Malaysia Dituntut Usut Tuntas Insiden Penembakan Pekerja Migran demi Jaga Hubungan dengan Indonesia
Pekerja Migran Indonesia jadi Korban Penembakan di Malaysia. (Dok. BP2MI)
MerahPutih.com - Penembakan pekerja Migran Indonesia (PMI) oleh aparat Malaysia menuai sorotan tajam. Anggota Dewan Pakar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Bidang Strategi Hubungan Luar Negeri Darmansjah Djumala menilai, penembakan ini menambah panjang daftar kejadian tragis yang menyita perhatian publik di kedua negara.
Dia pun berharap agar Malaysia menunjukkan niat baiknya dalam menyelesaikan kasus ini demi menjaga hubungan yang harmonis.
“Harus ada ikhtiar dari kedua belah pihak untuk memelihara dan mengembangkannya, tentu berdasarkan niat baik dan persahabatan,” jelas Darmansjah kepada wartawan di Jakarta dikutip Jumat (31/1).
Dia juga menegaskan bahwa pengusutan yang transparan sangat penting guna menjaga hubungan baik antara kedua negara.
Baca juga:
Presiden Prabowo Yakin Malaysia Usut Penembakan WNI di Perairan Selangor
“Indonesia mendesak agar otoritas Malaysia mengusut kasus itu secara tuntas dan transparan, dan memberi akses konsuler seluas-luasnya kepada Indonesia untuk mengetahui detail kasus penembakan itu,” kata diplomat senior ini.
Ia menambahkan bahwa penyelesaian kasus ini akan mencerminkan komitmen Malaysia dalam menjaga hubungan bilateral yang sudah terjalin dengan baik selama ini.
Apalagi, Indonesia dan Malaysia mengandung sensitivitas cukup tinggi, utamanya dalam kaitan pekerja migran dan produk seni budaya.
“Karakter hubungan seperti itu sudah menjadi keniscayaan sebagai negara bertetangga,” jelas dia.
Insiden penembakan ini terjadi pada Jumat (24/1) sekitar pukul 03.00 dini hari waktu setempat di perairan Tanjung Rhu, Selangor, Malaysia.
Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) menembak sebuah kapal yang diduga melawan patroli mereka.
Dalam peristiwa itu, satu WNI yang berada di kapal tersebut, yang diketahui berinisial B, tewas dalam insiden tersebut. Tiga korban lainnya yang terluka kini tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Kemenlu Belum Akan Evakuasi WNI Dari Iran
Kronologis ABK WNI Diculik Bajak Laut di Gabon, Kapal Disergap Dini Hari
Indonesia dan Malaysia Blokir Grok Milik Elon Musk, Kementerian Komdigi Soroti Pelanggaran HAM
Kondisi Teheran 'dalam Bahaya', WNI Diminta Waspada dan Hindari Kerumunan
Demo di Iran Tewaskan Sekitar 500 Orang, DPR: Siapkan Rencana Evakuasi WNI, Jangan Tunggu Situasi Memburuk
KJRI Johor Bahru Jemput Bola Selesaikan Rencana Pemulangan WNI Bermasalah
Kemenlu Pulangkan 3 WNI Terjebak di Yaman
37 WNI di Venezuela Diimbau Waspada, KBRI Buka Hotline Darurat
Kemenlu Tengah Berupaya Keluarkan WNI dari Yaman, Wilayah Udara Masih Ditutup
Polisi Sebut Terduga Penembak di Bondi Bertindak Sendiri, tanpa Pelatihan di Filipina