Manjakan Turis, Kebun Raya Boyolali 'Sulap' Hujan Jadi Air Siap Minum

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 23 April 2018
Manjakan Turis, Kebun Raya Boyolali 'Sulap' Hujan Jadi Air Siap Minum

Kebun Raya Indrokilo Boyolali Jawa Tengah. Dok: Pemprov Jateng

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kebun Raya Indrokilo Boyolali Jawa Tengah mengembangkan teknologi pengolahan tampungan curahan hujan menjadi air sehat yang siap diminum bagi para wisatawan. Teknologi ini menggunakan peralatan pengolahan Elektrolisa Banyu Udan (EBU) yang mampu menghasilkan PH air sebesar tujuh hingga sembilan, alias aman untuk dikonsumsi manusia.

Air hujan awalnya ditampung di atap Ecological House (e-House). Setelah itu difilter, air hujan kemudian masuk proses dielektrolisa di ruang EBU untuk mengurai kadar asam dan basanya. Dari air asam yang tercipta kemudian disimpan di tangki air untuk dapat diminum secara langsung pengunjung. Untuk air basa akan digunakan sebagai pupuk tanaman di Kebun Raya Indrokilo.

"Fasilitas ini terwujud dengan menghabiskan anggaran sekitar Rp200 juta," kata Kepala Bidang Pengendalian, Pencemaran dan Perusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Boyolali, Eko Dodi Aprianto, di Boyolali, Senin (23/4).

air keran

Menurut Dodi, manajemen kini sedang mengajukan penambahan kran air minum langsung yang berasal dari pengolahan air hujan pada penganggaran tahap selanjutnya. Tak hanya itu, saat ini tengah mematangkan rencana pembangunan sumur resapan baru. Tujuannya untuk menampung lebih banyak air hujan untuk diolah menjadi air siap minum.

"Agar air tersebut betul betul dijaga untuk menjaga mata air di kawasan Kebun Raya Indrokilo. Daripada air hujan itu, dibuang percuma, lebih baik dilakukakan efisiensi dengan cara pemanfaatan yang maksimal," tutur dia, dilansir Antara.

Indrokilo
Kebun Raya Indrokilo Boyolali Jawa Tengah. Dok: Pemprov Jateng

Sementara itu, Bupati Boyolali Seno Samodro mengatakan telah menyiapkan anggaran pembangunan untuk akses jalan masuk dan di kawasan Kebun Raya Indrokilo Mojosongo Boyolali yang perkiraan akan menghabiskan biaya mencapai Rp7 miliar.

Menurut Bupati, bagian dari akses jalan menuju kebun raya juga akan dibangun jembatan gantung khusus untuk pejalan kaki. "Masyarakat untuk sementara secara gratis dapat masuk ke tempat tersebut untuk menikmati Kebun Raya Indrokilo," kata dia.

Meskipun pembanguna kebun raya tersebut hingga saat ini belum selesai, masyarakat sudah cukup antusias mengunjungi taman di bawah pengelolaan Pemkab Boyolali. Saat ini, jumlah pengunjung, terutama saat libur akhir minggu, sekitar 500 orang.

Pembangunan fasilitas kebun raya yang sudah selesai, antara lain Gerbang Pasingsingan, gedung pusat informasi turis, Gedung Ecological House yang menjadi kantor pengelola, taman labirin berbentuk gunung wayang, taman paku, kandang rusa, serta jalan paving. (*)

#Boyolali
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pemuda 23 Tukang Tambal Ban di Boyolali Ditembak 5 Kali
Setelah melakukan penembakan, pelaku langsung melarikan diri. Satreskrim Polres Boyolali masih menyelidiki identitas dan keberadaan terduga pelaku.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Pemuda 23 Tukang Tambal Ban di Boyolali Ditembak 5 Kali
Indonesia
Puluhan Siswa SMPN 6 Boyolali Keracunan Massal setelah Santap MBG
Siswa merasa badannya tidak enak pada Kamis sore dan berlanjut hingga Jumat pagi.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Puluhan Siswa SMPN 6 Boyolali Keracunan Massal setelah Santap MBG
Indonesia
Ratusan Naskah Kuno Ditemukan di Boyolali, Memuat Cerita hingga Wawasan Keilmuan
Berdasarkan hasil identifikasi, naskah-naskah tersebut ada yang ditulis pada 1917, 1918, 1939 hingga 1950-an.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Ratusan Naskah Kuno Ditemukan di Boyolali, Memuat Cerita hingga Wawasan Keilmuan
Indonesia
Baru Kelas 6 SD, Bocah Boyolali Ini Temukan Celah Keamanan NASA hingga Dapat Tiket Pendidikan BSSN
Ibrahim Al Abrar, siswa kelas 6 SD asal Boyolali, mendapat apresiasi NASA dan tiket pendidikan Siber & Sandi dari BSSN setelah menemukan celah keamanan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Baru Kelas 6 SD, Bocah Boyolali Ini Temukan Celah Keamanan NASA hingga Dapat Tiket Pendidikan BSSN
Tradisi
Arkeolog Prediksi Temuan Stupa di Proyek Jalan Boyolali dari Era Klasik Buddha Abad ke-8
Struktur stupa diperkirakan berasal dari era klasik Buddha abad ke-8 hingga ke-10 Masehi dengan ragam hias flora.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Arkeolog Prediksi Temuan Stupa di Proyek Jalan Boyolali dari Era Klasik Buddha Abad ke-8
Indonesia
Temuan Stupa di Boyolali, Balai Pelestarian Kebudayaan Lakukan Kajian Termasuk untuk Memperkirakan Usia
“Struktur benda yang ditemukan berbentuk seperti lonceng. Dari corak yang terlihat, diduga objek ini peninggalan era Buddha."
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Temuan Stupa di Boyolali, Balai Pelestarian Kebudayaan Lakukan Kajian Termasuk untuk Memperkirakan Usia
Indonesia
Bikin Geger, Warga Desa Nepen Boyolali Jelaskan Penemuan Stupa saat Buka Akses Jalan
Tim Ahli Pendaftaran Cagar Budaya, Farid Burhanuddin, membenarkan temuan itu.
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Bikin Geger, Warga Desa Nepen Boyolali Jelaskan Penemuan Stupa saat Buka Akses Jalan
Indonesia
Polisi Bongkar Kasus Penipuan Koperasi Merah Putih di Boyolali, Kerugian Capai Rp 1,2 Miliar
Polres Boyolali membongkar kasus penipuan proyek Koperasi Merah Putih. Total kerugian mencapai Rp 1,2 miliar.
Soffi Amira - Rabu, 20 Mei 2026
Polisi Bongkar Kasus Penipuan Koperasi Merah Putih di Boyolali, Kerugian Capai Rp 1,2 Miliar
Indonesia
Perampokan Sadis di Boyolali, Bocah 5 Tahun Tewas dan Ibu Kritis
Kasus perampokan sadis terjadi di Boyolali, Kamis (29/1). Bocah berusia 5 tahun tewas dan ibunya kritis.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Perampokan Sadis di Boyolali, Bocah 5 Tahun Tewas dan Ibu Kritis
Indonesia
Gunung Merapi Status Siaga Level III, 7 Pendaki Ilegal Diamankan Polisi
Satu dari tujuh pendaki ilegal Gunung Merapi ialah perempuan. Mereka rata-rata masih berumur belasan tahun, yakni antara 17 dan 19 tahun.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Desember 2025
Gunung Merapi Status Siaga Level III, 7 Pendaki Ilegal Diamankan Polisi
Bagikan