Masjid Raya Al Jabbar Ada Kaitan dengan Bobotoh Persib

P Suryo RP Suryo R - Sabtu, 31 Desember 2022
Masjid Raya Al Jabbar Ada Kaitan dengan Bobotoh Persib

Masjid ini menjadi simbol pembangunan manusia seutuhnya bagi masa depan Jawa Barat. (Humas Jabar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MASJID Raya Al Jabbar Provinsi Jabar di kawasan Gedebage, Bandung, menjadi ikon baru di Jawa Barat. Ide awal pembangunan ini rupanya ada kaitan dengan bobotoh atau suporter Persib yang merupakan klub kebanggan warga Jawa Barat.

Mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan bersyukur akhirnya pembangunan Masjid Raya Al Jabbar Provinsi Jabar segera berfungsi. Masjid ini melengkapi kawasan danau retensi pengendali banjir di kawasan Bandung Timur.

Baca Juga:

Berlibur ke Yogyakarta Makin Seru Naik Kereta Panoramic

al jabbar
Masjid Al Jabbar akan merealisasikan tujuan pembangunan manusia Jawa Barat yang seutuhnya. (Humas Jabar)

Pembangunan masjid yang akan menjadi ikon masjid terbesar di Jabar itu menurutnya sangat memakan waktu, tenaga, pikiran, dan tentunya anggaran yang sangat besar, sehingga selesainya pembangunan patut disyukuri.

Ahmad Heryawan menyatakan sudah sepantasnya Jawa Barat memiliki masjid yang sangat besar yang mewakili jumlah penduduk muslim di Jabar yang paling banyak di tingkat provinsi.

"Mudah-mudahan ini akan mewakili sebagai masjid terbesar di Jawa Barat dan teramai jemaahnya sesuai dengan jumlah penduduknya yang terpadat," ujarnya, dikutip Kamis (29/12/2022).

Ia berharap, Masjid Al Jabbar akan merealisasikan tujuan pembangunan manusia Jawa Barat yang seutuhnya. Selain terciptanya kesejahteraan dan rasa aman, harus pula dipikirkan penghambaan manusia kepada Tuhan Yang Maha Esa.

"Masjid ini menjadi simbol pembangunan manusia seutuhnya bagi masa depan Jawa Barat," tuturnya.

Ahmad Heryawan bercerita terkait gagasan awal, hingga muncul ide untuk membangun masjid besar.

Pertama dipicu oleh banyaknya masjid megah yang dijumpainya saat melaksanakan kunjungan kerja ke sejumlah provinsi di Indonesia. Salah satunya ia takjub saat melihat masjid besar di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ia pun berpikir untuk merenovasi Masjid Raya Bandung di kawasan alun-alun. Namun ternyata sulit dilaksanakan karena lokasinya yang sudah padat dan lahan yang sudah sempit.

"Sehingga waktu itu kita mencari lokasi baru yang layak untuk masjid besar yang mewakili jumlah penduduk Jabar. Itu tekad saya," ungkapnya.

Tekadnya semakin kuat saat melihat gubernur sebelumnya, R. Nuriana banyak membangun masjid, salah satunya masjid di kawasan Puncak yang dibangun dengan biaya "iuran" masyarakat Jabar. Ia pun semakin ingin membangun masjid yang bakal menjadi simbol Jabar dan dapat dikenang masyarakat sepanjang masa.

Baca Juga:

Terompet Pencak Khas Pasundan

al jabbar
Sehingga dipilihlah kawasan Gedebage yang tidak terlalu jauh dari stadion bola. (Humas Jabar)

Pemicu lainnya karena melihat ribuan pendukung Persib Bandung alias Bobotoh yang menurutnya pasti kesulitan mencari masjid untuk salat usai menonton bola di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, sehingga dipilihlah kawasan Gedebage yang tidak terlalu jauh dari stadion bola.

"Kalau Persib main, bobotoh salatnya di mana. Akhirnya jadi serius, dan dipilih lahan yang jaraknya hanya 500 meter dari stadion," tuturnya.

Pada tahun 2016, ia mulai mengajukan program pembangunan Masjid Al Jabbar. Saat itu ia berdikusi dengan Ridwan Kamil, Wali Kota Bandung ketika itu, dan memintanya untuk membuat desain masjid. Masjid didesain harus nyaman bagi jamaah dengan konsep wisata berbasis masjid.

Namun demikian banyak kendala yang dihadapi saat memulai rencana membangun Masjid Al Jabbar. Gagasan tahun 2016 baru bisa terealisasi akhir tahun 2017 untuk mulai peletakan batu pertama.

Pertama, kendala anggaran. Anggaran yang sangat besar banyak dipermasalahkan, dianggap bukan prioritas. Padahal menurutnya, penganggaran bisa dilakukan multi years sama seperti besarnya anggaran untuk BOS (pendidikan), perbaikan jalan, bahkan Pekan Olahraga Nasional (PON) saja bisa disediakan.

“Dengan berbagai argumen dan perencanaan matang, hambatan yang ada termasuk hambatan pemikiran, akhirnya bisa diatasi dengan baik,” ujar Heryawan.

