Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Masyarakat Tolak Bongkar Muat Batu Bara di Pelabuhan Cirebon

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Kamis, 02 Juni 2016
Masyarakat Tolak Bongkar Muat Batu Bara di Pelabuhan Cirebon

Sejumlah masyarakat saat menandatangi spanduk Deklarasi Cirebon Bebas Batubara, Kota Cirebon, Jawa Barat, Kamis (2/6) sore. (Foto: MerahPutih/Irm)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Sejumlah aktivis lingkungan dan masyarakat Kota Cirebon yang berdomisili di sekitar kawasan kerja PT Pelindo II Cabang Cirebon menggelar aksi deklarasi Cirebon Bebas Batu Bara di gedung DPRD Kota Cirebon, Jawa Barat, Kamis (2/6) sore.

Tak hanya itu, sejumlah aktivis dan masyarakat yang mengatasnamakan diri sebagai Forum Masyarakat Cirebon itu mengajak anggota legislatif dan eksekutif turut mendukung gerakan deklarasi tersebut. Kordinator aksi Zaenal Mutaqin menyampaikan di hadapan sejumlah anggota DPRD Kota Cirebon bahwa Forum Masyarakat Cirebon meminta agar aktivitas bongkar muat batu bara di Pelabuhan Cirebon ditutup secara total.

Pasalnya, hingga saat ini, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah memberikan pernyataan untuk aktivitas bongkar muat batu bara diberhentikan sementara hingga waktu yang belum ditentukan. "Kita sepakat bahwa batu bara adalah energi yang kotor. Kami menginginkan batu bara hilang dari Cirebon," tegasnya.

Menurutnya, adanya aktivtas bongkar muat batu bara di Pelabuhan Cirebon hanya merugikan masyarakat sekitar. Selain debu batu bara yang menyebabkan polusi udara, sambung Zaenal, batu bara juga berimbas pada kesehatan masyarakat. Nelayan pun dibuat kelimpungan. Lantaran lingkungan perairan yang semakin kotor. Imbasnya, hasil tangkapan laut, seperti rebon (udang) semakin menyusut.

"Pendapatan nelayan makin hilang. Rebon kita juga makin hilang. Artinya, Cirebon kehilangan identitasnya, dan kini menjadi kota yang kotor akibat debu batu bara yang ditimbulkan," jelasnya.

Ia juga meminta agar pemerintah kota menolak dimasukannya terminal aktivitas bongkar muat batu bara di Rencana Induk Pengembangan (RIP) Pelabuhan Cirebon yang saat ini masih digodok.

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Kota Cirebon Didi Sunardi mengatakan, saat ini DPRD masih konsisten untuk menolak adanya bongkar muat batu bara di Cirebon. "Sembilan fraksi yang ada di DPRD sudah sepakat menolak. Kita sudah mengawal hingga ke Kemenhub. Hasilnya penutupan sementara ini," kata politisi PDIP itu.

Didi menegaskan, DPRD Kota Cirebon juga akan mengupayakan agar Cirebon bebas dari batu bara, dengan terus mengawal perkembangan RIP dan tetap menolak adanya aktivtas bongkar muat batu bara jika dimasukan dalam RIP. (Irm)

BACA JUGA:

