Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Italia Tetapkan Status Bahaya Tertinggi Gelombang Panas

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Juli 2026
Italia Tetapkan Status Bahaya Tertinggi Gelombang Panas

Ilustrasi cuaca panas. ANTARA/HO

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Peringatan gelombang panas ekstrem dengan status merah atau tingkat bahaya tertinggi diberlakukan di 15 kota besar di Italia.

Kementerian Kesehatan Italia, Kamis, mengumumkan ada 15 kota yang menyandang status tersebut yaitu Bari, Campobasso, Genoa, Latina, Palermo, Pescara, Rieti, Viterbo serta Bologna, Brescia, Florence, Frosinone, Perugia, Rome, dan Turin. Sementara itu, Milan diperkirakan akan memasuki status merah gelombang panas pada Jumat (17/7).

Status peringatan merah (tingkat tiga) itu menandakan darurat gelombang panas dengan panas berkepanjangan dan risiko tinggi terhadap kesehatan, bahkan bagi warga berusia muda yang sehat.

Menurut ilmuwan, krisis iklim akibat emisi gas rumah kaca akibat manusia telah menyebabkan gejolak cuaca ekstrem, antara lain gelombang panas, kekeringan, badai berkekuatan besar, serta banjir yang lebih besar dan sering terjadi.

Baca juga:

Kematian Warga di Eropa Akibat Gelombang Panas Kian Mengganas

Kendati beragam sumber dapat menciptakan gas rumah kaca yang mengakibatkan pemanasan global, tetapi pemicu utamanya berasal dari penggunaan bahan bakar fosil, seperti minyak bumi, gas, dan batu bara.

Semetara itu, Wali Kota London, Sadiq Khan, mendukung usulan penetapan batas suhu maksimal di tempat kerja guna melindungi para pekerja dari gelombang panas yang kini semakin sering melanda Inggris.

Dukungan tersebut muncul di tengah meningkatnya desakan agar pemerintah memperketat aturan perlindungan keselamatan kerja.

Menurut laporan terbaru Badan Meteorologi Inggris, kondisi cuaca ekstrem kini telah menjadi "normal baru" akibat dampak perubahan iklim.

Ketidaksiapan negara tersebut terlihat dari kewalahannya fasilitas publik, termasuk perumahan, sekolah, rumah sakit, hingga jaringan transportasi, setiap kali gelombang panas berulang sepanjang musim panas ini. (*)

#Gelombang Panas #Cuaca Ekstrem #Italia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Italia Tetapkan Status Bahaya Tertinggi Gelombang Panas
Status peringatan merah (tingkat tiga) itu menandakan darurat gelombang panas dengan panas berkepanjangan dan risiko tinggi terhadap kesehatan, bahkan bagi warga berusia muda yang sehat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Juli 2026
Italia Tetapkan Status Bahaya Tertinggi Gelombang Panas
Indonesia
DPR Dorong Penguatan Mitigasi Hadapi Ancaman El Nino
Sistem peringatan dini pertanian (SIPERDITAN) harus diperkuat agar tidak mengganggu target produksi pangan nasional. 

Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
DPR Dorong Penguatan Mitigasi Hadapi Ancaman El Nino
Indonesia
Kekeringan Parah Landa Eropa, Penggunaan Air Mulai Dibatasi dan Dilarang Isi Kolam Renang
Warga dilarang mengisi atau mengoperasikan kolam renang pribadi. Larangan itu juga mencakup air mancur pribadi, fasilitas bermain air, dan fasilitas pribadi serupa lainnya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Kekeringan Parah Landa Eropa, Penggunaan Air Mulai Dibatasi dan Dilarang Isi Kolam Renang
Dunia
Kematian Warga di Eropa Akibat Gelombang Panas Kian Mengganas
Data kematian awal dan estimasi peneliti menunjukkan sedikitnya 14.000 orang meninggal di enam negara Eropa
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Juli 2026
Kematian Warga di Eropa Akibat Gelombang Panas Kian Mengganas
Dunia
Gelombang Panas di Jerman Bikin Kematian karena Tenggelam Meningkat Tajam Sejak 2003
Sebanyak 99 orang dilaporkan tenggelam di Jerman sepanjang bulan lalu.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Gelombang Panas di Jerman Bikin Kematian karena Tenggelam Meningkat Tajam Sejak 2003
Dunia
Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Ribuan orang kehilangan tempat tinggal setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda berbagai wilayah di negara tersebut, termasuk ibu kota Dhaka.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
 Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Indonesia
BMKG Catat Hampir Separuh Wilayah Indonesia Resmi Masuk Puncak Musim Kemarau Ekstrem
Selain potensi hujan lebat di tanah Papua, BMKG juga merilis peringatan dini mengenai potensi bencana hidrometeorologi lain
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Juli 2026
BMKG Catat Hampir Separuh Wilayah Indonesia Resmi Masuk Puncak Musim Kemarau Ekstrem
Olahraga
Paolo Maldini-Leonardo Resmi Pegang Kendali di FIGC, Targetkan Italia Angkat Trofi Euro dan Lolos Kualifikasi Piala Dunia 2030
Diskusi intensif selama dua pekan terakhir berhasil merumuskan cetak biru pengembangan taktis komprehensif bagi skuad nasional
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Juli 2026
Paolo Maldini-Leonardo Resmi Pegang Kendali di FIGC, Targetkan Italia Angkat Trofi Euro dan Lolos Kualifikasi Piala Dunia 2030
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG 12 Juli 2026, Ini Daftar Wilayah Terancam Hujan Lebat
Sistem pemantauan mendeteksi akumulasi awan hujan terpusat di beberapa kepulauan utama Indonesia
Angga Yudha Pratama - Minggu, 12 Juli 2026
Prakiraan Cuaca BMKG 12 Juli 2026, Ini Daftar Wilayah Terancam Hujan Lebat
Olahraga
Cuaca Ekstrem Ancam Laga Norwegia vs Inggris, FIFA Berpeluang Tunda Pertandingan
Laga Norwegia vs Inggris terancam ditunda karena cuaca ekstrem. FIFA kemungkinan akan menerapkan protokol darurat.
Soffi Amira - Kamis, 09 Juli 2026
Cuaca Ekstrem Ancam Laga Norwegia vs Inggris, FIFA Berpeluang Tunda Pertandingan
Bagikan