Teknologi

Mau Foto Sunset dengan Smartphone? Perhatikan Hal Ini

Muchammad YaniMuchammad Yani - Selasa, 02 Oktober 2018
Mau Foto Sunset dengan Smartphone? Perhatikan Hal Ini

Sunset di Tanjung Lesung (Foto: MP/Muchammad Yani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAAT ini fotografi adalah salah satu hobi yang cukup populer pada geneeasi milenial. Banyak dari mereka mengumpulkan uang untuk membeli kamera mahal. Padahal dengan teknik-teknik tertentu kamu bisa mendapat gambar ciamik hanya melalui smartphone.

Terlebih seiring berkembangnya teknologi, fitur-fitur yang ada di kamera profesional mulai ada di smartphone. Misalnya pengaturan ISO, speed dan lain sebagainya di mode profesional. Saat ini banyak smartphone keluaran terbaru sudah membenamkan fitur itu pada ponsel mereka.

Sunset kini bisa kamu ambil dari ponsel (MP/Muchammad Yani)
Sunset kini bisa kamu ambil dari ponsel (Foto: MP/Muchammad Yani)

Fotografer dan videographer profesional Kay Moreno pun membagi tips agar bisa mengambil gambar sunset dengan kamera ponsel. Ia menyarankan untuk memilih mode tone warna vivid.

"Sebisa mungki ISO-nya pakai di 50, kalau masih cukup cahaya, saya taruh F-nya (aperture/ bukaan diaframga lensa) di 2.4, jadi speed-nya bisa aman di 350," ujar Kay kepada Antara di sela media experience Samsung Galaxy Note 9 di Bintan, Kepulauan Riau, Senin malam (1/10).

Kamu bisa melakukan pengaturan melalui mode profesional (MP/Muchammad Yani)
Kamu bisa melakukan pengaturan melalui mode profesional (Foto: MP/Muchammad Yani)

Selanjutnya Kay juga menyarankan menggunakan terperature manual Kalvin, K. Jika ingin menghasilkan warna lebih hangat maka pengaturan white balace dapat dinaikan menjadi 8000. Namun itu tergantung selera, jika tak ingin terlalu kuning maka bisa white balance bisa diturunkan sedikit.

"Problemnya adalah ketika ada objek orang di dalamnya. Disesuaikan agar pemandangan dan objek oke," kata Kay.

Ketika suasana mulai gelap. Cobalah turunkan sedikit speed. Kemudian aperture dapat diturunkan hingga 1.5. ISO juga bisa dinaikan pelan-pelan hingga 400. Menurut Kay, ISO sebaiknya tak diatur diatas 400 karena hal itu dapat menghasilkan noise.

Mengambil gambar melalui smartphone memang menjadi alternatif lain (Pixabay/Free-Photos)
Mengambil gambar melalui smartphone memang menjadi alternatif lain (Foto: Pixabay/Free-Photos)

Jika kondisi gelap atau low-light kamu harus memperhatikan sumber cahaya. Dengan begitu objek foto tetap terasa natural. "Kalau lampu pijar biasa ISO-nya 3500, kalau halogen ISOnya 3000an, di kulit orang juga tidak terlalu merah," kata Kay.

Salah satu ponsel yang memiliki fitur canggih adalah Samsung Galaxy Note 9. Menurut Kay, mode profesional dalam smartphone sudah cukup untuk mengakomodir kebutuhan bermedia sosial.

"Dengan kehadiran di smartphone, penggunaan yang tadinya hanya bisa dilakukan professional dengan kebutuhan profesional juga jadi bisa dilakukan oleh orang biasa dengan kegiatan sehari-hari juga," ujar Kay. (yani)

