Maju Cagub DKI Jalur Independen, Sudirman Said: Sudah Diminta Parpol Sejak Ngurus Pilpres

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 12 Mei 2024
Maju Cagub DKI Jalur Independen, Sudirman Said: Sudah Diminta Parpol Sejak Ngurus Pilpres

Sudirman Said. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mantan Co-Captain Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin), Sudirman Said berkeinginan maju sebagai calon gubernur (cagub) jalur independen dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta pada 27 November 2024 mendatang.

Hal tersebut diketahui adanya agenda konsultasi tim Sudirman Said terkait pemenuhan syarat Cagub DKI jalur perseorangan di kantor KPU DKI Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, pada Kamis (9/5) sore.

"Kami menerima dari tim Bapak Sudirman Said yang akan daftar jadi bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dari jalur perseorangan," ujar Kepala Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU DKI Jakarta Dody Wijaya di Jakarta yang dikutip Minggu (12/5).

Baca juga:

2 Keponakan Prabowo Diusulkan jadi Cagub Jakarta

Dody menuturkan, tim Sudirman Said sudah meminta akses Sistem Informasi Pencalonan (SILON) untuk Pilkada DKI kepada KPU. Nantinya, Sudirman harus memenuhi segala persyaratan dan melengkapi dokumen yang dibutuhkan lewat SILON.

"Kami menunggu sampai dengan batas akhir, yaitu hari minggu 12 Mei pukul 23.59 WIB," ujarnya.

Lebih lanjut, kata Dody, sudah ada tiga orang yang berencana maju dalam Pilkada DKI lewat jalur independen, yakni Dharma Pongrekun, Noer Fajrieansyah dan Sudirman Said.

"Kami berharap para bakal pasangan calon yang sudah berkonsultasi atau sudah meminta akses SILON untuk segera bisa segera melengkapi," ungkapnya.

"Ataupun bakal pasangan calon yang lain, yang berminat jadi cagub dan wagub provinsi DKI Jakarta, bisa sesegera mungkin melengkapi berkas dukungannya," tuturnya menambahkan.

Baca juga:

Anies Berpeluang Jadi Cagub DKI, PDIP: Tinggal Mendaftar

Sementara itu, Sudirman Said mengaku sudah menjalin komunikasi dengan partai politik dalam rencana keikutsertaan sebagai kontestan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta.

"Sudah sejak mengurus Pilpres kami bicara kemungkinan ikut Pilkada. Hanya saya masih terus menimbang semua kemungkinan," kata Sudirman Said.

Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu, mengatakan keikutsertaan dalam Pilkada Jakarta bukan datang dari kehendak pribadi.

Baca juga:

Mardani dan Sahroni Masuk Bursa Cagub, NasDem-PKS Berpeluang Koalisi di Pilkada DKI

Menurutnya, itu berasal dari para simpatisan sejak terlibat aktif mengkampanyekan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar saat Pilpres Februari lalu.

"Maju tidaknya ke Pilkada bukan agenda personal saya, melainkan keputusan publik para pendukung," ujarnya. (Asp)

#Politik #Pilkada 2024
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
KPK Ungkap Dugaan Intervensi Politik Fadia Arafiq dalam Kasus Outsourcing Pemkab Pekalongan
KPK mengungkap dugaan intervensi politik dalam kasus outsourcing di Pemkab Pekalongan. Pegawai outsourcing disebut diduga diarahkan mendukung Fadia Arafiq dalam pilkada.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 29 Mei 2026
KPK Ungkap Dugaan Intervensi Politik Fadia Arafiq dalam Kasus Outsourcing Pemkab Pekalongan
Indonesia
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
Putusan MK soal kewajiban 30 persen caleg perempuan mendapat dukungan dari Sufmi Dasco Ahmad. DPR memastikan aturan tersebut akan masuk dalam revisi UU Pemilu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
Indonesia
Isu Reshuffle Kabinet Kembali Menguat: Qodari Geser, Hasan Nasbi Kembali Masuk
Isu reshuffle Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka semakin santer terdengar.
Wisnu Cipto - Senin, 27 April 2026
Isu Reshuffle Kabinet Kembali Menguat: Qodari Geser, Hasan Nasbi Kembali Masuk
Indonesia
Kumpulan Mantan Pegawai KPK, Dukung Masa Jabatan Ketum Partai Dibatasi
Ketua IM57+ Institute periode 2021-2024 ini menilai, usulan KPK tersebut memiliki dasar yang kuat, baik secara teori maupun praktik.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Kumpulan Mantan Pegawai KPK, Dukung Masa Jabatan Ketum Partai Dibatasi
Indonesia
Cegah Korupsi Politik, KPK Usul Masa Jabatan Ketua Umum Partai Dibatasi 2 Periode
KPK usulkan ketua umum partai maksimal 2 periode untuk cegah korupsi politik. Simak 16 rekomendasi lengkap perbaikan parpol.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Cegah Korupsi Politik, KPK Usul Masa Jabatan Ketua Umum Partai Dibatasi 2 Periode
Indonesia
Bukan Cuma Janji, PKB Tekankan Peran Partai Hadir untuk Masyarakat
PKB Jakarta Barat menekankan peran penting partai yang hadir untuk masyarakat. Kepercayaan masyarakat tidak bisa dibangun lewat narasi politik saja.
Soffi Amira - Senin, 20 April 2026
Bukan Cuma Janji, PKB Tekankan Peran Partai Hadir untuk Masyarakat
Indonesia
Arahan Presiden Prabowo ke Seluruh Ketua DPRD Dilakukan Tertutup
Prabowo menekankan, para Ketua DPRD yang hadir, meski berasal dari latar belakang politik berbeda, tetap memiliki semangat kebangsaan yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 18 April 2026
Arahan Presiden Prabowo ke Seluruh Ketua DPRD Dilakukan Tertutup
Indonesia
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menegaskan kondisi internal partainya tetap solid meskipun sejumlah kader diketahui berpindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Indonesia
Seskab Teddy Kenalkan Istilah Inflasi Pengamat, Banyak Bicara Tanpa Data Tak Sesuai Bidang
Istilah baru yang diperkenakan Seskab itu merujuk kepada banyak pihak yang memberikan analisis di berbagai bidang tanpa didukung latar belakang maupun data yang sesuai fakta.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 April 2026
Seskab Teddy Kenalkan Istilah Inflasi Pengamat, Banyak Bicara Tanpa Data Tak Sesuai Bidang
Indonesia
Mantan Bupati dan Kader PDIP Loncat ke PSI, Datang ke Jokowi Minta Restu
Ketua DPW PSI Jawa Barat (Jabar), Abang Ijo Hapidin mengatakan, kedatangan Nina ke kediaman Jokowi untuk meminta restu bergabung dengan PSI.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 26 Februari 2026
Mantan Bupati dan Kader PDIP Loncat ke PSI, Datang ke Jokowi Minta Restu
Bagikan