Mapolres Dompu Dapat Ancaman dan Ingin Ditabrak Kendaraan
Ilustrasi ancaman teror. (MP/Alfi Rahmadhani)
Polres Dompu melakukan pengamanan terhadap seorang laki-laki atas nama Ahmad Soalihin yang melakukan pengancaman dan upaya menabrakkan kendaraan Avanza hitam DR 1655 YZ kepada anggota piket Polres Dompu siang tadi sekitar pukul 12.10 WITA.
Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Rikwanto mengatakan, saat ini Soalihin sudah berhasil diamankan dan tengah dimintai keterangan.
"Tersangka ini sempat meletuskan air softgun kepada anggota piket Polres Dompu," kata Rikwanto kepada wartawan di Jakarta, Rabu (28/6).
Kejadian itu bermula ketika tersangka bersama istri dan anaknya datang dari arah Bima menuju Dompu. Tersangka menurunkan istrinya di Mata Air Madapangga, Kecamatan Madapangga, Bima.
Menurut keterangan istri, tersangka hendak membunuh anak yang dibawanya. Istrinya lalu menelepon kakak pelaku yaitu Kanit I SatNarkoba Polres Dompu atas nama Bripka T.
"Kakaknya ditelepon agar mencegah tersangka membunuh anak kandungnya," ucapnya.
Kakak tersangka bersama dengan keluarga lalu melaporkan kejadian tersebut ke Piket Penjagaan Mapolres Dompu. Tersangka yang tahu akan dilaporkan tiba-tiba mendatangi Mapolres Dompu.
"Mobilnya dihadapkan ke depan gerbang Mapolres Dompu, tepatnya samping pos penjagaan sambil mengatakan 'Anjing Kalian Semua Polisi'," katanya.
Tersangka lalu keluar dari mobil menodongkan senjata air softgun ke arah anggota piket pos penjagaan.
"Tersangka meletuskan senjata air softgun ke arah anggota pos penjagaan, kakak tersangka Bripka T keluar dan mengeluarkan tembakan peringatan sebanyak 2 kali," ucap Rikwanto.
Tersangka lalu masuk ke dalam mobil dan oleh anggota piket diperintahkan kepada tersangka agar keluar dan tiarap dari mobilnya.
"Namun, perintah tersebut tidak diindahkan oleh tersangka sehingga anggota penjagaan mengeluarkan tembakan peringatan dan mengejar pelaku sampai di belakang Kantor DPRD Dompu," katanya.
"Tersangka berhasil ditangkap dan diamankan oleh anggota Polres Dompu. Selanjutnya tersangka dibawa ke Mapolres Dompu," tandasnya. (Ayp)
Baca berita terkait ancaman teror lainnya di: Gereja Alfa Omega Diteror Ancaman Bom Lewat Instagram
Bagikan
Berita Terkait
Polisi Buru Dalang di Balik 'Kamila Hamdi' yang Bikin Warga Depok Geger
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Pemerintah India Nyatakan Ledakan di Delhi Aksi Teror, Tegaskan Pengadilan Secepatnya
Ledakan SMAN 72, Pelaku Diduga Bawa 7 Bom, masih ada 3 yang Aktif
Pascaledakan di SMAN 72 Jakarta Utara, Belajar-Mengajar Dilakukan Daring
Tragedi Ledakan di SMAN 72 Mengarah ke Aksi Terorisme, SETARA Institute Soroti Minimnya Program Pencegahan di Era Prabowo Imbas Efisiensi Anggaran
Siswa Terduga Pelaku Peledakan di SMAN 72 Jakarta Dicurigai Terpapar Konten Negatif di Media Sosial
Ledakan di SMAN 72, Mayoritas Korban Alami Gangguan Pendengaran
Polisi Selidiki Dugaan Siswa Pelaku Peledakan SMAN 72 Jakarta Utara Terpapar Paham Radikal
Kapolri Sebut Pelaku Peledakan di SMAN 72 ‘Orang Dalam’ Sekolah