Jerry Hermawan Lo Luncurkan 'The Art of Simple Leadership', Merangkai Kisah Perjuangan dan Kepemimpinan

Soffi AmiraSoffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
Jerry Hermawan Lo Luncurkan 'The Art of Simple Leadership', Merangkai Kisah Perjuangan dan Kepemimpinan

Jerry Hermawan Lo luncurkan buku The Art of Simple Leadership, Jumat (8/5). Foto: MerahPutih/Didik Setiawan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Di bawah sorot lampu Grand Garuda Ballroom Hotel Episode Gading Serpong pada Jumat (8/5) sore, ratusan pasang mata tertuju pada satu sosok di atas panggung.

Mengenakan batik hitam bercorak emas, Founder JHL Group Jerry Hermawan Lo berdiri sambil menggenggam mikrofon, berbicara tenang di hadapan para tamu undangan, mahasiswa, pengusaha, hingga tokoh nasional.

Di belakangnya, layar raksasa menampilkan sampul buku bertajuk The Art of Simple Leadership. Sebuah judul yang terdengar sederhana, tetapi memuat perjalanan hidup panjang tentang kerja keras, keberanian, dan daya tahan menghadapi hidup.

Peluncuran buku kedua Jerry Hermawan Lo itu berlangsung hangat sekaligus penuh antusiasme. Buku yang ditulis Steven Beteng dan diterbitkan Kompas tersebut menjadi medium bagi Jerry untuk membagikan kisah hidupnya, mulai dari keberaniannya merantau dari Medan ke Jakarta hingga membangun kerajaan bisnis yang kini berkembang di berbagai sektor usaha.

Baca juga:

Cerita Founder PT JHL International Otomotif Jerry Hermawan Lo Perkuat Kesejahteraan Atlet

Menpora RI, Erick Thohir, hadir dalam peluncuran buku Jerry Hermawan Lo
Menpora RI, Erick Thohir, hadir dalam peluncuran buku Jerry Hermawan Lo. Foto: MerahPutih/Didik Setiawan

Sejumlah tokoh nasional tampak hadir dalam acara tersebut, di antaranya Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir, Suharso Monoarfa, Bambang Soesatyo, Letjen TNI (Purn) Dodik Wijanarko, Komisaris Utama PT Pertamina Komjen Pol (Purn) Mochamad Iriawan, hingga Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari. Kehadiran mereka memberi gambaran bahwa sosok Jerry bukan sekadar dikenal di lingkup bisnis, tetapi juga memiliki jejaring luas di berbagai sektor strategis.

Peluncuran buku The Art of Simple Leadership juga dimoderatori oleh Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas, Tri Agung Kristanto.

Namun, yang paling mencuri perhatian justru deretan mahasiswa yang memenuhi ballroom. Banyak di antara mereka datang untuk mendengar langsung bagaimana seorang anak muda perantauan mampu bertahan dan tumbuh di tengah kerasnya Jakarta.

Di era ketika banyak orang ingin sukses secepat video 30 detik TikTok, kisah tentang proses panjang terasa seperti barang langka.

Founder JHL Group, Jerry Hermawan Lo, memberi sambutan dalam peluncuran buku The Art of Simple Leadership
Founder JHL Group, Jerry Hermawan Lo, memberi sambutan dalam peluncuran buku The Art of Simple Leadership. Foto: MerahPutih/Didik Setiawan

Melalui sambutannya, Jerry menegaskan, bahwa buku ini tidak dibuat untuk memamerkan pencapaian pribadi, melainkan sebagai bahan pembelajaran bagi generasi muda dan masyarakat luas.

“Tujuannya untuk generasi penerus bagaimana hidup di masyarakat, memimpin perusahaan, dan menginspirasi anak muda,” ujar Jerry kepada wartawan.

Baca juga:

Serahkan Beasiswa Kelapa ke Mahasiswa Unhas, Jerry Hermawan Lo Sebut Pertanian adalah Senjata Rahasia Indonesia

Ia percaya kepemimpinan bukan dibentuk dari kenyamanan ataupun jalan pintas, melainkan dari keberanian menghadapi tantangan dan konsistensi menjalani proses. Pesan itu menjadi benang merah dalam keseluruhan isi buku The Art of Simple Leadership.

Berbeda dari buku motivasi yang sering dipenuhi teori abstrak dan kalimat penuh gula, buku ini justru menonjolkan pengalaman nyata. Jerry mengaku hampir tidak menemukan tantangan berarti dalam proses penulisan, sebab seluruh isi buku berangkat dari kisah hidup yang benar-benar ia alami.

“Karena yang kita ceritakan adalah hal yang real di kehidupan saya,” katanya.

Peluncuran buku The Art of Simple Leadership Jerry Hermawan Lo
Peluncuran buku The Art of Simple Leadership Jerry Hermawan Lo. Foto: MerahPutih/Didik Setiawan

Kepercayaan penuh diberikan kepada Steven Beteng sebagai penulis untuk meramu perjalanan hidup tersebut menjadi narasi yang ringan, tetapi tetap memiliki kedalaman emosional.

Hasilnya adalah sebuah buku yang tidak hanya berbicara soal bisnis, tetapi juga tentang ketekunan, mental bertahan, dan cara memimpin dengan pendekatan sederhana.

Baca juga:

Ribuan Beasiswa Kelapa ala Jerry Hermawan Lo untuk Mendukung Program Ketahanan Pangan Prabowo

Di tengah dunia korporasi yang sering identik dengan jargon rumit dan gaya kepemimpinan kaku, Jerry justru menawarkan sudut pandang berbeda. Bahwa memimpin tidak selalu harus tampil paling keras atau paling dominan.

