Makna Lima Tumpeng pada Kenduri Ageng

P Suryo RP Suryo R - Sabtu, 21 Oktober 2017
Makna Lima Tumpeng pada Kenduri Ageng

Warga Yogyakarta menggelar aksi spontanitas syukuran atas dilantiknya Sri Sultan HB X dan Pakualam X menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DIY di Depan Gedung Aguung, DI Yogyakarta, Selasa (10/10). (Fot

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PEMDA DIY menggelar Kenduri Ageng dan open house di Bangsal Kepatihan Yogyakarta pada Jumat pagi (20/10). Kenduri ini digelar dalam rangka syukuran pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY.

Lima jenis nasi Tumpeng disiapkan untuk masyarakat dalam perayaan ini. Yakni Tumpeng Sangga Buwana, Tumpeng Kendhit, Tumpeng Robyong, Tumpeng Urubing Damar dan Tumpeng Punar.

Tumpeng Sangga Buwana merupakan tumpeng yang diletakan pada selembar alas telur dadar berbentuk bulat. Tumpeng ini mengandung filosofi manusia wajib menyelaraskan segala kehidupan di alam semesta sehingga tidak terjadi kerusakan (jasmani dan rohani, lahir dan batin, fisik dan virtual).

"Tumpeng ini simbol dari derajat manusia adalah paling tinggi dalam kehidupan di alam semesta. Seorang raja memiliki derajat paling tinggi dari manusia biasa," jelas Amiarsi Harwani, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Dinas Komunikasi dan Informatika DIY.

Tumpeng kedua yakni Tumpeng Kendhit. Tumpeng ini terbuat dari nasi putih yang di tengahnya ditetesi dengan air kunyit melingkar mengelilingi tumpeng. Tumpeng ini merupakan simbol dari keberhasilan manusia dalam mengatasi semua masalah, halangan, rintangan, dan kesulitan.

Tumpeng ketiga adalah Tumpeng Robyong. Tumpeng ini merupakan simbol bahwa si pemangku hajat mampu mencapai keberhasilan karena didukung oleh keluarga, sanak saudara dan masyarakat.

Sedangkan Tumpeng Urubing Damar pada atasnya ditancapkan lidi berujung kapas yang dibasahi minyak dan api sehingga menyala kearah 4 penjuru mata angin. Terdapat telur dadar yang ditutupkan pada puncak tumpeng.

"Merupakan simbol dari sikap dan sifat seorang pemimpin yang mampu memberi berbagai cara untuk mengatasi permasalahan dan memberi pencerahan kepada masyarakat. Telur dadar merupakan simbol sang pemimpin adalah melindungi rakyatnya (sebagai pengayom)," beber Ami.

Lalu tumpeng Punar terbuat dari nasi kuning, merupakan simbol dari kebesaran tekad untuk mencapai kebahagiaan.

Keseluruhan Tumpeng dilengkapi dengan 7 macam lauk pauk seperti ayam, telur dan tempe

Ami menjelaskan prosesi jamuan makan dengan menyajikan tumpeng dengan tujuh lauk pauk merupakan simbol permohonan bantuan perlindungan kepada Yang Maha Kuasa (pitulungan). (*)

Berita ini merupakan laporan dari Teresa Ika, kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

#Yogyakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
Sahroni mendesak Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil langkah tegas berupa pemecatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
ShowBiz
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Record Store Day Yogyakarta 2026 digelar 25–26 April di XT Square. Hadirkan 71 lapak vinyl, kaset, dan CD serta program kreatif kolaboratif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Indonesia
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Selain ancaman laut, para ahli mengidentifikasi kompleksitas Sesar Opak yang memicu gempa darat 2006
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Indonesia
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Untuk relasi Gambir–Yogyakarta, tersedia KA tambahan kelas eksekutif dengan jadwal keberangkatan pukul 05.15 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 13.11 WIB, serta keberangkatan pukul 17.15 WIB dan tiba pukul 00.43 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Indonesia
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk mewaspadai ancaman perubahan cuaca mendadak dalam beberapa hari ke depan.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Bagikan