Malang Raya Dilanda Fenomena Bediding, Bahaya Ternak Bisa Stres Sampai Mati!

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Malang Raya Dilanda Fenomena Bediding, Bahaya Ternak Bisa Stres Sampai Mati!

Kawasan Kayutangan Heritage di Kota Malang, Jawa Timur. Saat ini kawasan Malang Raya tengah dilanda fenomena cuaca bediding. ANTARA/Vicki Febrianto

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.comFenomena bediding kembali melanda Malang Raya pada musim kemarau 2026. Kondisi suhu dingin yang muncul akibat aktifnya angin monsun timuran ini bukan sekadar fenomena musiman, tetapi juga membawa dampak serius bagi sektor pertanian dan peternakan.

“Bediding merupakan kondisi dengan suhu lingkungan lebih dingin dibandingkan normalnya, ditandai dengan aktifnya angin monsun timuran yang sifatnya kering dan dingin,” kata Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Timur, Linda Fitrotul, kepada media, Kamis (4/6).

Baca juga:

Fenomena Bediding Terjang Yogyakarta, Ini Penyebabnya

Suhu Turun Drastis

BMKG mencatat rata-rata suhu udara saat fenomena bediding berkisar antara 17–18 derajat Celsius pada dini hari pukul 03.00–06.00 WIB. Sementara pada malam hari, suhu tercatat 20–21 derajat Celsius.

Berdasarkan pengamatan pukul 07.30 WIB, suhu pagi sekitar 22–25 derajat Celsius, kemudian siang hari mencapai 27–29 derajat Celsius,

Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Jatim Linda Fitrotul

Kondisi ini terjadi karena minimnya tutupan awan dan rendahnya intensitas hujan selama musim kemarau. Bediding diperkirakan berlangsung hingga September 2026.

Baca juga:

Kapolri Ingatkan Potensi Ledakan Wisatawan di Malang Raya

Dampak ke Pertanian dan Peternakan

BMKG mengingatkan fenomena ini dapat memicu embun es di dataran tinggi. Embun es berpotensi merusak tanaman hortikultura seperti sayuran, bunga, dan buah-buahan.

Tak hanya itu, sektor peternakan juga terancam. Hewan ternak bisa mengalami stres akibat suhu dingin ekstrem, bahkan berisiko terkena penyakit hingga kematian.

Baca juga:

Ibu Kota dalam Bayang-bayang Cuaca Ekstrem, BPBD DKI Jakarta Pastikan Kesiapan Personel 24 Jam

“Bediding memberikan dampak terhadap pertanian dan peternakan, sehingga perlu langkah antisipasi dari masyarakat,” ujar Linda, dilansir Antara.

Untuk itu, petani dan peternak di kawasan Malang Raya diimbau untuk melakukan langkah-langkah mitigasi. Petani disarankan menggunakan pelindung tanaman di malam hari, sementara peternak perlu memastikan kandang tetap hangat agar ternak tidak stres. (*)

#Malang #Peternakan #Cuaca Ekstrem
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Indonesia
Malang Raya Dilanda Fenomena Bediding, Bahaya Ternak Bisa Stres Sampai Mati!
Fenomena Bediding dapat memicu embun es di dataran tinggi, sekaligus terjadinya perubahan suhu secara ekstrem.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Malang Raya Dilanda Fenomena Bediding, Bahaya Ternak Bisa Stres Sampai Mati!
Indonesia
Prakiraan Cuaca Jakarta 4 Juni 2026 Jakarta Bakal Diguyur Hujan Sore Sampai Malam Hari
Pada waktu bersamaan, Jakarta Pusat dan Kepulauan Seribu hanya mengalami kondisi berawan tebal.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
Prakiraan Cuaca Jakarta 4 Juni 2026 Jakarta Bakal Diguyur Hujan Sore Sampai Malam Hari
Indonesia
Cuaca Dingin Landa Gunung Rinjani, Pendaki Diminta Bawa Sleeping Bag
Cuaca dingin di pegunungan dapat meningkatkan risiko hipotermia, terutama saat beristirahat atau berada di area terbuka yang berangin
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Cuaca Dingin  Landa Gunung Rinjani, Pendaki Diminta Bawa Sleeping Bag
Indonesia
Badan Cuaca PBB Peringatkan Dampak El Nino, Dunia Bisa Dilanda Gelombang Panas
WMO memperkirakan suhu udara pada periode Juni hingga Agustus akan berada di atas normal di hampir seluruh wilayah dunia
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Badan Cuaca PBB Peringatkan Dampak El Nino, Dunia Bisa Dilanda Gelombang Panas
Indonesia
Newcastle Langsung Rayu Monster Tercepat Bundesliga Usai Dapat Uang Hasil Penjualan Anthony Gordon
Newcastle United menyiapkan paket kontrak menggiurkan beserta jaminan posisi utama dalam taktik Eddie Howe
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
Newcastle Langsung Rayu Monster Tercepat Bundesliga Usai Dapat Uang Hasil Penjualan Anthony Gordon
Indonesia
Prakiraan BMKG: Jakarta Bakal Terik Sepanjang Selasa 2 Juni 2026, Warga Siapkan Tabir Surya
Perubahan atmosfer baru terjadi saat memasuki malam hari
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Juni 2026
Prakiraan BMKG: Jakarta Bakal Terik Sepanjang Selasa 2 Juni 2026, Warga Siapkan Tabir Surya
Indonesia
Siklon Tropis Jangmi Bergerak, Potensi Hujan di Wilayah Indonesia Meningkat
Pusaran sistem cuaca ekstrem tersebut saat ini membawa kecepatan angin maksimum hingga 35 knot dengan tekanan udara minimum 998 hektopascal (HPa).
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Siklon Tropis Jangmi Bergerak, Potensi Hujan di Wilayah Indonesia Meningkat
Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Indonesia
Langkah Antisipasi Pemprov DKI Hadapi Cuaca Ekstrem
BPBD DKI terus memantau informasi prakiraan cuaca, peringatan dini, dan perkembangan kondisi atmosfer yang dikeluarkan oleh BMKG.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Langkah Antisipasi Pemprov DKI Hadapi Cuaca Ekstrem
Indonesia
Sedia Payung, Akhir Pekan Ini Jakarta Diguyur Hujan di Sore Hari
Cuaca di kota-kota besar di Indonesia pada umumnya akan didominasi oleh hujan ringan hingga sedang.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
Sedia Payung, Akhir Pekan Ini Jakarta Diguyur Hujan di Sore Hari
Bagikan