#Fotografi #Fotografi Travel
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Tekno
Xiaomi 15T Series Hadir, Masih Yakin Mau Bawa Kamera Berat Saat Traveling?
Xiaomi 15T Series mengusung Leica Summilux optical lens dengan dukungan dua Leica photographic styles yakni Leica Authentic Look dan Leica Vibrant Look
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Januari 2026
Xiaomi 15T Series Hadir, Masih Yakin Mau Bawa Kamera Berat Saat Traveling?
Fun
Sony A7 V Meluncur dengan Sensor 33 MP dan AI Canggih, Intip Keunggulannya
Sony A7 V hadir dengan sensor 33 MP, prosesor BIONZ XR2 berbasis AI, video 7K oversampled, dan autofocus canggih. Rilis Desember 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 13 Desember 2025
Sony A7 V Meluncur dengan Sensor 33 MP dan AI Canggih, Intip Keunggulannya
Indonesia
Pengelola GBK Siapkan Aturan Anyar Bagi Komunitas Fotografi, Foto Kegiatan Komersil Harus Bayar
Kegiatan dokumentasi pribadi diperbolehkan dengan menggunakan ponsel, kamera mirrorless, DSLR, atau kamera aksi, termasuk penggunaan tongkat swafoto (tongsis), dan monopod.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Oktober 2025
Pengelola GBK Siapkan Aturan Anyar Bagi Komunitas Fotografi, Foto Kegiatan Komersil Harus Bayar
Indonesia
Pemprov DKI Jakarta Diminta Segera Tata Ulang Izin Foto Komersial di Tebet Eco Park
Sebab, taman tersebut didesain sebagai ruang terbuka hijau yang inklusif
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Oktober 2025
Pemprov DKI Jakarta Diminta Segera Tata Ulang Izin Foto Komersial di Tebet Eco Park
Indonesia
Tarif Resmi Fotografi Komersial di Tebet Eco Park dan RTH Jakarta
Untuk aktivitas fotografi dengan tujuan komersial, Distamhut menetapkan tarif yang diatur sesuai dengan aturan retribusi resmi daerah
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Oktober 2025
Tarif Resmi Fotografi Komersial di Tebet Eco Park dan RTH Jakarta
Indonesia
Viral Komunitas Fotografer Minta Pungutan Rp 500 Ribu, Anak Buah Pramono Tegaskan Taman Eco Park Bukan Lahan 'Preman' Berkedok Komunitas
Fajar menekankan pentingnya pemahaman bersama
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Oktober 2025
Viral Komunitas Fotografer Minta Pungutan Rp 500 Ribu, Anak Buah Pramono Tegaskan Taman Eco Park Bukan Lahan 'Preman' Berkedok Komunitas
Indonesia
Viral Pungli Foto di Tebet Eco Park, Pemprov DKI Tegaskan Taman Milik Bersama
Tindakan tersebut merugikan pengunjung sekaligus menodai citra taman sebagai ruang interaksi sosial yang terbuka bagi semua kalangan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Oktober 2025
Viral Pungli Foto di Tebet Eco Park, Pemprov DKI Tegaskan Taman Milik Bersama
Lifestyle
Keseruan Hari Pertama LaLaLa Fest 2025 Bareng OPPO Reno 14 Series, Hasil Fotonya Enggak Kaleng-kaleng!
Keseruan hari pertama LaLaLa Fest 2025 bersama OPPO Reno 14 Series sangat meninggalkan kesan. HP ini wajib dibawa saat menonton konser.
Soffi Amira - Sabtu, 23 Agustus 2025
Keseruan Hari Pertama LaLaLa Fest 2025 Bareng OPPO Reno 14 Series, Hasil Fotonya Enggak Kaleng-kaleng!
ShowBiz
Fitur Baru Google Photos Kini Bisa Pertahankan Kualitas HDR setelah Diedit
Fitur baru Google Photos kini bisa mempertahankan kualitas HDR setelah diedit. Jadi, kualitas foto akan tetap jernih meski sudah diedit.
Soffi Amira - Rabu, 02 Juli 2025
Fitur Baru Google Photos Kini Bisa Pertahankan Kualitas HDR setelah Diedit
ShowBiz
Menjelajahi Emosi Lewat Lensa: Mikael Aldo Rilis Photobook ‘PROPHECY’
Setiap gambar dalam buku tersebut merupakan fragmen, momen, atau pertanyaan yang muncul dari lanskap emosional pribadi Mikael Aldo.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Mei 2025
Menjelajahi Emosi Lewat Lensa: Mikael Aldo Rilis Photobook ‘PROPHECY’
Bagikan