Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Finansial

Market Kripto Bergerak Optimistis di Tengah Inflasi

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Senin, 25 Juli 2022
Market Kripto Bergerak Optimistis di Tengah Inflasi

Big cap optimis ke zona hijau pada perdagangan seminggu ke belakang. (Foto: Unsplash/Jievani Weerasinghe)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEPANJANG pekan kemarin, situasi market kripto membuat hati investor lega karena bisa sedikit ambil untung, meski di bawah tekanan inflasi. Pasalnya, secara keseluruhan sejumlah aset kripto, terutama yang berkapitalisasi besar atau big cap optimistis ke zona hijau pada perdagangan seminggu ke belakang.

Berdasar data dari CoinMarketCap pada Jumat (22/7), nilai Bitcoin berada di harga USD 22.954 (sekitar Rp 343 juta) atau melonjak 11,21 persen dalam tujuh hari terakhir. Nilai Ethereum (ETH) bahkan lebih perkasa naik 30,36 persen ke USD 1.567 (sekitar Rp 23 juta) di waktu yang sama. Lalu apa yang menyebabkan market kripto bergejolak positif?

Trader Tokocrypto Afid Sugiono mengatakan investor kembali menyerbu aset kripto, lantaran mereka tengah mengabaikan potensi resesi ekonomi AS. Hal serupa juga terjadi di pasar aset berisiko lainnya, yakni pasar saham AS.

"Di samping itu, investor juga ramai-ramai melakukan transaksi perdagangan di altcoin setelah memantau apiknya kinerja indeks saham AS. Pelemahan kinerja nilai dolar AS juga menambah gairah investor, meski tentu masih dibayangi sikap The Fed dengan suku bunga acuannya yang diumumkan pekan depan," kata Afid, dalam siaran pers yang diterima Merahputih.com, Jumat (22/7).

Baca juga:

Tetap Waspada Ketika Market Kripto Kembali Kuat

Market Kripto di Tengah Inflasi
Nilai Bitcoin melonjak 11,21 persen dalam tujuh hari terakhir. (Foto: Unsplash/Kanchanara)


Sejauh ini, Afid melihat banyak investor yakin The Fed tidak bakal terlampau agresif dalam mengerek suku bunga acuannya yang diumumkan pada hasil rapat yang berlangsung 27-28 Juli mendatang. Alhasil, investor optimistis The Fed maksimal hanya menaikkan suku bunga 75 basis poin saja dan tidak memukul market kripto.

Di samping itu, secara umum sentimen market diliputi kecemasan soal rentetan kabar buruk yang menghinggapi ekosistem kripto selama sehari belakangan. Salah satu kabar tak sedap itu muncul dari Tesla yang mengaku telah menjual Bitcoin senilai USD 963 juta (sekitar Rp 14 triliun) sepanjang triwulan lalu demi meningkatkan posisi kas perusahaan.

Kemudian, kabar mengenai platform pinjam-meminjam aset kripto, Vauld, yang sudah mengajukan proteksi dari krediturnya yang berasal Singapura. Kabar ini muncul setelah perusahaan mengumumkan penghentian sementara proses withdrawals-nya beberapa hari lalu.

Baca juga:

Market Kripto kembali Optimistis Melaju

Market Kripto di Tengah Inflasi
Situasi market kripto membuat hati investor lega karena bisa sedikit ambil untung. (Foto: Unsplash/Kanchanara)

Menurut pantauan Tokocrypto, Bitcoin saat ini diperdagangkan di bawah USD 23 ribu (sekitar Rp 344 juta) dan turun hampir satu persen dalam sehari dan naik 11 persen dalam seminggu. Meski pergerakan BTC mengalami kenaikan, tapi sejauh ini masih datar atau sideways.

Sentimen bearish masih aktif di dekat USD 24.200 (sekitar Rp 362 juta) dan mendorong harga di bawah USD 23 ribu (sekitar Rp 344 juta). Pada sisi negatifnya, titik support awal ini berada di dekat USD 22.500 (sekitar Rp 337 juta). Support utama berikutnya berada di USD 22.250 (sekitar Rp 333 juta), jika sebaliknya berada di di bawahnya, harga Bitcoin bisa turun ke USD 21.200 (sekitar Rp 317 juta).

Sementara, level resistensi berada di dekat USD 23.500 (sekitar Rp 351 juta). Resistensi utama berikutnya bisa menjadi USD 24 ribu (sekitar Rp 359 juta), di atasnya harga bisa memulai kenaikan baru.