Kendala berikutnya adalah masalah pembebasan lahan. Harga tanah semakin mahal, sehingga memerlukan waktu pembebasan lahan sekitar dua tahun. Berikutnya muncul masalah dalam penerbitan Izin Mendirikan Bangunan (IMB), yang wajar karena lahan dan bangunan yang sangat besar memerlukan ketelitian ekstra.

Hambatan berikutnya adalah gagalnya tender pertama di awal tahun 2017. Akhir 2017 baru tender pembangunan diselesaikan, dan dimulai pembangunan Al Jabbar, hingga akhirnya akan diresmikan 30 Desember 2022.

"Wajar jika banyak kendala, tetapi semua bisa diatasi. Peletakan batu pertama, tangan saya bergetar membayangkan akan ada masjid besar dengan kemampuan menampung 30 ribu jamaah di bagian dalam, dan jika ditambah dengan bagian halaman bisa 50 ribuan jemaah. Ini sangat luar biasa," tutupnya. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Mengenal Lebih Baik tentang Hospitality

#Wisata #Wisata Religi #Bandung #Kota Bandung
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Travel
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Industri pariwisata Indonesia berada di ambang era baru yang sangat dinamis.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Indonesia
Beda dengan Badan Geologi, BMKG: Dentuman Bandung Bukan Suara Erupsi Anak Krakatau
Fenomena suara dentuman yang sempat menghebohkan warga Bandung Raya pada Sabtu (5/9) dini hari ternyata memunculkan perbedaan analisis antara dua lembaga negara.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
Beda dengan Badan Geologi, BMKG: Dentuman Bandung Bukan Suara Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Kawasan wisata Danau Kelimutu sudah kembali beroperasi pascagempa
Angga Yudha Pratama - Senin, 31 Agustus 2026
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Indonesia
Citilink Kembali Terbang dari Bandara Husein Bandung, Ini 5 Rutenya
Dari Bandung tidak perlu untuk ke Jakarta untuk bisa terbang menggunakan pesawat ke kota-kota besar lain.
Yusuf Abdillah - Selasa, 18 Agustus 2026
Citilink Kembali Terbang dari Bandara Husein Bandung, Ini 5 Rutenya
Dunia
Videotron Padel Six Nine Bandung Disegel, Plus Wajib Tanam 100 Pohon Pengganti dan Denda Rp 100 Juta
: Pemkot Bandung menyegel videotron Padel Six Nine karena belum berizin dan terkait penebangan 10 pohon. Pihak pengelola wajib menanam 100 pohon pengganti serta membayar denda Rp100 juta.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Videotron Padel Six Nine Bandung Disegel, Plus Wajib Tanam 100 Pohon Pengganti dan Denda Rp 100 Juta
Fun
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Australia Barat menawarkan berbagai destinasi wisata ramah keluarga, mulai dari Busselton Jetty, Ngilgi Cave, hingga Lucky Bay yang dihuni kanguru liar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Indonesia
Sopir Truk LPG Microsleep Picu 11 Tabrakan Karambol di Bandung, 1 Perempuan Tewas
Kecelakaan beruntun melibatkan truk LPG dan 11 kendaraan di Bandung akibat sopir micro sleep. 1 perempuan tewas, 1 luka berat, korban dievakuasi ke RSHS dan RS Immanuel.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Sopir Truk LPG Microsleep Picu 11 Tabrakan Karambol di Bandung, 1 Perempuan Tewas
Olahraga
Anak-Istri Betah Tinggal di Bandung, Alasan Patricio Matricardi Setia ke Persib
Bek Argentina Patricio Matricardi resmi memperpanjang kontrak dengan Persib Bandung hingga 2028. Faktor keluarga yang betah di Bandung dan ambisi berprestasi di level Asia jadi alasan utama.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 Juli 2026
Anak-Istri Betah Tinggal di Bandung, Alasan Patricio Matricardi Setia ke Persib
Indonesia
Yogyakarta, Bandung, Surabaya Masuk 10 Kota Pelajar Biaya Hidup Termurah Dunia
QS Best Student Cities 2027 menempatkan Yogyakarta, Bandung, dan Surabaya dalam 10 kota dengan biaya studi termurah dunia. Jakarta juga masuk daftar kota pelajar terbaik global.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Yogyakarta, Bandung, Surabaya Masuk 10 Kota Pelajar Biaya Hidup Termurah Dunia
ShowBiz
Tanpa Penjagaan Ketat, Showcase Dongker di Bawah Pasupati Berlangsung Tertib Berkat Semangat Kolektif Penonton
Buku layak baca atau beras sebagai syarat untuk memasuki area acara Showcase "Melankolia di Kolong" yang digelar Dongker di bawah kolong Jembatan Layang Pasupati,
Frengky Aruan - Minggu, 19 Juli 2026
Tanpa Penjagaan Ketat, Showcase Dongker di Bawah Pasupati Berlangsung Tertib Berkat Semangat Kolektif Penonton
Bagikan