Kesehatan Mental

Manfaat Mendengarkan dan Cara Mengasah Kemampuan Mendengarkan

Iftinavia PradinantiaIftinavia Pradinantia - Rabu, 22 Desember 2021
Manfaat Mendengarkan dan Cara Mengasah Kemampuan Mendengarkan

Mendengarkan secara verbal dan nonverbal. (Foto: Unsplash/Mimi Thian)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENDENGARKAN adalah keterampilan sosial dasar. Walaupun itu adalah hal yang sudah kita miliki sejak lahir, dibutuhkan latihan yang lama untuk melakukannya dengan baik. Menurut makalah ulasan yang baru diterbitkan oleh Guy Itzchakov dari Universitas Haifa, Harry Reis dari Universitas Rochester, dan Netta Weinstein dari Universitas Reading (2021) menjadi pendengar yang baik adalah mekanisme yang mendorong interpersonal koneksi. Hal tersebut diketahui menghasilkan banyak hasil afektif dan kognitif intrapersonal yang positif. Perubahan afektif amenunjukkan emosi yang lebih positif dan tingkat kesejahteraan yang lebih tinggi.

"Mendengarkan adalah perilaku sosial dasar dan salah satu fitur paling mendasar dari interaksi sosial," tutur Itzchakov.

Supaya kemampuan mendengarkan kita meningkat, ada baiknya mengasah aspek yang menjadi kunci dari kemampuan untuk berhubungan baik dengan orang lain. Ada dua cara untuk meningkatkan kemampuan mendengarkan baik dari segi verbal maupun nonverbal.

Baca Juga:

Cak Lontong Berbagi Tips Mendidik Anak untuk Ibu dan Dosen

Verbal
Mendengarkan adalah perilaku sosial dasar. (Foto: Pexels/Artem Podres)

Aspek verbal berarti menunjukkan bahwa kamu memahami apa yang dikatakan orang tersebut lewat ucapan. Memberi respon secara ucapan. Untuk aspek ini ada beberapa tahapan yang bisa dilakukan. Yang pertama, refleksi, adalah parafrase yang dikatakan untuk menunjukkan bahwa kita mengerti maksudnya. Misalnya, ia sedang bercerita tentang keluarganya katakan," Jadi kamu anak kedua dan kakakmu laki-laki."

Selanjutnya, ajukan pertanyaan terbuka. Cobalah untuk mengajukan pertanyaan sederhana untuk membuat percakapan tetap mengalir. Kemudian validasi, yakni memperkuat apa yang dikatakan orang dengan menunjukkan bahwa kamu mengerti.

Lalu ucapan yang menggunakan kata-kata sederhana guna mendorong orang lain untuk terus berbicara. Sebut nama pembicara. Bantu orang merasa lebih dihargai dengan mengulangi namanya di berbagai titik dalam percakapan.

Baca Juga:

Tiru Kebiasaan Orang Bahagia

Mendengarkan
Asah kemampuan mendengarkan (Foto: Pexels/Alexander Podvalny)


Cara untuk mengasah kemampuan mendengarkan juga bisa dilakukan secara nonverbal. Tunjukkan perilaku yang menunjukkan kamu memperhatikan. Pertama lewat ekspresi wajah. Biarkan wajahmu menunjukkan minat, empati, dan rasa ingin tahu.

Kemudian lewat gerakan. Sesekali mengangguk seiring dengan apa yang dikatakan orang tersebut, terutama pada poin-poin penting dalam percakapan. Lalu lewat postur tubuh. Arahkan posisi untuk menunjukkan bahwa kamu memperhatikan dengan membiarkan tubuh menoleh ke arah orang lain.

Berikutnya adalah tatapan. Pertahankan kontak mata dengan pembicara dan jangan mengalihkan pandangan ke tempat lain. Terakhir, diam. Tetap diam dan jangan menyela orang lain atau tampak terlalu bersemangat untuk merespon. (avia)

Baca Juga:

Lulus Kuliah Kok Galau? Waspada Alami 'Post-graduation Depression'

#Kesehatan Mental #Kesehatan #Psikolog #Gangguan Psikologis #Psikolog Anak
Bagikan
Ditulis Oleh

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul

Berita Terkait

Indonesia
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Hingga kini, belum ada kasus Nipah di Indonesia. Polri menekankan kewaspadaan Polri dan pentingnya komunikasi publik agar masyarakat tidak panik.
Wisnu Cipto - 56 menit lalu
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Indonesia
Psikolog UI Ingatkan Bahaya Tanya Detail Kematian ke Orang Berduka, Jangan Jadi 'Detektif' Dadakan
Menurut Ratriana, pertanyaan yang bersifat menginterogasi hanya akan memaksa orang yang berduka mengulang momen traumatis secara berulang-ulang
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Januari 2026
Psikolog UI Ingatkan Bahaya Tanya Detail Kematian ke Orang Berduka, Jangan Jadi 'Detektif' Dadakan
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Sekitar 2 persen orang dewasa di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Bagikan