Kesehatan Mental

Manfaat Baik Berpuasa untuk Kesehatan Mental

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 26 Maret 2024
Manfaat Baik Berpuasa untuk Kesehatan Mental

Berpuasa berikan manfaat baik bagi kesehatan mental.(foto: pexels-alena-darmel)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - BERPUASA tak hanya mendatangkan manfaat bagi kesehatan fisik. Dengan pengaturan waktu makan saat berpuasa, seperti halnya kala Ramadan, ternyata memberi manfaat baik bagi kesehatan mental.

Manfaat itu amat terkait dengan pola tidur yang terbentuk saat berpuasa Ramadan. Seperti dilansir Hellosehat, pola tidur yang teratur dan waktu tidur yang berkualitas merupakan dua hal penting untuk menjaga kesehatan mental selama bulan puasa.

Saat berpuasa, kamu akan lebih mudah merasa lelah atau mengantuk pada malam hari. Tidur cukup akan membantu mengurangi stres sehingga berdampak baik bagi kesehatan mental.

Baca juga:

Tetap Berolahraga saat Berpuasa, Ini yang Perlu Diperhatikan

Suasana hati yang membaik selama puasa juga akan membuat kamu memiliki waktu tidur yang lebih berkualitas. Dengan begitu, kamu diharapkan tidak terlalu sering terbangun atau memimpikan hal yang buruk ketika tidur.

Selain itu, dengan mengacu pada studi terbitan The Journal of Nutrition, Health, & Aging, puasa intermiten, yang serupa dengan puasa Ramadan, membantu memperbaiki kesehatan mental dengan cara mengontrol ketegangan, kemarahan, dan gangguan mood lainnya. Pada penelitian yang dilakukan kepada 31 orang laki-laki itu, perbaikan mood mulai terlihat pada minggu keenam dan mencapai hasil terbaik pada minggu ke-12. Hubungan antara puasa dan kesehatan mental ini berasal dari asupan kalori yang terjaga selama berpuasa.

Bagi pengidap depresi, berpuasa bisa membantu mengelola produksi protein dalam otak yang memicu depresi. Salah satu penyebab depresi ialah rendahnya produksi protein dalam otak yang disebut BDNF (brain-derived neurotrophic factor).

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Annual Review Nutrition pernah membahas kaitan intermittent fasting dengan BDNF. Pada studi terhadap tikus tersebut, puasa intermiten dengan ketentuan 16 jam puasa, 8 jam jendela makan memberikan hasil yang baik dalam meningkatkan BDNF.

Selain itu, produksi BDNF yang memadai selama puasa juga dapat mengurangi risiko gangguan kecemasan, bipolar, dan gangguan makan.

Namun, hal yang paling terlihat dari manfaat berpuasa untuk kesehatan mental ialah pengendalian emosi. Secara tidak sadar, berpuasa saat Ramadan membuat seseorang lebih mengendalikan emosi sehingga dapat menjauhkan diri dari kebiasaan negatif, seperti marah-marah sampai berkelahi.

Puasa juga akan meningkatkan rasa empati pada seseorang yang mungkin setiap harinya masih kesulitan unuk mendapat makan dan minum yang lebih layak. Pada akhirnya, kamu secara tak sadar menghindarkan dirimu dari kebiasaan negatif seperti makan berlebihan.(*)

Baca juga:

Studi Terbaru Ungkap Respons Tubuh Selama Kita Berpuasa

#Kesehatan #Kesehatan Mental #Ramadan
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Dunia
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Sekitar 2 persen orang dewasa di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Olahraga
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Raphael Varane mengaku dirinya mengalami depresi saat masih membela Real Madrid. Ia menceritakan itu saat wawancara bersama Le Monde.
Soffi Amira - Rabu, 03 Desember 2025
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan