Merahputih.com - Kementerian Perhubungan memprediksi puncak arus mudik lebaran 2024 akan terjadi pada H-3 hingga H-1 lebaran. Pada masa tersebut, pemudik akan memadati jalur-jalur mudik yang tersedia baik darat, laut maupun udara.
Untuk itu, masyarakat diminta untuk melakukan perjalanan mudik lebih awal demi menghindari kepadatan lalu lintas sebelum puncak arus mudik yang diperkirakan pada 5-8 April 2024.
Baca juga:
BMKG Siapkan Teknologi Modifikasi Cuaca saat Mudik Lebaran 2024
"Oleh karenanya kita mengimbau sebagian masyarakat yang anak-anaknya sudah libur agar bisa mudik lebih awal," kata Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi dikutip Antara, Selasa (26/3).
Budi juga mengingatkan agar masyarakat jangan menggunakan sepeda motor untuk mudik karena sangat berbahaya. Masyarakat dapat menggunakan angkutan umum atau memanfaatkan program mudik gratis yang disediakan Kementerian Perhubungan atau instansi lain.
Baca juga:
Tahun Perdana Layani Pemudik, Whoosh Terjunkan 250 Petugas Cek Kondisi
Dia menyampaikan beberapa hal yang harus mendapat perhatian Polri dalam angkutan Lebaran tahun ini. Pertama adalah pasar tumpah yang kerap menjadi titik masalah arus mudik, khususnya daerah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Kedua adalah terkait pengaturan kapal di Pelabuhan Sulawesi Selatan, Riau, Kalimantan Timur, dan Jawa Timur khususnya Madura. Serta dari sisi udara, Bandara Soekarno Hatta dan Bandara Ngurah Rai Bali yang berpotensi lebih ramai dari biasanya agar bisa diberi perhatian lebih.
Baca juga:
Menyikapi potensi pergerakan yang tinggi, Budi mengatakan Kemenhub telah menyiapkan Posko Terpadu Angkutan Lebaran yang akan diselenggarakan mulai dari tanggal 3-18 April 2024 di Ruang Mataram Kantor Pusat Kementerian Perhubungan.