Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Masyarakat Diimbau Beli Produk UMKM

Mula AkmalMula Akmal - Jumat, 12 Agustus 2022
Masyarakat Diimbau Beli Produk UMKM

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Salah satu kekuatan ekonomi Indonesia yaitu bertumpu pada pelaku usaha seperti UMKM sehingga perlu dilakukan berbagai upaya agar roda bisnis pelaku usaha bisa terus berjalan.

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki mendorong seluruh masyarakat untuk membeli produk koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai upaya menghadapi potensi stagflasi pada semester II 2022 dan menggerakkan perekonomian Indonesia.

Baca Juga:

Optimalisasi Potensi UMKM dengan Kampanye Entrepreneur Saling Bantu

"Tentunya kami akan terus dorong konsumsi masyarakat dengan membeli produk-produk UKM, untuk menggerakkan ekonomi kita," kata Menteri Teten Masduki, dikutip dari Antara, Jumat (12/8).

Menurut dia, sejarah mencatat selama ini pelaku UMKM cukup kuat walaupun diterpa berbagai krisis ekonomi.

Oleh karena itu, untuk mendorong konsumsi masyarakat terhadap produk UMKM, maka pihaknya akan membuat membangun platform digital untuk memberikan kemudahan pelayanan bagi UMKM.

"Saat ini kami telah membangun e-katalog, toko daring, ODS, OSS, smesta, lamikro, S-KOPI (financial hub dan kredit scoring), dan ISSMEI (layanan terintegrasi UMKM)," kata dia.

Menteri Teten mengatakan pemerintah harus menjaga perkembangan UMKM melalui proses digitalisasi dalam menghadapi krisis ekonomi dunia yang pertumbuhan ekonominya sedang terkoreksi dari angka 3,6 persen menjadi 3,2 persen. Bahkan diprediksi pertumbuhan ekonomi dunia pada 2023 akan terkoreksi hingga ke angka 2,9 persen.

"Sehingga kami perlu terus menjaga ekonomi domestik sebagai sumber pertumbuhan dan khususnya UMKM. Namun demikian, kita juga perlu menciptakan peluang untuk perluasan pasar luar negeri," kata dia.

Lebih lanjut ia mengatakan saat ini tercatat sudah ada 19 juta UMKM yang masuk ke dalam ekosistem digital atau tumbuh 137 persen bila dibandingkan dengan data sebelum pandemi COVID-19.

Baca Juga:

Bantu UMKM dengan Menggunakan Produk Lokal

Pihaknya menargetkan jumlah UMKM yang masuk ke ekosistem digital dapat mencapai angka 30 juta pada 2024.
"Sejumlah UMKM telah mengadopsi teknologi hingga jadi juara di sektornya yakni Mokapos, Kasirpintar, Credibook yang memudahkan pembukuan laporan keuangan. Lalu, Torch, startup bidang fesyen yang mulai ekspor melalui Amazon," kata dia.
Sementara itu Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil mengaku dirinya sudah berkomunikasi dengan daerah lain agar menjalin kerja sama dalam memanfaatkan produk UMKM.

Salah satu kerja sama yang terjalin, kata Ridwan Kamil, ialah antara Pemprov Jabar dengan Pemprov Sulawesi Selatan.
Menurut dia, kerja sama ekonomi memanfaatkan produk UMKM dengan berbagai provinsi diperlukan di tengah krisis ekonomi dunia yang menghantam supaya Indonesia terus bergantung pada produk asing.
"Jadi kuncinya jangan bergantung pada produk luar. Kalau bisa perdagangan antara kita sendiri bisa maksimal, Insya Allah selamat ekonominya," kata dia. (*)

Baca Juga:

Puluhan Booth UMKM Makanan Khas Solo Meriahkan Konser Dream Theater

#Menkop & UKM #UMKM #Teten Masduki
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Mula Akmal

Jurnalis dan profesional komunikasi dengan pengalaman memimpin redaksi, menggarap strategi konten, dan menjembatani informasi publik lintas sektor. Bagi saya, setiap berita adalah peluang untuk menghadirkan akurasi, relevansi, dan dampak nyata bagi pembaca.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Pemda dan pelaku UMKM terus bersinergi untuk memanfaatkan animo masyarakat yang tinggi menjelang final Piala Dunia 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Indonesia
Bunga Pinjaman Bagi Pelaku Usaha Mikro Turun Dari 22,5 Persen Jadi 8 Persen
APBN 2026 diarahkan untuk mendukung delapan agenda prioritas nasional termasuk pemberdayaan UMKM.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Juli 2026
Bunga Pinjaman Bagi Pelaku Usaha Mikro  Turun Dari 22,5 Persen Jadi 8 Persen
Indonesia
Alogaritma Platform E-Commerce Harus Utamakan Produk UMKM Dalam Negeri
Selain mengutamakan produk lokal, Permendag Nomor 19 Tahun 2026 juga ditujukan untuk memperkuat perlindungan konsumen dalam perdagangan digital.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Alogaritma Platform E-Commerce Harus Utamakan Produk UMKM Dalam Negeri
Indonesia
UMKM Indonesia Butuh Suntikan Kredit Rp 540 Triliun
Data Sistem Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia (SSKI) Bank Indonesia pada 2025, total kredit perbankan mencapai Rp 8.149 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
UMKM Indonesia Butuh Suntikan Kredit Rp 540 Triliun
Indonesia
Transformasi PNM di Bawah Danantara, Perluas Pemberdayaan UMKM hingga Wilayah 3T
PNM memperluas layanan keuangan ke wilayah 3T melalui 516 unit dari total 4.035 jaringan pelayanan. Fokus pada pembiayaan dan pemberdayaan perempuan pengusaha ultra mikro.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Transformasi PNM di Bawah Danantara, Perluas Pemberdayaan UMKM hingga Wilayah 3T
Indonesia
Ojol Bakal Masuk Sebagai UMKM
Penyusunan regulasi tersebut ditargetkan dapat diselesaikan secepatnya agar status pelaku usaha bagi pengemudi ojol segera memiliki dasar hukum
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Ojol Bakal Masuk Sebagai UMKM
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit TikTok Shop usai Dugaan Penahanan Dana UMKM
Komisi VII DPR meminta Kemendag dan Komdigi membentuk tim audit independen untuk mengusut dugaan penahanan dana pelaku UMKM di TikTok Shop.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
DPR Desak Pemerintah Audit TikTok Shop usai Dugaan Penahanan Dana UMKM
Indonesia
SPAI Tolak Pengemudi Ojol Masuk Kategori UMKM, Minta Pemerintah Akui sebagai Pekerja
SPAI menolak pengemudi ojol, taksol, dan kurir kargo dikategorikan sebagai UMKM. Desak pemerintah mengakui mereka sebagai pekerja dan menjamin hak ketenagakerjaan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
SPAI Tolak Pengemudi Ojol Masuk Kategori UMKM, Minta Pemerintah Akui sebagai Pekerja
Indonesia
OJK Apresiasi Dukungan Bank Jakarta Perkuat Ekonomi Kreatif Lewat Program PED
OJK mengapresiasi dukungan Bank Jakarta dalam Program Pengembangan Ekonomi Daerah yang memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dan inklusi keuangan di DKI Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
OJK Apresiasi Dukungan Bank Jakarta Perkuat Ekonomi Kreatif Lewat Program PED
Indonesia
Pajak Pedagang Online Harus Lihat Kondisi Riil
Implementasinya harus dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan kondisi riil pelaku UMKM.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Pajak Pedagang Online Harus Lihat Kondisi Riil
Bagikan