Megawati Berduka, Kenang Momen Kedekatan Bersama Try Sutrisno di BPIP

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 02 Maret 2026
Megawati Berduka, Kenang Momen Kedekatan Bersama Try Sutrisno di BPIP

Momen kebersamaan Megawati Soekarnoputri dengan mendiang Try Sutrisno di BPIP. Foto: Dok BPIP

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno, yang meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (2/3) pukul 07.00 WIB pagi tadi.

“Ibu Megawati mengenang almarhum sebagai sosok prajurit sejati dan negarawan yang telah mengabdikan seluruh hidupnya untuk bangsa dan negara. Bangsa Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya,” kata Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, mengungkapkan pesan Megawati, kepada media, Senin (2/3).

Baca juga:

Jokowi Kenang Try Sutrisno sebagai Sosok Sederhana dan Tegas

Momen Kebersamaan di BPIP

Hasto juga mengungkapkan Try Sutrisno memiliki kedekatan dengan Megawati karena keduanya bersama-sama menjadi Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

“Beliau sebagai Wakil Ketua Dewan Pengarah BPIP bersama Ibu Megawati sering berdiskusi soal kebangsaan,” tutur Hasto

Kepada media, Hasto menceritakan dua momen yang paling diingat tentang kebersamaan Megawati dengan Try Sutrisno saat menjadi Dewan Pengarah BPIP.

Baca juga:

Wiranto Sebut Mendiang Try Sutrisno Layak Disebut Negarawan Sejati, Taat Konstitusi

Sekjen PDIP itu mengungkapkan momen pertama saat agenda penyerahan duplikat bendera pusaka di Balai Samudra tahun 2024, Megawati meminta ajudan Try untuk sigap menyiapkan tongkat sebelum beliau berdiri.

"Sesaat sebelum agenda penyerahan duplikat bendera pusaka kepada seluruh Kepala Daerah se-Indonesia di Balai Samudra, Jakarta, 2024 lalu. Di ruang holding ketika Pak Try akan berdiri. Ibu Megawati langsung menegur ajudan Pak Try untuk sigap menyiapkan tongkat Pak Try sebelum beranjak dari sofa," paparnya.

Momen kedua pada peringatan Hari Lahir Pancasila 2025, Megawati menggandeng tangan Try Sutrisno saat menyanyikan lagu Indonesia Raya. "Ibu Megawati menggandeng tangan Pak Try saat peringatan Hari Lahir Pancasila saat peserta menyampaikan salam kebangsaan dan lagu Indonesia Raya, pada 2025 kemarin," imbuh Hasto.

Baca juga:

Presiden Prabowo Kenang Try Sutrisno: Prajurit Sejati, Pemimpin Sederhana

Try Sutrisno Kerap Hadir di Agenda PDIP

Megawati juga menyampaikan doa agar Try Sutrisno diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Apalagi, Try Sutrisno dikenal sebagai tokoh penting yang sering hadir dalam agenda PDIP dan menjadi panutan di kalangan militer.

“Atas nama pribadi dan keluarga, Ibu Megawati menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya,” tandas Sekjen PDIP itu. (Pon)

#Megawati Soekarnoputri #Try Sutrisno #BPIP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Megawati menegaskan kekayaan mineral dan hutan di darat maupun laut semestinya dikelola untuk kemakmuran rakyat banyak
Angga Yudha Pratama - Senin, 17 Agustus 2026
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Indonesia
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Absennya Megawati itu diumumkan Ketua MPR Ahmad Muzani saat menyapa para tamu undangan Sidang Tahunan MPR, DPR, DPD 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Indonesia
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Megawati dan SBY absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026. Namun, Jokowi dipastikan hadir dalam sidang tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Monumen Kudatuli di Menteng. Peringatan 30 tahun tragedi 27 Juli 1996 yang menewaskan 5 orang, melukai 149, dan 23 hilang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Indonesia
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Dalam merefleksikan jalannya sejarah masa lalu, PDIP berkomitmen mendorong agar iklim perpolitikan Tanah Air menjunjung tinggi nilai peradaban.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Bagikan