Advokat Prabu Sutisna Imbau Tokoh Publik Jaga Persatuan, Sampaikan Pengaduan ke Bareskrim Polri

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
Advokat Prabu Sutisna Imbau Tokoh Publik Jaga Persatuan, Sampaikan Pengaduan ke Bareskrim Polri

Advokat Prabu Sutisna lakukan pelaporan ke Bareskrim Polri. (Foto: MerahPutih.com/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Advokat Prabu Sutisna mengimbau para tokoh publik untuk menyampaikan pernyataan yang dapat menjaga persatuan bangsa dan tidak memicu perbedaan persepsi di tengah masyarakat.

Imbauan tersebut disampaikan usai dirinya mendatangi Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (28/7), untuk menyampaikan pengaduan terkait pernyataan seorang politikus berinisial Z dalam sebuah podcast.

Menurut Prabu, tokoh publik memiliki pengaruh yang besar di masyarakat sehingga setiap pernyataan yang disampaikan perlu mengedepankan kehati-hatian dan kebijaksanaan.

Sebagai tokoh publik, tentu memiliki banyak pengikut dan pendengar. Karena itu, kami berharap setiap pernyataan yang disampaikan dapat menjaga suasana yang kondusif dan tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat,

Prabu Sutisna.

Pengaduan Disebut Inisiatif Pribadi

Prabu menjelaskan bahwa pengaduan yang disampaikannya merupakan inisiatif pribadi sebagai warga negara dan bukan atas nama partai politik maupun organisasi tertentu.

Dalam pengaduan tersebut, ia menyerahkan barang bukti berupa rekaman video podcast dalam flashdisk serta tangkapan layar komentar warganet yang berkaitan dengan tayangan tersebut.

Selanjutnya, Prabu menyerahkan sepenuhnya kepada Bareskrim Polri untuk melakukan penelaahan terhadap materi yang diadukan sesuai mekanisme dan ketentuan hukum yang berlaku.

"Kami menyerahkan sepenuhnya kepada penyidik untuk melakukan penelaahan. Nanti akan dikaji sesuai aturan yang berlaku," ujarnya.

Baca juga:

Kemkomdigi Minta Publik Beri Masukan Soal Tugas Sekretariat Dewan Pers

Berencana Minta Penjelasan ke Dewan Pers

Prabu juga mengatakan pihaknya berencana meminta penjelasan kepada Dewan Pers terkait materi podcast yang dipersoalkan sebagai bagian dari upaya melengkapi dokumen yang diperlukan.

Ia berharap seluruh tokoh publik terus mengedepankan penyampaian pendapat yang konstruktif dan berorientasi pada persatuan bangsa, terutama di tengah dinamika politik yang berkembang.

Baca juga:

Dewan Pers Tegaskan Ketidaksenangan terhadap Pertanyaan Wartawan tak Boleh Berujung Penghinaan

Materi Podcast Menjadi Objek Pengaduan

Sebagai informasi, materi yang menjadi objek pengaduan berasal dari sebuah podcast yang tayang pada Februari 2026.

Dalam tayangan tersebut, politikus berinisial Z menyampaikan pandangan dan analisis mengenai dinamika politik nasional, termasuk menyebut aksi demonstrasi massa beberapa waktu lalu digerakkan elemen salah satu partai politik.

Prabu menilai terdapat bagian dari pernyataan dalam podcast tersebut yang perlu ditelaah lebih lanjut.

Atas dasar itu, ia menyampaikan pengaduan kepada Bareskrim Polri agar materi tersebut dapat dikaji sesuai mekanisme dan ketentuan hukum yang berlaku.

