Bareskrim Buru WNA Sindikat Emas Ilegal ke Hong Kong, Aset Pelaku Ikut Ditelusuri

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Bareskrim Buru WNA Sindikat Emas Ilegal ke Hong Kong, Aset Pelaku Ikut Ditelusuri

Barang Bukti Kasus Penyelundupan emas/ dok Polri

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PENGUNGKAPAN dugaan sindikat penyelundupan emas ilegal ke Hong Kong oleh Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri memasuki tahap pengembangan. Polisi kini memburu seorang warga negara China berinisial GCZ yang diduga menjadi salah satu aktor penting dalam jaringan tersebut.

GCZ diduga berperan sebagai pihak yang menampung sekaligus mengatur penyelundupan emas ilegal ke Hong Kong. Keberadaannya terungkap setelah penyidik menangkap seorang WNI berinisial R yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut.

Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Mohammad Irhamni mengatakan tersangka R ditangkap setelah tiba dari Jepang di Bandara Soekarno-Hatta. Dari hasil pemeriksaan, R kemudian mengarahkan penyidik ke sebuah rumah di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. Lokasi tersebut diduga digunakan sebagai tempat transaksi sekaligus aktivitas yang berkaitan dengan pengolahan dan penyelundupan emas.


“Lokasi itu diduga merupakan markas seorang warga negara China berinisial GCZ yang berperan menampung dan menyelundupkan emas ke Hong Kong. GCZ sudah melarikan diri,” kata Irhamni dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Jumat (28/8).

Polisi kini mengejar GCZ. Penyidik juga masih mengembangkan perkara untuk mengungkap pihak lain yang diduga terlibat dalam jaringan penyelundupan tersebut. Tak hanya mengejar pelaku, Bareskrim juga mulai membidik aset yang diduga berkaitan dengan aktivitas ilegal tersebut.

Baca juga:

Bareskrim Tuntaskan Berkas 3 Tersangka, Bongkar Dugaan Jaringan Mafia Emas Ilegal dan TPPU


Penyitaan dilakukan sebagai bagian dari upaya mengembalikan aset yang diperoleh dari hasil penjualan maupun penyelundupan emas ilegal. “Kami akan mengejar dan menyita dalam rangka pengembalian aset atas penjualan emas ilegal ataupun penyelundupan,” ujar Irhamni.
Dari lokasi yang diduga menjadi markas jaringan tersebut, polisi menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya peralatan yang diduga digunakan untuk proses pemurnian dan pengolahan emas, uang tunai, dokumen transaksi, serta sejumlah perjanjian.

Kasus ini sebelumnya terungkap setelah polisi membongkar modus penyelundupan emas ke Hong Kong dengan cara ditempelkan pada sekujur tubuh pelaku atau dikenal sebagai body strapping. Dengan modus tersebut, emas disembunyikan dan ditempelkan pada tubuh untuk menghindari pemeriksaan petugas.

Penyidik kini masih menelusuri bagaimana jaringan tersebut memperoleh emas, siapa saja yang terlibat dalam proses pengolahan hingga pengiriman, serta ke mana aliran uang dari bisnis ilegal tersebut. Pengembangan kasus dilakukan untuk memastikan jaringan penyelundupan tidak berhenti pada satu tersangka. Polisi juga berupaya menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang berperan dalam rantai distribusi emas ilegal tersebut.(knu)

Baca juga:

DPR Endus Kekuatan Besar di Balik Perputaran Uang Rp 992 Triliun Tambang Emas Ilegal





#Tambang Emas Ilegal #Bareskrim #Polri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Profil Komjen Dadang Hartanto, Profesor UMSU Sang Kapolda Metro Jaya Baru
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto tunjuk Komjen Prof Dadang Hartanto sebagai Kapolda Metro Jaya baru. Cek profil lengkap dan rekam jejak akademisnya di sini!
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
 Profil Komjen Dadang Hartanto, Profesor UMSU Sang Kapolda Metro Jaya Baru
Indonesia
Bareskrim Dorong agar Pengguna Narkoba Direhabilitasi, tak Langsung Dipenjara
Pengguna narkotika perlu mendapatkan penanganan yang mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan pemulihan mereka.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Bareskrim Dorong agar Pengguna Narkoba Direhabilitasi, tak Langsung Dipenjara
Indonesia
Bareskrim Gencarkan Operasi Narkoba Serentak, Bidik Jaringan Bandar
Penindakan difokuskan untuk memutus jaringan bandar hingga aktor utama yang mengendalikan perdagangan narkoba.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Bareskrim Gencarkan Operasi Narkoba Serentak, Bidik Jaringan Bandar
Indonesia
Kampung Ambon dan Kampung Boncos Digerebek Polisi, Perintah Langsung dari Prabowo
Kampung Ambon dan Boncos digerebek polisi. Hal itu berdasarkan perintah langsung Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Kampung Ambon dan Kampung Boncos Digerebek Polisi, Perintah Langsung dari Prabowo
Indonesia
Kecelakaan KM Virgo Transport 8 Masuk Babak Baru, 3 Bos Perusahaan Ditetapkan Tersangka
Polri menetapkan tiga tersangka baru dalam kasus kecelakaan KM Virgo Transport 8. Ketiganya kini sudah ditahan.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Kecelakaan KM Virgo Transport 8 Masuk Babak Baru, 3 Bos Perusahaan Ditetapkan Tersangka
Indonesia
Wakapolri Tegaskan Pengusaha tak Perlu Takut Preman, Polri Jamin Kepastian Hukum
Polri memastikan akan memberikan perlindungan dan kepastian hukum agar kegiatan usaha tetap berjalan.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wakapolri Tegaskan Pengusaha tak Perlu Takut Preman, Polri Jamin Kepastian Hukum
Indonesia
Kapolri Suyudi Dihadapkan pada Pekerjaan Rumah Lama Polri, SETARA Institute Ungkap Masalahnya
SETARA Institute mendesak Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memutus rantai persoalan lama dan memastikan reformasi Polri menyentuh akar masalah.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Kapolri Suyudi Dihadapkan pada Pekerjaan Rumah Lama Polri, SETARA Institute Ungkap Masalahnya
Indonesia
Kapolri Suyudi Rotasi 19 Kapolda, dari Metro Jaya hingga Sulawesi
Pertukaran ini dilakukan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sehari setelah resmi menjabat pada 2 Oktober 2026.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Kapolri Suyudi Rotasi 19 Kapolda, dari Metro Jaya hingga Sulawesi
Indonesia
Kapolri Baru Rotasi 88 Pati dan Pamen, Ganti Kapolda Metro
Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi, pembinaan karier, serta penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Kapolri Baru Rotasi 88 Pati dan Pamen, Ganti Kapolda Metro
Indonesia
DPR Tagih Gebrakan Suyudi, jangan Biarkan Keluhan Warga Terus Menumpuk
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menghadapi tantangan untuk menghadirkan perubahan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
DPR Tagih Gebrakan Suyudi, jangan Biarkan Keluhan Warga Terus Menumpuk
Bagikan