Manfaat dan Tips Membacakan Buku untuk Kanak-Kanak

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Rabu, 06 Juli 2022
Manfaat dan Tips Membacakan Buku untuk Kanak-Kanak

membacakan buku untuk kanak-kanak sejak dini dapat meningkatkan perkembangan otak, kemampuan kognitif, dan bahasa mereka. (Freepik/G Point Studio

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TAK sedikit orang tua menganggap membacakan buku untuk kanak-kanak belum begitu penting. Sebab kanak-kanak dipandang belum mampu mengerti apa yang dibacakan.

Padahal, manfaat membacakan buku untuk kanak-kanak sejak dini dapat meningkatkan perkembangan otak, kemampuan kognitif, dan bahasa mereka. Berikut ini manfaat membaca buku untuk kanak-kanak.

Kanak-kanak kenal kosakata dan konsep

Studi Alodokter menunjukkan bahwa kanak-kanak yang rutin mendengar cerita selama 5 tahun pertama, mampu menyerap sekira 1,4 juta kosakata lebih banyak dibandingkan anak-anak yang tidak dibacakan buku. Ini modal penting untuk mengembangkan keterampilan komunikasi kanak-kanak

Selain menambah kosakata, membacakan buku juga mampu mengenalkan kanak-kanak pada konsep cerita, angka, warna, huruf, dan bentuk, serta memberikan informasi tentang apa saja yang ada di sekitar mereka.

Baca juga:

Berbeda, Cara Anak Membaca dari Buku dan Layar

buku anak
Dengan dibacakan buku, mereka akan terlatih untuk bertanya menggunakan kosakata dan menyusun alur cerita. (Freepik)

Meningkatkan imajinasi dan kreativitas

Kreativitas sangat penting untuk mengembangkan minat dan ide serta membantu kanak-kanak mengelola emosi mereka secara bertahap. Dengan dibacakan buku, mereka akan terlatih untuk bertanya menggunakan kosakata dan menyusun alur cerita.

Merangsang fungsi otak

Semakin sering si kecil dibacakan buku, semakin aktif pula fungsi otaknya. Penelitian menunjukkan bahwa membacakan cerita mampu merangsang bagian otak yang terhubung dengan kemampuan berbahasa dan pemahaman.

Selain itu, kanak-kanak yang sudah terbiasa dibacakan buku oleh orang tuanya akan lebih mudah belajar membaca.

Baca juga:

Buku Terbaru Angelina Jolie Ajak Anak Kenali Haknya

buku anak
Semakin sering si kecil dibacakan buku, semakin aktif pula fungsi otaknya. (Freepik)

Kembangkan kemampuan kognitif atau berpikir

Kemampuan kognitif meliputi atensi atau perhatian, ingatan, penggunaan kata-kata, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir logis. Ini tentunya sangat penting dalam membantu kanak-kanak bersosialisasi saat mereka beranjak besar.

Hubungan orang tua dan anak

Membacakan buku adalah cara yang tepat untuk menghabiskan waktu bersama anak setelah menjalani hari-hari yang padat. Semakin sering kamu menghabiskan waktu bersama mereka, semakin kuat hubunganmu dengan mereka. Orang tua dianjurkan untuk meluangkan waktu setidaknya 10 menit untuk membacakan cerita sebelum anak tidur malam.

Tidak hanya baik untuk tumbuh kembang kanak-kanak secara umum. Beberapa ahli juga meyakini bahwa manfaat membaca bagi anak dapat menumbuhkan rasa empati dan kecerdasan emosional.

Hal terpenting dari membacakan buku untuk kanak-kanak adalah interaksi antara kamu dan mereka. Sangat disarankan membacanya tidak sekadar kata demi kata, tetapi buatlah pertanyaan atau ilustrasi cerita sesuai dengan dunia nyata.

Misalnya, jika ada tulisan celana berwarna biru di buku, kamu bisa menunjuk celana berwarna merah yang sedang dipakainya, sambil bertanya, “Kamu lebih suka celana warna biru atau celana warna merah?”

Selain itu, kamu juga bisa mencoba tips agar si kecil tertarik dan senang saat dibacakan buku. Berikut ini adalah beberapa tipsnya:

Cerita yang tepat

Bahan cerita yang akan dibacakan bisa diambil dari mana saja. Entah itu buku, koran, majalah, novel, atau tulisan pada kemasan produk. Namun, pastikan kamu membacakan buku sesuai dengan usia anak. Anak-anak umumnya menyukai buku dengan gambar dan warna yang menarik perhatian mereka.

