parenting

Manfaat dan Cara Tepat Memuji Si Kecil

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Kamis, 07 Juli 2022
Manfaat dan Cara Tepat Memuji Si Kecil

Memuji anak bisa membantu membentuk karakter anak jadi lebih baik. (Freepik/Lookstudio

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENYANJUNG anak ketika dia melakukan hal baik mungkin terlihat sederhana. Namun, sebetulnya ada banyak manfaat memuji anak. Jika caranya dilakukan dengan tepat, memuji anak bisa membantu membentuk karakter anak jadi lebih baik.

Psychology Today menyebutkan, pujian untuk anak bisa menjadi sebentuk komunikasi antara orang tua dan anak. Dengan pujian yang kamu berikan, si kecil akan mengetahui perilaku apa saja yang kamu sukai sehingga secara tidak langsung dia cenderung terbiasa mengulangi perilaku tersebut. Di samping itu, memuji anak juga bisa menjadi sebentuk penghargaan kepada anak.

Menurut laman Alodokter, memuji anak tak sekadar untuk bikin dia senang. Ada beberapa manfaat lain yang bisa diperoleh dari kebiasaan memuji anak.

Baca juga:

Manfaat dan Tips Membacakan Buku untuk Kanak-Kanak

memuji anak
Ppujian untuk anak bisa menjadi sebentuk komunikasi antara orang tua dan anak. (Freepik/Tirachardz)

Meningkatkan rasa percaya diri anak

Memberi pujian yang tulus bisa membantu si kecil mengetahui bahwa apa yang dia lakukan tak sia-sia. Ini akan membuatnya merasa nyaman dengan dirinya sendiri. Alhasil, harga diri dan rasa percaya dirinya juga akan meningkat.

Membangun motivasi anak

Pujian yang kamu berikan secara tidak langsung bisa menjadi umpan balik positif atas usaha yang telah dilakukannya. Ini berguna untuk mendorong motivasinya dalam melakukan capaian-capaian pada masa depan.

Baca juga:

Kenali Manfaat Self-esteem Bagi Perkembangan Anak

memuji anak
anak-anak yang sering dipuji memiliki risiko lebih rendah terserang gangguan kecemasan dan depresi. (Freepik/Tirachardz)

Menurunkan risiko depresi pada anak

Penelitian menyebutkan bahwa harga diri dan rasa percaya diri yang tinggi pada anak yang kerap dipuji mampu mencegahnya dari memiliki sifat mudah malu, pemarah, dan agresif. Dampak positifnya, anak-anak yang sering dipuji memiliki risiko lebih rendah terserang gangguan kecemasan dan depresi.

Cara yang Tepat

Agar pujian yang kamu berikan bisa bermanfaat bagi si kecil, kamu perlu menerapkannya dengan cara yang tepat. Berikut adalah beberapa cara yang tepat dalam memuji anak

- Ungkapkan pujian dengan spesifik sehingga si kecil tahu bahwa kamu benar-benar memperhatikan setiap detail hal yang dikerjakannya.


- Utamakan kualitas pujian yang diberikan daripada jumlah pujian.


- Lakukan kontak mata setiap kali kamu memuji si kecil. Bila perlu, berikan juga sentuhan lembut untuknya.


- Fokuskan pujian pada proses yang dilakukan anak, bukan atas hasilnya.


- Hindari memberi pujian secara berlebihan. Apalagi memberi julukan khusus pada anak. Misalnya “Si Ahli Matematika". Ini berpotensi membuat anak menjadi sombong.

Setelah mengetahui beragam manfaat memuji anak, kamu bisa mulai menerapkannya di kehidupan sehari-hari. Jika kamu masih bingung bagaimana cara tepat memuji anak, kamu bisa kok berkonsultasi dengan psikolog agar diberikan saran yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan si kecil. Selalu ingat untuk memberi pujian kepada si kecil dengan cara dan porsi yang tepat, ya! (dgs)

Baca juga:

Manfaat Positif Sentuhan Fisik Setiap Hari Agar Anak Merasa Damai

#Anak
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

Indonesia
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Pentingnya teknologi Age Assurance bagi PSE sesuai PP Tunas. Teknologi ini menutup celah verifikasi usia manual dan didukung program literasi digital untuk orang tua.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Program Cek Kesehatan Gratis di sekolah menemukan berbagai masalah kesehatan siswa, mulai dari gangguan kebugaran, gigi berlubang, anemia hingga tekanan darah meningkat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Indonesia
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Beberapa anak terlaporkan mengidap penyakit seperti pneumonia, bronkitis, infeksi saluran kemih (ISK), hingga mengalami stunting akibat kekurangan gizi dan dehidrasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Indonesia
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Pemerintah daerah kini memikul tanggung jawab besar untuk menyisir kembali legalitas setiap satuan pendidikan anak usia dini (PAUD) dan taman penitipan anak
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Indonesia
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Pengelola tempat penitipan anak yang baik seharusnya terbuka dan kooperatif dalam menanggapi kekhawatiran yang disampaikan oleh orang tua.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 April 2026
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Indonesia
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Popok tidak hanya berfungsi sebagai perlindungan dasar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan untuk menjaga kenyamanan dan mendukung tumbuh kembang si Kecil dalam penggunaan sehari-hari.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Indonesia
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Kini halaman Bantuan YouTube di Indonesia, tertulis pernyataan resmi: “Jika Anda berusia di bawah 16 tahun di Indonesia, akses ke akun Anda di YouTube mungkin akan dinonaktifkan.”
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Olahraga
DPR Dukung Larangan Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Media Sosial
Komisi I DPR mendukung kebijakan Komdigi, yang melarang anak di bawah 16 tahun memiliki akun media sosial.
Soffi Amira - Rabu, 11 Maret 2026
DPR Dukung Larangan Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Media Sosial
Indonesia
Aturan Batas Usia Medsos di RI, Komisi I DPR Tekankan Platform Wajib Patuh!
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono menekankan keberhasilan kebijakan aturan batasan usia medsos bergantung pada implementasi di lapangan
Wisnu Cipto - Senin, 09 Maret 2026
Aturan Batas Usia Medsos di RI, Komisi I DPR Tekankan Platform Wajib Patuh!
Indonesia
Akun Medsos Anak Indonesia Mau Diperketat, Verifikasi Usia Online dan Wajib Disetujui Orang Tua
Pemerintah bersama platform digital kini tengah membentuk sistem pengawasan bersama untuk memperkuat perlindungan anak dari paparan konten negatif.
Wisnu Cipto - Selasa, 24 Februari 2026
Akun Medsos Anak Indonesia Mau Diperketat, Verifikasi Usia Online dan Wajib Disetujui Orang Tua
Bagikan