Mantan Wapres Try Ingin Re-konsensus Kembali ke UUD 1945 Naskah Asli

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 18 September 2022
Mantan Wapres Try Ingin Re-konsensus Kembali ke UUD 1945 Naskah Asli

Wakil Presiden ke-6 sekaligus Ketua Dewan Kehormatan DHN 45, Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno. (Foto: MPR.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Presiden ke-6 sekaligus Ketua Dewan Kehormatan DHN 45, Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, hadir saat Dialog Nasional Kebangsaan Dewan Harian Daerah Badan Pembudayaan Kejuangan 45, di Gedung Nusantara V Komplek Parlemen Senayan, Jakarta (17/9).

Dalam kesempatan itu, Try mengajak seluruh elemen bangsa untuk re-konsensus nasional kembali kepada UUD 1945 naskah asli. Re-konsensus harus diawali dengan kaji ulang konstitusi yang merupakan sebuah keharusan dan keniscayaan.

Baca Juga:

PPP Usulkan Amandemen UUD 1945 Usai Pemilu 2024

Menurutnya, hal itu dilakukan agar bangsa ini tak lagi mengulang kesalahan pada masa lalu, ketika UUD 1945 naskah asli tak digunakan sebagai dasar penyelenggaraan negara.

"Kita punya kesalahan masa lalu, ketika pada tahun 1950-1959 kita tidak menggunakan konstitusi naskah asli. Akhirnya tokoh TNI menghadap Bung Karno. Untuk mengembalikan situasi yang karut marut, maka Bung Karno diminta kembali kepada UUD 1945 yang akhirnya dilakukan dengan mengeluarkan Dekrit Presiden," ujarnya.

Sebelum kembali kepada UUD 1945, Try Sutrisno menyebut pembangunan tidak berjalan. Banyak sekali terjadi gangguan seperti pemberontakan PKI di Madiun, DI/TII dan gangguan lainnya yang menunjukkan ketidakstabilan bangsa.

Jika melihat saat ini, Try Sutrisno menyebut amandemen konstitusi yang terjadi pada tahun 1999-2002 banyak kekeliruan. Try Sutrisno tak anti terhadap perubahan dan perkembangan zaman.

"Namun, manakala ada perkembangan zaman, tuntutan rakyat, silakan disesuaikan. Amandemen kemarin itu (tahun 1999-2002) banyak cacatnya. Yang terjadi itu bukan amandemen, tapi mengubah konstitusi kita, karena sudah tak berdasar pada pada pembukaan maupun Pancasila itu sendiri," kata Try Sutrisno.

Try Sutrisno menehaskan, sebagai bangsa pejuang dan perintis kemerdekaan, mestinya kita bangga sebagai bangsa yang mandiri, memiliki harga diri dan berbudaya luhur.

"Bangsa Indonesia ini sesuai dengan ajaran agama, baik secara pribadi maupun anggota masyarakat. Ini dirumuskan dengan bijak, pendek, luwes, fleksibel, singkat, namun menjangkau ke masa depan. Inilah makna UUD kita," ujarnya. (Pon)

Baca Juga:

Dorong Amandemen UUD 1945, DPD Dukung Capres Jalur Independen

#Amandemen UUD #Try Sutrisno
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Megawati Berduka, Kenang Momen Kedekatan Bersama Try Sutrisno di BPIP
Try Sutrisno memiliki kedekatan dengan Megawati karena keduanya bersama-sama menjadi Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Wisnu Cipto - Senin, 02 Maret 2026
Megawati Berduka, Kenang Momen Kedekatan Bersama Try Sutrisno di BPIP
Indonesia
Jokowi Kenang Try Sutrisno sebagai Sosok Sederhana dan Tegas
Jokowi mengaku mengenal almarhum sebagai seorang yang berdedikasi sangat baik, sederhana, dan tegas.
Dwi Astarini - Senin, 02 Maret 2026
Jokowi Kenang Try Sutrisno sebagai Sosok Sederhana dan Tegas
Indonesia
Pramono Kenang Almarhum Try Sutrisno sebagai Sosok Bapak Bangsa yang Merangkul Semua Orang
Pramono mengaku sudah mengenal mendiang Try Sutrisno sejak 1995.
Dwi Astarini - Senin, 02 Maret 2026
Pramono Kenang Almarhum Try Sutrisno sebagai Sosok Bapak Bangsa yang Merangkul Semua Orang
Indonesia
Wiranto Sebut Mendiang Try Sutrisno Layak Disebut Negarawan Sejati, Taat Konstitusi
Try Sutrisno merupakan figur yang selalu memikirkan langkah terbaik untuk masyarakat selama menjalankan tugas kenegaraan.
Dwi Astarini - Senin, 02 Maret 2026
Wiranto Sebut Mendiang Try Sutrisno Layak Disebut Negarawan Sejati, Taat Konstitusi
Indonesia
Presiden Prabowo Kenang Try Sutrisno: Prajurit Sejati, Pemimpin Sederhana
Presiden Prabowo Subianto pimpin pemakaman militer Wapres ke-6 RI Try Sutrisno di TMP Kalibata dan menetapkan Hari Berkabung Nasional 2-4 Maret 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 02 Maret 2026
Presiden Prabowo Kenang Try Sutrisno: Prajurit Sejati, Pemimpin Sederhana
Indonesia
Mantan Panglima Moeldoko Kenang Sosok Mendiang Try Sutrisno sebagai Sosok yang Punya Nilai Keujujuran dan Teladan Prajurit Sejati
Moeldoko mengungkapkan ia memiliki kenangan pribadi yang tak terlupakan bersama almarhum, terutama saat ia masih berpangkat perwira pertama.
Dwi Astarini - Senin, 02 Maret 2026
Mantan Panglima Moeldoko Kenang Sosok Mendiang Try Sutrisno sebagai Sosok yang Punya Nilai Keujujuran dan Teladan Prajurit Sejati
Indonesia
3 Hari Berkabung Nasional Wafatnya Try Sutrisno, Institusi Negara Wajib Pasang Bendera Setengah Tiang
Negara menetapkan Hari Berkabung Nasional atas wafatnya Wapres ke-6 Try Sutrisno dan instruksi pengibaran bendera setengah tiang 2-4 Maret 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 02 Maret 2026
3 Hari Berkabung Nasional Wafatnya Try Sutrisno, Institusi Negara Wajib Pasang Bendera Setengah Tiang
Indonesia
Selama Hidup Mendiang Try Sutrisno Terima 19 Tanda Kehormatan, 5 dari Negara Lain
Try Sutrisno lahir di Surabaya pada 15 November 1935. Karier militernya ditempa melalui berbagai penugasan strategis di lingkungan TNI
Wisnu Cipto - Senin, 02 Maret 2026
Selama Hidup Mendiang Try Sutrisno Terima 19 Tanda Kehormatan, 5 dari Negara Lain
Indonesia
Wapres Gibran Kenang 2 Wejangan Mendiang Try Sutrisno
Wapres Gibran mengenang karakter utama Try Sutrisno sebagai sosok teladan yang pengabdiannya menjadi bagian penting dalam sejarah bangsa.
Wisnu Cipto - Senin, 02 Maret 2026
Wapres Gibran Kenang 2 Wejangan Mendiang Try Sutrisno
Berita Foto
Prosesi Pemakaman Wapres ke-6 Try Sutrisno di TMP Kalibata Berlangsung Khidmat
Pasukan Paspampres membawa Jenazah Wakil Presiden ke-6 Try Sutrisno saat prosesi pemakaman di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Senin (2/3/2026).
Didik Setiawan - Senin, 02 Maret 2026
Prosesi Pemakaman Wapres ke-6 Try Sutrisno di TMP Kalibata Berlangsung Khidmat
Bagikan