Karena kanak-kanak suka menggigit sesuatu termasuk buku, kamu juga disarankan untuk memilih buku yang berbahan lembut agar tidak membahayakan si kecil.

Intonasi suara

Kanak-kanak lebih suka mendengar tuturan yang memiliki ritme daripada isi cerita yang kamu bacakan. Jadi, untuk membuat kegiatan membaca ini menjadi lebih menarik, gunakan intonasi suara yang berbeda-beda dalam setiap kata. Pengulangan kata juga bisa kamu lakukan guna melatih kemampuannya berbahasa.

Suasana yang tenang

Saat melakukan aktivitas membaca dengan si kecil, jadikan kegiatan tersebut momen yang menyenangkan. Matikan sumber suara lain seperti TV, radio, atau ponsel agar konsentrasi si kecil tidak terganggu.

Meski si kecil belum sepenuhnya mengerti apa yang kamu ucapkan, jangan pernah berpikir kebiasaan membacakan buku adalah hal yang sia-sia. Sebab si kecil tetap bisa menyerap semua perkataan dan informasi yang ia dengar.

Membacakan buku untuk anak dapat membantu tumbuh kembangnya. Silahkan dicoba yaa! (dgs)

Baca juga:

Buku Anak Karya Meghan Markle Terinspirasi dari Hubungan Harry dan Archie

#Parenting #Anak #Buku
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

Fun
Buku 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati' Brian Khrisna Laris Manis, Siap Go International
Buku 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati' karya Brian Khrisna resmi memasuki cetakan ke-100. Dipersiapkan untuk diterjemahkan ke berbagai bahasa.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 23 Mei 2026
Buku 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati' Brian Khrisna Laris Manis, Siap Go International
Indonesia
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Pentingnya teknologi Age Assurance bagi PSE sesuai PP Tunas. Teknologi ini menutup celah verifikasi usia manual dan didukung program literasi digital untuk orang tua.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Indonesia
Revisi UU Perbukaan Bakal Nolkan Pajak Penulis dan Kertas
Revisi sistem UU Perbukuan tersebut perlu dukungan dari seluruh pihak yang ada di dalam ekosistem perbukuan, mulai dari penulis, ilustrator, desainer, pekerja kreatif, hingga penerbit.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Mei 2026
Revisi UU Perbukaan Bakal Nolkan Pajak Penulis dan Kertas
Indonesia
Jerry Hermawan Lo Luncurkan 'The Art of Simple Leadership', Merangkai Kisah Perjuangan dan Kepemimpinan
Founder JHL Group, Jerry Hermawan Lo, meluncurkan buku The Art of Simple Leadership. Buku ini merangkai kisah perjuangan dirinya.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
Jerry Hermawan Lo Luncurkan 'The Art of Simple Leadership', Merangkai Kisah Perjuangan dan Kepemimpinan
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Program Cek Kesehatan Gratis di sekolah menemukan berbagai masalah kesehatan siswa, mulai dari gangguan kebugaran, gigi berlubang, anemia hingga tekanan darah meningkat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Indonesia
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Beberapa anak terlaporkan mengidap penyakit seperti pneumonia, bronkitis, infeksi saluran kemih (ISK), hingga mengalami stunting akibat kekurangan gizi dan dehidrasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Indonesia
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Pemerintah daerah kini memikul tanggung jawab besar untuk menyisir kembali legalitas setiap satuan pendidikan anak usia dini (PAUD) dan taman penitipan anak
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Indonesia
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Pengelola tempat penitipan anak yang baik seharusnya terbuka dan kooperatif dalam menanggapi kekhawatiran yang disampaikan oleh orang tua.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 April 2026
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Indonesia
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Popok tidak hanya berfungsi sebagai perlindungan dasar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan untuk menjaga kenyamanan dan mendukung tumbuh kembang si Kecil dalam penggunaan sehari-hari.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Indonesia
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Kini halaman Bantuan YouTube di Indonesia, tertulis pernyataan resmi: “Jika Anda berusia di bawah 16 tahun di Indonesia, akses ke akun Anda di YouTube mungkin akan dinonaktifkan.”
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Bagikan