Mataram Siap Tampung Pengungsi dari Bali
Pengungsi Gunung Agung berada di atas kendaraan menuju tempat penampungan. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
MerahPutih.com - Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menyatakan siap menerima para pengungsi yang terkena dampak erupsi Gunung Agung di Bali.
Wakil Wali Kota Mataram Mohan Roliskana mengatakan, untuk menangani pengungsi dari Bali telah dilakukan sejak aktivitas vulkanis Gunung Agung di Karangasem, meningkat dari lavel siaga menjadi level awas.
"Antisipasi itu sudah kami tingkatkan lagi setelah terjadinya erupsi awal pekan ini," kata Mohan di Pasar Dasan Agung, Mataram, Minggu (26/11).
Dikatakan, pemerintah kota sudah menyiapkan berbagai skenario dalam mengantisipasi terjadinya dampak erupsi Gunung Agung ke Mataram, termasuk adanya pengungsi warga Bali ke Mataram.
Skenario yang disiapkan antara lain, memfasilitasi para pengungsi di posko BPBD kemudian mencari sanak saudaranya yang ada di sekitar Kota Mataram, maupun luar Mataram.
"Apabila mereka tidak memiliki keluarga atau sanak saudara di daerah ini, kita siap menampung mereka. Prinsipnya kita siap secara keseluruhan," katanya.
Diketahui, posko di BPBD itu bisa menjadi pusat informasi bagi para pengungsi, dan tim BPBD yang berada di Posko bertugas mendata, dan mengantarkan mereka ke rumah keluarga yang akan dituju.
BPBD juga bertugas menyiapkan skenario untuk penanganan para pengungsi selama berada di Kota Mataram, berkoordinasi dengan dinas/instansi terkait. (*)
Bagikan
Berita Terkait
Banjir Rendam 126 RT dan 18 Ruas Jalan di Jakarta, Ratusan Warga Mengungsi
Korban Bencana Sumatra Terancam Kena Campak di Pengungsian, Kemenkes: Penularannya Paling Tinggi
Pengungsi Banjir Sumatera Bakal Dapat BLT Rp 8 Juta Dari Pemerintah
Masa Tanggap Darurat Gase ke-2, BNPB Kumpulkan Pengungsi di Tempat Terpadu
Tinjau Aceh dan Sumatra, Prabowo Tegaskan Negara Hadir untuk Korban Bencana
Kondisi Pengungsi Memburuk, DPR Minta Kemenkes Kirim Tenaga Kesehatan Tambahan ke Sumatra
Korban Banjir Bali Terus Bertambah, 14 Meninggal Dunia dan 562 Jiwa Mengungsi
Lemhanas Tegaskan Pemindahan Warga Gaza ke Pulau Galang untuk Dapat Pengobatan Murni Atas Dasar Kemanusiaan
Pemerintah Mau Evakuasi Warga Gaza, Legislator Malah Khawatir Indonesia Kena Getahnya
Lampu Hijau Muhammadiyah untuk Gaza, Evakuasi Sementara Jadi Solusi Kemanusiaan?