Makan Kucing Hidup, Abah Gandrong Minta Maaf

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 01 Agustus 2019
Makan Kucing Hidup, Abah Gandrong Minta Maaf

Kucing

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Abah Grandong, pelaku pemakan kucing hidup-hidup di Kemayoran, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu akhirnya meminta maaf kepada masyarakat atas ulahnya.

"Dengan ada nya video tersebut yang telah meresahkan masyarakat Indonesia, kami meminta maaf kepada kalangan masyaralat yang ada di Indonesia, atraksi tersebut itu adalah kebudayaan dari Banten yaitu debus," kata Abah Naca atau yang sering disapa dengan nama Abah Gerandong dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (31/7).

Baca Juga: Abah Grandong Makan Kucing Hidup Untuk Menakut-nakuti Pemilik Warung

Dirinya menjelaskan bahwa tidak berniat untuk memvideokan aksi biadabnya memakan kucing dan memviralkan ke publik.

"Viralnya video mengenai memakan binatang kucing yang telah bererdar di media sosial, kami tidak ada niatan untuk membuat video tersebut dan tidak ada juga niat untuk memviralkan video ke kalangan masyarakat," ujarnya

Abah Gandrong
Abah Gandrong

"Kejadian tersebut hanya diketahui oleh pihak keamanan Security dari PT. Citra Marga Nusaphala Persada milik Yusuf Hamka, kejadian tersebut bukan sekedar untuk pamer semata saja, dikarenakan kejadian ini hanya untuk hiburan semata. Dalam melakukan aksi nya suasana aktivitas disekitar tidak ada pedagang, dan kami tidak ada niatan untuk menakuti warga sekitar," ungkap dia.

Baca Juga: Makan Kucing Hidup, Abah Grandong Terancam Kurungan 9 Bulan

Lebih jauh ia menjelaskan pada saat melakukan aksi itu lokasi semua tertutup tidak ada satupun dari warga yang melihat kejadian aksi memakan kucing, aktifitas pedagang disekitar pun juga sudah tidak ada, dan kami pun tidak akan menghilangkan kebudayan banten seperti debus tersebut adalah turun menerun dari nenek moyang kita.

"Pada saat melakukan aksi memakan kucing kondisi sudah diluar kesadaran, kami menggunakan ilmu kebatinan yang tanpa sepengetahuan orang awam," terang dia.

Baca Juga: Komunitas Pencinta Hewan Geram Lihat Si Pemakan Kucing Masih Keliaran di Kemayoran

"Untuk aksi memakan kucing ini jangan sekali-kali dilakukan atau diperagakan tanpa ada nya orang ahli, kami juga aksi ini hanya cukup sekali saja," tandas dia. (Knu)

#Kucing
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fun
Sisi Gelap Fenomena Viral Selebcat, Pencinta Bulu Dituntut Bijak Jangan Asal Elus!
Dokter hewan peringatkan dampak buruk stimulasi berlebihan pada kucing viral di tempat umum. Kenali tanda stres dan cara bijak berinteraksi dengannya!
Wisnu Cipto - Kamis, 29 Oktober 2026
Sisi Gelap Fenomena Viral Selebcat, Pencinta Bulu Dituntut Bijak Jangan Asal Elus!
Lifestyle
Ilmuwan Temukan Leopardus tilcayo: Spesies Kucing Liar Baru yang Mengubah Sejarah Genetik Kucing Dunia
Heboh penemuan spesies kucing liar baru bernama Leopardus tilcayo di Bolivia, yang pertama dalam 100 tahun terakhir! Berawal dari hewan pungut, kucing mungil ini guncang dunia sains berkat tes DNA.
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 September 2026
Ilmuwan Temukan Leopardus tilcayo: Spesies Kucing Liar Baru yang Mengubah Sejarah Genetik Kucing Dunia
Fun
Nutrisi Tepat Jaga Kesehatan Anabul, Bisa Habiskan Lebih Banyak Waktu Bersama Kesayangan
Para pemilik hewan selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk anabul kesayangan mereka.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Nutrisi Tepat Jaga Kesehatan Anabul, Bisa Habiskan Lebih Banyak Waktu Bersama Kesayangan
Indonesia
Komunitas KucingMu Berdiri, Kucing Sekarang Bisa Punya KTA Muhammadiyah
: Muhammadiyah DIY meluncurkan Komunitas KucingMu sebagai wadah dakwah pecinta hewan. Uniknya, ada KTAM khusus kucing yang mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Komunitas KucingMu Berdiri, Kucing Sekarang Bisa Punya KTA Muhammadiyah
Indonesia
Jakarta Diperkirakan Punya 300 Ribu Kucing Liar, Pemprov Perluas Program Sterilisasi
Dinas KPKP DKI Jakarta memperkirakan populasi kucing liar mencapai 300 ribu ekor. Pemprov memilih program sterilisasi dan Trap Neuter Return (TNR).
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Juli 2026
Jakarta Diperkirakan Punya 300 Ribu Kucing Liar, Pemprov Perluas Program Sterilisasi
Indonesia
Ajak Warga Lapor Resto-Pasar Jual Daging Anjing, Pemprov Jakarta Jamin Identitas Cepu Aman
"Kami akan memastikan nama pelapor tetap kami rahasiakan, jadi tidak perlu takut," kata Kepala Dinas KPKP Jakarta Hasudungan Sidabalok
Wisnu Cipto - Selasa, 09 Desember 2025
Ajak Warga Lapor Resto-Pasar Jual Daging Anjing, Pemprov Jakarta Jamin Identitas Cepu Aman
Indonesia
Anjing dan Kucing 'Haram' Dijual untuk Santapan, Pramono Perintahkan Satpol PP Turun Tangan
Pramono berharap regulasi ini dapat berkontribusi dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan warga Jakarta
Angga Yudha Pratama - Jumat, 05 Desember 2025
Anjing dan Kucing 'Haram' Dijual untuk Santapan, Pramono Perintahkan Satpol PP Turun Tangan
Indonesia
Pramono Resmi Berlakukan Pergub Perdagangan Daging Anjing dan Kucing di Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, resmi memberlakukan Pergub larangan jual-beli daging anjing dan kucing di Jakarta.
Soffi Amira - Rabu, 26 November 2025
Pramono Resmi Berlakukan Pergub Perdagangan Daging Anjing dan Kucing di Jakarta
Indonesia
Sah! Pergub Larangan Perdagangan Daging Anjing dan Kucing Berlaku 24 November 2025
Peraturan ini secara rinci tertuang dalam Pergub Nomor 36 Tahun 2025
Angga Yudha Pratama - Selasa, 25 November 2025
Sah! Pergub Larangan Perdagangan Daging Anjing dan Kucing Berlaku 24 November 2025
Indonesia
Polisi Tetapkan 1 Anak Di Bawah Umur Tersangka Pejarahan Kucing Uya Kuya
Anak di bawah umur itu diketahui mencuri kucing dan sofa dari rumah Uya Kuya
Wisnu Cipto - Rabu, 10 September 2025
Polisi Tetapkan 1 Anak Di Bawah Umur Tersangka Pejarahan Kucing Uya Kuya
Bagikan