyerahkan penilaian kepada publik.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
PDIP Sebut Bukan Oposisi Tapi Penyeimbang, Partai Golkar Ngaku Tidak Memahami
Bagikan