MerahPutih.com - Tercatat, sedikitnya lebih dari 20 kapal komersial berhasil melintasi Selat Hormuz dalam 24 jam terakhir, meski militer Amerika Serikat telah memberlakukan blokade sejak Senin (13/4) malaml lalu
Laporan The Wall Street Journal (WSJ), dikutip Rabu (15/4), menyebutkan kapal-kapal yang berhasil menembus blokade itu terdiri dari kapal kargo, kapal kontainer, dan kapal tanker yang masuk maupun keluar dari Teluk Persia.
Baca juga:
Arab Saudi Desak AS Hentikan Blokade Selat Hormuz, Minta Berunding dengan Iran
Strategi Kapal Komersial Tembus Bahaya Selat Hormuz
Pejabat AS sumber WSJ mengungkapkan beberapa kapal itu dilaporkan sengaja mematikan transponder untuk mengurangi risiko serangan dari pihak Iran.
Strategi ini dilakukan demi keselamatan kapal dan awak kapal, karena ketegangan di wilayah Selat Hormuz meningkat tajam setelah blokade diberlakukan.
“Beberapa kapal memilih untuk beroperasi tanpa transponder sebagai langkah pencegahan terhadap potensi insiden di Selat Hormuz,” ungkap sumber WSJ itu, dilansir dari Antara.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump telah memerintahkan militer angkatan lautnya untuk memblokade semua kapal yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran pada 12 April di Selat Hormuz.
Baca juga:
Selat Hormuz Resmi Diblokade, Trump Perintahkan Binasakan Kapal-Kapal Iran
Perintah Blokade Imbas Gagalnya Perundingan Islamabad
Instruksi Trump ini disertai arahan bagi Angkatan Laut AS untuk melacak dan mencegat kapal yang membayar Iran agar dapat melintasi Selat Hormuz.
Trump mengeluarkan arahan itu imbas dari gagalnya perundingan dengan Iran di Islamabad, Paskista, Minggu (12/4) lalu.
Akhirnya, militer AS resmi memberlakukan blokade itu sejak Senin malam pukul 21.00 WIB. (*)