Mahfud MD Sesumbar Kantongi Nama Teroris Kerap Picu Konflik di Papua

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 19 Mei 2021
Mahfud MD Sesumbar Kantongi Nama Teroris Kerap Picu Konflik di Papua

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Republik Indonesia Mahfud MD. ANTARA/Twitter @mahfudmd/pri

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menko Polhukam Mahfud MD memastikan aparat TNI-Polri hanya memburu para pelaku teror atau kelompok teroris di Papua dan Papua Barat.

Menurutnya, penindakan terhadap organisasi di Papua tidak akan dilakukan.

Perburuan terhadap pelaku teror itu pun dilakukan secara terukur atau tidak asal-asalan.

Baca Juga:

KKB Papua Sergap TNI, 2 Prajurit Gugur dan Senapan Serbu Dibawa Kabur

Menurutnya, seluruh data yang berisikan nama-nama orang terindikasi pelaku teror sudah tercatat dengan baik.

"By name, ada nama-nama yang disebut, bukan sembarang orang Papua," katanya saat konferensi pers, Rabu (19/5).

Nama-nama pelaku penyebar teror juga akan disampaikan terbuka kepada publik. Tujuannya agar masyarakat tahu bahwa mereka yang selama ini membuat teror.

"Sehingga ketahuan ini orang-orang melakukan teror, diketahui publik melalui berita dan statement terbuka," ungkapnya.

Satgas Nemangkawi bersama Pejabat Kapolres Puncak menyambangi warga masyarakat Ilaga. (ANTARA/HO/Humas Satgas Nemangkawi)
Satgas Nemangkawi bersama Pejabat Kapolres Puncak menyambangi warga masyarakat Ilaga. (ANTARA/HO/Humas Satgas Nemangkawi)

Kemudian, pemerintah juga telah melakukan penelusuran penyalahgunaan dana negara.

Dia pun mengakui, bahwasanya selama banyak asumsi dan pertanyaan mengapa korupsi di Papua dibiarkan.

Ia membantah jika ada yang menyebut pemerintah mengeruk kekayaan Papua dan Papua Barat.

Menurutnya, pengeluaran yang dikeluarkan untuk dua daerah itu lebih besar ketimbang pendapatannya.

Untuk Papua sendiri, pemerintah telah mengeluarkan uang sebesar Rp46 triliun. Sedangkan pendapatannya hanya Rp12 triliun.

"Pendapatan dari Papua dari pajak, bea cukai, dan sebagainya itu Rp12,66 T. Belanjanya, adalah Rp46 T, jadi 12 banding 46," ujar Mahfud.

Baca Juga:

Pelaku Penyerangan Dua Prajurit TNI di Papua Kini dalam Pengejaran

Kemudian, untuk wilayah Papua Barat, pemerintah harus merogoh kocek sebesar Rp19 triliun.

Kemudian, untuk pendapatannya, menurut data Menkeu, hanya sebesar Rp5 triliun.

"Papua Barat, Rp5 T itu pendapatannya dari bea cukai dan pajaknya. Sedangkan belanjanya yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat Rp19 T," tuturnya.

Oleh karenanya, jelas Mahfud, pemerintah tetap melakukan pendekatan kesejateraan. Hal itu juga dilakukan secara damai tanpa kekerasan dan tanpa senjata. (Knu)

Baca Juga:

Permasalahan di Papua Dinilai Paling Kompleks dan Alot

#Teroris #Mahfud MD #Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) #Papua
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
SMRC Rilis Survei Opinion Leader 2026, Mahfud MD dan Dedi Mulyadi Jadi Sorotan
SMRC merilis Opinion Leaders Survey September 2026, libatkan 200 akademisi dan jurnalis untuk menilai sejumlah tokoh nasional berdasarkan indikator kepemimpinan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
SMRC Rilis Survei Opinion Leader 2026, Mahfud MD dan Dedi Mulyadi Jadi Sorotan
Indonesia
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Personel TNI disebut mendapat serangan saat menjalankan operasi tersebut hingga terjadi aksi saling tembak.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Berita
MK Putus Perkara Ijazah Gibran, Ini 5 Skenario yang Muncul
Putusan MK ijazah Gibran dibacakan 6 Oktober 2026. Mahfud MD dan Zainal Arifin Mochtar membeberkan sejumlah kemungkinan putusan.
ImanK - Selasa, 06 Oktober 2026
MK Putus Perkara Ijazah Gibran, Ini 5 Skenario yang Muncul
Indonesia
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Saat peristiwa kontak senjata terjadi, Hermanus Hogajau-lah yang pertama kali menghujani Pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Bos OPM Egianus Kogoya komplain serangan pesawat Super Tucano di Nduga. Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan separatis wajib ditumpas habis!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Personel TNI juga menyita sejumlah barang dari lokasi, antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
 4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Pemerintah didesak untuk memperkuat perlindungan terhadap warga sipil di Papua.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Indonesia
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Aparat bersama tokoh masyarakat terus melakukan upaya untuk menemukan dan mengevakuasi korban lainnya.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Indonesia
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Yosina ditemukan bersama Demerina Uamang, 23, salah satu dari sembilan perempuan yang sebelumnya menjadi korban penculikan pada 17 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Bagikan