Sedangkan, harga Ethereum (ETH) masih berjuang untuk tetap di atas resistensi USD 1.600 (sekitar Rp 23,9 juta). ETH memangkas beberapa kenaikan dan turun di bawah USD 1.500 (sekitar Rp 22,4 juta). (and)

Baca juga:

The Fed Ketatkan Kebijakan Moneter, Market Kripto Kebakaran

#Finansial #Cryptocurrency
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
DPR Sahkan UU Pusat Finansial Internasional Indonesia, Apa Dampaknya Buat Rakyat?
DPR RI sahkan UU Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Regulasi ini atur struktur kelembagaan, pengawasan, dan pengadilan khusus. Apa efeknya bagi rakyat?
Wisnu Cipto - Selasa, 21 Juli 2026
DPR Sahkan UU Pusat Finansial Internasional Indonesia, Apa Dampaknya Buat Rakyat?
Indonesia
DPR Setujui Pembahasan RUU Pusat Finansial Internasional Indonesia di Luar Prolegnas
Undang-Undang tentang PFFI tersebut merupakan amanat ketentuan Pasal 248A Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan atau Undang-Undang P2SK
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
DPR Setujui Pembahasan RUU Pusat Finansial Internasional Indonesia di Luar Prolegnas
Indonesia
MSCI masih Evaluasi Status Pasar RI, DPR: Momentum Percepat Reformasi Bursa Saham
MSCI terus menyoroti beberapa aspek krusial di pasar saham Tanah Air, mulai dari transparansi kepemilikan saham, kualitas arus informasi, hingga integritas infrastruktur pasar.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
MSCI masih Evaluasi Status Pasar RI, DPR: Momentum Percepat Reformasi Bursa Saham
Berita
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan Nasabah PNM Mekaar Berhasil Naik Kelas
Holding Ultra Mikro yang mengintegrasikan BRI, Pegadaian, dan PNM mencatat peningkatan signifikan nasabah PNM Mekaar yang naik kelas pada 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan Nasabah PNM Mekaar Berhasil Naik Kelas
Indonesia
Ekonomi Tertekan Situasi Global, INDEF Minta Pemerintah Perbaiki Kebijakan Domestik
Fleksibilitas fiskal dan stabilitas nilai tukar rupiah dinilai terus tergerus akibat respons kebijakan dalam negeri yang kurang kredibel dan minim sinkronisasi teknokrasi antarkementerian.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Ekonomi Tertekan Situasi Global, INDEF Minta Pemerintah Perbaiki Kebijakan Domestik
Lifestyle
Ramalan Zodiak 5 Mei 2026: Yakin Asmara dan Keuangan Anda Aman?
Ramalan zodiak hari ini 5 Mei 2026 fokus asmara dan keuangan. Simak masalah yang muncul dan saran terbaik untuk setiap zodiak.
ImanK - Minggu, 03 Mei 2026
Ramalan Zodiak 5 Mei 2026: Yakin Asmara dan Keuangan Anda Aman?
Lifestyle
Ramalan Zodiak 21 April 2026: Asmara dan Keuangan, Ada Hambatan?
Ramalan zodiak hari ini 21 April 2026 lengkap 12 zodiak. Cek kondisi asmara dan keuangan yang diprediksi bermasalah serta saran terbaiknya.
ImanK - Senin, 20 April 2026
Ramalan Zodiak 21 April 2026: Asmara dan Keuangan, Ada Hambatan?
Lifestyle
Ramalan Zodiak 11 April 2026: Cinta Memanas, Keuangan Perlu Waspada
Ramalan zodiak hari ini 11 April 2026 soal asmara dan keuangan. Temukan masalah yang muncul dan saran terbaik untuk setiap zodiak.
ImanK - Jumat, 10 April 2026
Ramalan Zodiak 11 April 2026: Cinta Memanas, Keuangan Perlu Waspada
Travel
Wisatawan Indonesia kini Bisa Bayar Pakai QR Code di Korea Selatan
Inisiatif ini bertujuan membuat pembayaran di luar negeri lebih mudah diakses dan lebih terjangkau.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
 Wisatawan Indonesia kini Bisa Bayar Pakai QR Code di Korea Selatan
Lifestyle
Ramalan Zodiak, 1 April 2026: Asmara dan Keuangan Diuji!
Ramalan zodiak 1 April 2026: asmara dan keuangan diuji. Temukan masalah yang muncul dan saran terbaik untuk setiap zodiak hari ini.
ImanK - Selasa, 31 Maret 2026
Ramalan Zodiak, 1 April 2026: Asmara dan Keuangan Diuji!
Bagikan