  1. Wayang Cirebon Riwayatmu Kini
  2. Warga Inggris Tertarik Dalami Budaya Cirebon
  3. Penyebaran Virus HIV/AIDS di Kota Cirebon Meningkat
  4. Makam Sunan Gunung Jati, Wisata Religi di Cirebon
  5. Patilasan Raden Mbah Wujud Beji, Titik Kumpul Pasukan Banten dan Cirebon?
#Batu Bara #Forum Masyarakat Cirebon #Pelabuhan Cirebon
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Febrie Adriansyah Tegaskan Tak Terkait Bisnis Kafe di Cipete, akan Hormati Penyidikan Polri
Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah membantah memiliki keterkaitan dengan bisnis kafe di Cipete yang ramai dibahas di media sosial.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Juli 2026
Febrie Adriansyah Tegaskan Tak Terkait Bisnis Kafe di Cipete, akan Hormati Penyidikan Polri
Indonesia
LSAK Minta KPK Awasi Penyidikan Dugaan Korupsi Tata Kelola Batu Bara, Pertimbangkan Ambil Alih Perkara
LSAK meminta KPK mengawasi penyidikan dugaan korupsi dan TPPU dalam tata kelola batu bara. Lembaga tersebut juga mendorong pengambilalihan perkara.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Juli 2026
LSAK Minta KPK Awasi Penyidikan Dugaan Korupsi Tata Kelola Batu Bara, Pertimbangkan Ambil Alih Perkara
Indonesia
DPR Bekingi Polri, Bongkar Tuntas Kasus Korupsi Batu Bara
penyimpangan tersebut diduga menjadi salah satu penyebab terjadinya pemadaman listrik di berbagai wilayah Indonesia.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
DPR Bekingi Polri, Bongkar Tuntas Kasus Korupsi Batu Bara
Indonesia
Komisi III DPR Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Batu Bara PLTU hingga Tuntas
Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mendukung Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya mengusut dugaan korupsi serta TPPU pengadaan batu bara PLTU hingga tuntas.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Komisi III DPR Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Batu Bara PLTU hingga Tuntas
Indonesia
Polisi Geledah Cafe dan Money Changer di Kasus Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara Rugikan Rp 5 Triliun
Disinggung soal kekuatan personel bersenjata lengkap yang dilibatkan dalam agenda penggeledahan, Budi menyatakan hal itu merupakan bagian dari prosedur yang dijalankan tim di lapangan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Polisi Geledah Cafe dan Money Changer di Kasus Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara Rugikan Rp 5 Triliun
Indonesia
Buntut Pemadaman Listrik, Polisi Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Batu Bara PLN Mulai Tahun 2018
Hingga saat ini, total sudah ada 16 saksi yang diperiksa. Untuk langkah selanjutnya, penyidik akan memeriksa saksi-saksi, meminta keterangan ahli, hingga melakukan penyitaan barang bukti.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Buntut Pemadaman Listrik, Polisi Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Batu Bara PLN Mulai Tahun 2018
Indonesia
Warga Alami Pemadaman Listrik Bergirir, Kementerian ESDM Sempat Stop Ekspor Batu Bara
Hingga saat ini, sekitar 141 juta metrik ton (MT) batu bara telah diamankan, dari total kebutuhan tahunan sebesar 154 juta MT.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 Juni 2026
Warga Alami Pemadaman Listrik Bergirir, Kementerian ESDM Sempat Stop Ekspor Batu Bara
Indonesia
DPR Soroti Pemadaman Listrik di Jawa, Sebut PLN Seharusnya tak Kekurangan Batu Bara
Komisi XII DPR menyoroti pemadaman listrik di Jawa. PLN seharusnya tidak kekurangan batu bara.
Soffi Amira - Senin, 22 Juni 2026
DPR Soroti Pemadaman Listrik di Jawa, Sebut PLN Seharusnya tak Kekurangan Batu Bara
Indonesia
KAI Angkut 21,56 Juta Ton Batu Bara hingga Mei 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional
PT KAI mencatat angkutan batu bara mencapai 21,56 juta ton selama Januari-Mei 2026. Pada Mei saja, volume distribusi menembus 4,93 juta ton.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Juni 2026
KAI Angkut 21,56 Juta Ton Batu Bara hingga Mei 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional
Indonesia
Hingga April 2026, PT KAI Angkut 16,6 Juta Ton Batu Bara
Distribusi energi membutuhkan moda transportasi berkapasitas besar, pola operasi stabil, serta kemampuan menjaga kesinambungan pasokan dalam jangka panjang.
Dwi Astarini - Rabu, 13 Mei 2026
Hingga April 2026, PT KAI Angkut 16,6 Juta Ton Batu Bara
Bagikan