Kesehatan

Margaret Keenan, Penerima Vaksin COVID-19 Pertama

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Rabu, 09 Desember 2020
Margaret Keenan, Penerima Vaksin COVID-19 Pertama

Menjadi orang pertama yang menerima vaksin COVID-19. (Foto: scrubsmag)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MARGARET Keenan, nenek berusia 90 tahun asal Irlandia Utara, menjadi orang pertama di dunia yang menerima vaksin COVID-19, Selasa (8/12). Ia menerima vaksin COVID-19 di Rumah Sakit Universitas Coventry, Inggris, saat pengesahan vaksinasi oleh Agensi Regulator Obat-Obatan Inggris, beberapa hari lalu.

Mengutip Reuters, Keenan merasa bahagia karena menjadi orang pertama yang menerima vaksin Pfizer-BioNTech tepat seminggu sebelum ulang tahunnya yang ke-91. Ia masuk antrean pertama rumah sakit tersebut yang menangani tahap awal program vaksinasi di Inggris.

Baca juga:

Ini Perbandingan Vaksin COVID-19 dari Moderna dan Pfizer-BioNTech

“Ini merupakan hadiah ulang tahun terbaik yang bisa saya harapkan. Ini berarti saya akhirnya bisa berharap untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman-teman pada tahun baru nanti. Sebelumnya, saya menghabiskan waktu hanya sendiri hampir sepanjang tahun ini,” ujar Keenan kepada Associated Press.

BBC melaporkan Inggris diketahui sudah menerima 800 ribu dosis vaksin Pfizer-BioNTech. Vaksin itu memang dianggap sebagai titik balik yang menentukan dalam mengalahkan virus COVID-19.

Dalam sebuah video, terlihat Keenan didorong keluar dari bangsal dan disambut para staf yang mengenakan alat pelindung. Mereka berdiri berjajar di koridor untuk bertepuk tangan dan bersorak.

Margaret Keenan Jadi Penerima Vaksin COVID-19 Pertama
Disuntik oleh perawat May Parsons. (Foto: From The Worcester News)

“Saya merasa istimewa menjadi orang pertama yang divaksinasi COVID-19. Jangan takut dan lakukan saja karena ini adalah hal terbaik yang pernah terjadi. Jika saya bisa melakukannya, ya kamu juga bisa,” tutur Keenan.

Keenan yang biasa dipanggil Maggie oleh kerabatnya ini mengaku sangat patuh terhadap protokol kesehatan selama masa lockdown ataupun pembatasan sosial. Dalam periode itu, Keenan menghabiskan waktu seorang diri dan tidak diperbolehkan berinteraksi langsung dengan siapapun.

Perawat yang menyuntikkan Keenan, May Parsons, merasa bangga atas kesempatan tersebut. Ia mengatakan penyuntikan vaksin COVID-19 adalah hal yang bersejarah baginya.

Baca juga:

Perkembangan Vaksin Pfizer Bawa Sentimen Positif Pada Ekonomi Dunia

Margaret Keenan Jadi Penerima Vaksin COVID-19 Pertama
William Shakespeare menjadi orang kedua yang menerima vaksin COVID-19. (Foto: BBC)

Inggris sendiri menjadi negara pertama yang mulai mengimunisasi pendudkunya dan menjadi negara yang paling parah terkena dampak dengan lebih dari 61 ribu kematian. Inggris juga sudah memesan kurang lebih 40 juta vaksin COVID-19 dan terbukti 95 persen efektif dalam uji klinis.

Perdana Menteri Boris Johnson dalam kunjungannya ke rumah sakit London, melihat beberapa orang pertama yang mendapatkan suntikan dan mengatakan vaksinasi baik untuk penduduk dan seluruh negeri.

Sedangkan suntikan kedua diterima oleh pria berusia 81 tahun bernama William Shakespeare. Ia mengatakan senang mendapatkan suntikan vaksin COVID-19 di Rumah Sakit Universitas Coventry. (and)

Baca juga:

Pfizer Tetapkan Harga Jual Vaksin COVID-19, Berapa?

#Kesehatan #COVID-19
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Lifestyle
[HOAKS atau FAKTA]: Minum Air Putih Sambil Berdiri Bisa Picu Penyakit Batu Ginjal
Beredar informasi yang menyebut minum sambil berdiri dapat memicu penyakit batu ginjal. Cek faktanya dari ahli.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 08 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Minum Air Putih Sambil Berdiri Bisa Picu Penyakit Batu Ginjal
Indonesia
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
BPJS Kesehatan bukan yang berwenang mengaktifkan atau menonaktifkan akun.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Februari 2026
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
Indonesia
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Hingga kini, belum ada kasus Nipah di Indonesia. Polri menekankan kewaspadaan Polri dan pentingnya komunikasi publik agar masyarakat tidak panik.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Bagikan