Kadang, kepemimpinan hadir dari keteladanan, konsistensi, dan kemampuan memahami manusia lain. Konsep yang terdengar mendasar, tetapi justru sering hilang di banyak ruang kerja modern yang sibuk mengejar target sambil perlahan kehilangan empati. Kapitalisme memang lucu. Semua bicara “human capital”, tapi manusia di dalamnya sering kelelahan duluan.

Peluncuran buku ini menjadi lebih dari sekadar seremoni. Ia berubah menjadi ruang refleksi tentang bagaimana perjalanan hidup seseorang bisa menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang lain.

Buku The Art of Simple Leadership jadi refleksi perjalanan hidup
Buku The Art of Simple Leadership jadi refleksi perjalanan hidup. Foto: MerahPutih/Didik Setiawan

Dari seorang perantau asal Medan hingga menjadi pemimpin grup perusahaan besar, Jerry Hermawan Lo mencoba menunjukkan bahwa kesuksesan bukan semata soal hasil akhir, melainkan keberanian untuk terus melangkah bahkan ketika keadaan tidak berpihak.

Mungkin di situlah letak makna sebenarnya dari The Art of Simple Leadership: kepemimpinan yang lahir bukan dari pencitraan, melainkan dari perjalanan hidup yang benar-benar dijalani. (Asp)

#Jerry Hermawan Lo #Buku #Biografi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Viral Bedah Buku Feby Indriani Dibubarkan, Polisi Endus Dugaan Penistaan Agama
Pembubaran diskusi buku Feby Indriani di Bogor berbuntut panjang! Polda Metro Jaya turun tangan usut dugaan penistaan agama dan ancaman SARA.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Viral Bedah Buku Feby Indriani Dibubarkan, Polisi Endus Dugaan Penistaan Agama
Lifestyle
Karya Raya 2026, ketika Karya Bertumbuh, Anak Ikut Bertumbuh
Dengan membawa tema Garden of Kindness: Where Creativity Grows on You, Karya Raya menegaskan pertumbuhan bukan hanya tentang banyaknya karya yang dihasilkan.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Karya Raya 2026, ketika Karya Bertumbuh, Anak Ikut Bertumbuh
Lifestyle
Lewat ‘#HaHa Leadership’, Ita Sembiring Ajak Melihat Kepemimpinan dari Sisi yang Lebih Ringan
Ita mengajak pembaca melakukan sesuatu yang sering kali tidak mudah dilakukan seorang pemimpin, yakni becermin pada diri sendiri sambil tertawa.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Lewat ‘#HaHa Leadership’, Ita Sembiring Ajak Melihat Kepemimpinan dari Sisi yang Lebih Ringan
Indonesia
Beli Alat Produksi Canggih dari Tiongkok, PT RAI Mampu Mengolah 2 Juta Butir Kelapa Per Hari
“Kami hadir dengan komitmen untuk menyejahterakan para petani kelapa dan putra-putri daerah. Selain itu, cita-cita kami adalah 'Mengembalikan Kejayaan Kelapa Nusantara di Mata Dunia',” kata Jerry.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Beli Alat Produksi Canggih dari Tiongkok, PT RAI Mampu Mengolah 2 Juta Butir Kelapa Per Hari
Indonesia
Baznas Bantah Biayai Penerbitan Buku Islam Ala Prabowo Pakai Dana ZIS
Baznas RI menegaskan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tidak digunakan dalam penerbitan buku Islam Ala Prabowo.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Baznas Bantah Biayai Penerbitan Buku Islam Ala Prabowo Pakai Dana ZIS
Indonesia
Buku Islam Ala Prabowo Ramai Diperbincangkan, Ini Pengarang, Deskripsi dan Harganya
Buku yang diterbitkan oleh Atmosphere Publishing House memiliki ketebalan sekitar 346 halaman dan pertama kali dirilis pada April 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Buku Islam Ala Prabowo Ramai Diperbincangkan, Ini Pengarang, Deskripsi dan Harganya
Merah Putih Kasih
Beasiswa Kelapa JHL Foundation Targetkan 2.000 Mahasiswa Jadi Petani Modern Hingga Akhir 2026
Krisis regenerasi petani muda mengancam masa depan pangan. JHL Foundation hadir lewat Beasiswa Kelapa untuk mencetak petani milenial terdidik
Angga Yudha Pratama - Jumat, 04 September 2026
Beasiswa Kelapa JHL Foundation Targetkan 2.000 Mahasiswa Jadi Petani Modern Hingga Akhir 2026
Berita Foto
JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani Muda lewat Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB
Dewan Pembina JHL Foundation Jerry Hermawan Lo bersama Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani berfoto bersama di Pangkalpinang, Rabu (2/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 04 September 2026
JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani Muda lewat Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB
Indonesia
JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani Lewat Beasiswa Kelapa untuk Mahasiswa UBB
JHL Foundation memberikan Beasiswa Kelapa kepada lebih dari 100 mahasiswa UBB untuk mendukung pendidikan dan mendorong regenerasi petani muda di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani Lewat Beasiswa Kelapa untuk Mahasiswa UBB
Merah Putih Kasih
Puluhan Lansia di Ende NTT Takut Kembali Bekerja Usai Gempa, Bantuan JHL Foundation Jadi Penguat
Sebanyak 60 warga lanjut usia (lansia) di Desa Ranggatalo dan Lia Beke, Kecamatan Lio Timur, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, menerima bantuan dari JHL Foundation Yayasan Merah Putih Peduli Kasih, Selasa (25/8).
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
Puluhan Lansia di Ende NTT Takut Kembali Bekerja Usai Gempa, Bantuan JHL Foundation Jadi Penguat
Bagikan