Mantan Personel Blink-182 Berantas Predator Anak

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Sabtu, 05 Agustus 2017
Mantan Personel Blink-182 Berantas Predator Anak

Tom DeLonge, yang kini masih aktif dengan band Angels & Airwaves. (Foto: Instagram/tomdelonge)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

LAMA tak terdengar kabarnya, mantan vokalis sekaligus gitaris grup band Blink-182, Tom DeLonge, baru-baru ini turut mendukung pemberantasan "predator anak". Tak heran, karena kasus terbaru yang ia laporkan di media sosial ada di sekitar wilayah tinggalnya, yakni San Diego, California.

Ia mencurigai dua pria dewasa yang mencoba menculik gadis 15 tahun namun gagal. Korban yang diincar merupakan teman dari anak perempuan Tom DeLonge. Melihat hal tersebut, Tom dan rekan-rekannya langsung turun tangan melacak para pria yang diduga "predator seksual" tersebut, seperti yang diberitakan Music-News.

Tanpa basa-basi, musisi 41 tahun itu pun langsung mengunggah foto dua pria yang dicurigai sebagai predator seksual di akun Facebook @officialtomdelonge pada Sabtu (29/7) lalu.

(Foto: Facebook Tom Delonge)

Tak perlu menunggu waktu beberapa lama, usaha Tom DeLonge memburu predator seksual membuahkan hasil. Kedua predator itu akhirnya dibekuk oleh petugas kepolisian setempat usai ayah dua anak itu mengunggah foto di akun Facebook-nya.

Tertangkapnya kedua orang tersebut bukan berarti kasus selesai. Tom, tetangga, beserta polisi masih akan terus berusaha mencari predator-predator lainnya. Meski belum dapat dipastikan, mereka mencurigai kedua pria tersebut bagian dari komplotan predator yang terorganisasi.

"Saya masih berusaha mencari tahu apakah mereka ada hubungannya dengan perdagangan manusia dan kejahatan seks lainnya. Sebagai seorang ayah, saya berbicara mewakili ayah-ayah lainnya, orang-orang tersebut beruntung ditangkap oleh polisi, bukan kami," tutur Tom. Ya, mereka beruntung karena ditangkap oleh petugas dengan cara yang seharusnya. Jika tidak, bukan tidak mungkin masyarakat yang emosi main hakim sendiri terhadap kedua pria itu. (*)

Simak juga berita lainnya di Heboh! Film Animasi Bertema LGBT Viral Di Dunia Maya.

#Pelecehan Seksual #Penculikan Anak #Predator Anak #Perdagangan Anak
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Indonesia
Viral Dugaan Pelecehan Seksual Dosen UIN Surakarta, Laporan Lambat Ditangani
Terduga pelaku sebelumnya pernah dilaporkan saat bertugas di fakultas lain. Namun hanya mendapatkan sanksi berupa teguran dan mutasi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
Viral Dugaan Pelecehan Seksual Dosen UIN Surakarta, Laporan Lambat Ditangani
Indonesia
Kemenag Tegas Cabut Izin Pesantren Terlibat Kasus Kekerasan Seksual
Kementerian Agama mencabut izin operasional pondok pesantren terkait dugaan kekerasan seksual dan menegaskan pelaku harus dihukum berat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Kemenag Tegas Cabut Izin Pesantren Terlibat Kasus Kekerasan Seksual
Indonesia
Puluhan Santri Jadi Korban, DPR Minta Predator Seksual Dihukum Tanpa Kompromi
Pengetatan pengawasan terhadap lembaga pendidikan berasrama melalui audit berkala pada sistem perlindungan anak dan mekanisme pengaduan internal juga menjadi poin mendesak
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
Puluhan Santri Jadi Korban, DPR Minta Predator Seksual Dihukum Tanpa Kompromi
Indonesia
DPR Desak Pemberatan Hukuman UU TPKS bagi Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati
Selain hukuman bagi oknum, evaluasi total terhadap sistem pendidikan pesantren menjadi fokus utama
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
DPR Desak Pemberatan Hukuman UU TPKS bagi Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati
Indonesia
Pengasuh Cabuli Puluhan Santriwati, Kemenag Cabut Izin Operasi Ponpes Ndolo Kusumo Pati
Saat ini 252 santri di Ponpes Ndolo Kusumodi Pati pulangkan ke rumah dan proses pembelajaran dialihkan secara daring,
Wisnu Cipto - Jumat, 08 Mei 2026
Pengasuh Cabuli Puluhan Santriwati, Kemenag Cabut Izin Operasi Ponpes Ndolo Kusumo Pati
Indonesia
Celah Peron Ditutup Usai Aksi Rekam Rok Penumpang KRL Kebayoran Lama Viral, Polisi Buru Pelaku
Polisi tengah memburu pelaku dugaan pelecehan seksual terhadap penumpang perempuan di Stasiun Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, setelah video aksinya merekam dari kolong peron viral di media sosial.
Wisnu Cipto - Jumat, 08 Mei 2026
Celah Peron Ditutup Usai Aksi Rekam Rok Penumpang KRL Kebayoran Lama Viral, Polisi Buru Pelaku
Indonesia
Pemprov Jateng Kawal Kasus Kekerasan Seksual di Pati, Jamin Pendidikan Korban Tetap Berjalan
Wagub Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menegaskan komitmennya mengawal kasus kekerasan seksual di Pati dan memastikan korban tetap mendapat akses pendidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
Pemprov Jateng Kawal Kasus Kekerasan Seksual di Pati, Jamin Pendidikan Korban Tetap Berjalan
Indonesia
Pendiri Ponpes di Pati Jadi Tersangka Pencabulan Santriwati, Polisi Ungkap Modus Doktrin Kepatuhan
Pendiri Ponpes Ndholo Kusumo di Pati, AS, ditetapkan sebagai tersangka dugaan pencabulan santriwati. Polisi ungkap modus doktrin kepatuhan dan buka posko aduan korban.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
Pendiri Ponpes di Pati Jadi Tersangka Pencabulan Santriwati, Polisi Ungkap Modus Doktrin Kepatuhan
Indonesia
Menteri PPPA Tegaskan Penahanan Pimpinan Pesantren Pati Krusial Guna Cegah Korban Baru
Menteri PPPA menekankan bahwa kekerasan dalam relasi pengasuhan adalah pelanggaran berat yang merusak masa depan anak serta mencederai institusi keagamaan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 07 Mei 2026
Menteri PPPA Tegaskan Penahanan Pimpinan Pesantren Pati Krusial Guna Cegah Korban Baru
Indonesia
Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, DPR Minta Negara Fokus Pulihkan Korban
Komisi IX DPR menyoroti kasus kekerasan seksual di Ponpes Pati. Para korban harus diberikan pendampingan psikologis.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, DPR Minta Negara Fokus Pulihkan Korban
Bagikan