Hingga artikel ini ditulis, pengaduan tersebut masih berada pada tahap penyampaian laporan dan menunggu proses penelaahan lebih lanjut dari pihak kepolisian. (Knu)

#Podcast #Politik #Bareskrim #Dewan Pers
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Stabilitas Politik Prabowo jangan cuma Untungkan Elite, Rakyat Tunggu Bukti Kesejahteraan
Jangan sampai elite politik sibuk dengan pertarungan kekuasaan, sedangkan persoalan ekonomi dan kebutuhan dasar masyarakat terabaikan,
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Stabilitas Politik Prabowo jangan cuma Untungkan Elite, Rakyat Tunggu Bukti Kesejahteraan
Indonesia
2 Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo, Dukungan Politik Kuat tapi Ada Bahaya Pengawasan Lemah
Stabilitas politik tidak boleh dijadikan alasan untuk membatasi kritik, mengabaikan oposisi, atau menyeragamkan pandangan politik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
2 Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo, Dukungan Politik Kuat tapi Ada Bahaya Pengawasan Lemah
Indonesia
Bareskrim Ungkap Penyebab Blackout Batam-Bintan, Kera Diduga Picu Korsleting Trafo
Bareskrim mengungkap temuan forensik kasus blackout Batam-Bintan, mulai dari pagar gardu yang mati hingga sampel rambut kera di pipa Buchholz.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Bareskrim Ungkap Penyebab Blackout Batam-Bintan, Kera Diduga Picu Korsleting Trafo
Indonesia
Polri Tetapkan 223 Tersangka Karhutla, Lahan Terbakar Capai 5.157 Hektare
Bareskrim Polri menetapkan 223 tersangka karhutla. Lahan terbakar kini sudah mencapai 5.157 hektare.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Polri Tetapkan 223 Tersangka Karhutla, Lahan Terbakar Capai 5.157 Hektare
Indonesia
Ada 98 Laporan Kasus Karhutla, Bareskrim Tetapkan 9 Orang Dari Korporasi
Untuk kasus karhutla yang melibatkan pelaku perorangan, Polri telah menetapkan 223 tersangka dari 273 laporan polisi yang ditangani di 12 polda.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Ada 98 Laporan Kasus Karhutla, Bareskrim Tetapkan 9 Orang Dari Korporasi
Indonesia
Bareskrim Dorong agar Pengguna Narkoba Direhabilitasi, tak Langsung Dipenjara
Pengguna narkotika perlu mendapatkan penanganan yang mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan pemulihan mereka.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Bareskrim Dorong agar Pengguna Narkoba Direhabilitasi, tak Langsung Dipenjara
Indonesia
Bareskrim Gencarkan Operasi Narkoba Serentak, Bidik Jaringan Bandar
Penindakan difokuskan untuk memutus jaringan bandar hingga aktor utama yang mengendalikan perdagangan narkoba.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Bareskrim Gencarkan Operasi Narkoba Serentak, Bidik Jaringan Bandar
Indonesia
Kampung Ambon dan Kampung Boncos Digerebek Polisi, Perintah Langsung dari Prabowo
Kampung Ambon dan Boncos digerebek polisi. Hal itu berdasarkan perintah langsung Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Kampung Ambon dan Kampung Boncos Digerebek Polisi, Perintah Langsung dari Prabowo
Indonesia
Bongkar Isi Pertemuan 2 Jam dengan Prabowo, Jokowi: Bahas Bola, Ekonomi, hingga Politik
Jokowi mengungkap isi pertemuan dua jam dengan Prabowo di Kertanegara. Mereka membahas sepak bola, ekonomi, politik, hingga isu Pemilu 2029.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Bongkar Isi Pertemuan 2 Jam dengan Prabowo, Jokowi: Bahas Bola, Ekonomi, hingga Politik
Indonesia
Parliamentary Threshold Naik, Proses Regenerasi Kader Politik Bakal Terpengaruh
peningkatan ambang batas juga dinilai bakal memberi tantangan berat bagi partai politik yang meraih suara di kisaran 1 - 3 perse
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
Parliamentary Threshold Naik, Proses Regenerasi Kader Politik Bakal Terpengaruh
Bagikan