Maestro Gamelan Rahayu Supanggah Tutup Usia

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 10 November 2020
Maestro Gamelan Rahayu Supanggah Tutup Usia

Almarhum Prof Dr Rahayu Supanggah (71). (MP/ISI Surakarta)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kabar duka menyelimuti dunia seni tanah air. Maestro gamelan internasional yang juga Mantan Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta Prof Dr Rahayu Supanggah (71) tutup usia, Selasa (10/11), pukul 03.00 WIB.

Sosok Rahayu yang selalu lekat dengan akademisi ISI dan seniman besar tersebut lahir di Boyolali, 29 Agustus 1949, meninggal di Rumah Sakit Brayat Minulya Solo, Jawa Tengah.

Sang maestro selama hidup dikenal sebagai komposer yang sudah melanglang buana di dunia pertunjukan internasional. Bahkan, almarhum yang kali pertama mengenalkan gamelan sebagai budaya Indonesia di kancah internasional dengan menggelar berbagai pertunjukkan di luar negeri.

Baca Juga:

Ngisis Ringgit dan Nabuh Gamelan di Museum Radya Pustaka

Anak angkat Rahayu, Peni Candrarini, mengukakan almarhum Rahayu sudah lama menderita sakit stroke sejak 3 tahun lalu. Sebelum meninggal kondisi kesehatannya menurun sampai akhirnya menghempuskan napas terakhir pada Selasa dini hari.

"Dalam setahun terakhir ayah (Rahayu) lebih banyak beristirahat di rumah. Seingat saya terakhir tampil dalam event Pekan Kebudayaan Nasional tahun 2019," kata dia.

  Jenazah almarhum Prof Dr Rahayu Supanggah (71) di rumah duka, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa (10/11). (MP/Ismail)
Jenazah almarhum Prof Dr Rahayu Supanggah (71) di rumah duka, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa (10/11). (MP/Ismail)

Ia menambahkan jenazah almarhum Rahayu dimakamkan di Astanalaya Benowo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah siang ini. Pemberangkatan pemakaman dari rumah duka di Dukuh Benowo RT 06 /RW 08, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Wakil Rektor I ISI Solo, I Wayan Kirna menambahkan, Almarhum Rahayu Supanggah menyelesaikan tugas sebagai guru besar sejak September 2019. Selama masa pengabdiannya, dia dianggap sebagai sosok panutan di kampus.

"Kami sangat kehilangan. Beliau betul-betul panutan kami, baik para pengajar maupun mahasiswa," ujar Wayan.

Baca Juga:

Ngisis Ringgit dan Nabuh Gamelan di Museum Radya Pustaka

Dikatakannya, sosok almarhum menelurkan berbagai karya selama berkecimpung di dunia musik, terutama seni karawitan. Tak hanya di daerah ataupun nasional, Panggah sudah membawa karyanya mendunia.

"Karya besar almarhum diantaranya I La Galigo. Karya sastra Bugis yang dipentaskan dalam bentuk teater," kata dia.

Diketahui, Rahayudikenal sebagai komposer yang mampu menyajikan musik spektakuler. Karyanya bertajuk I La Galigo mulai digarap sejak 2001 dan baru dipentaskan secara perdana pada 2004 di Singapura. Selain Singapura, karya tersebut juga dipentaskan ke sejumlah negara lain.

Panggah juga sempat berkolaborasi dengan sejumlah seniman dunia, seperti Peter Brook, Toshi Tsuchitori, dan Sardono W Kusumo. Penghargaan yang dia raih, antara lain Penata Musik terbaik FFI untuk film 'Opera Jawa' (2006) dan The Best Composer Hong Kong International Film Festival 2007. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Internasional Gamelan Festival 2018, Pamerkan Seni Rupa Kontemporer

#Seniman #Artis Meninggal
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
Hedgren dan Varsam Kurnia Hadirkan 'The Wayfarer', Tafsir Baru tentang Gaya dan Mobilitas
Hedgren berkolaborasi dengan seniman Indonesia Varsam Kurnia lewat “The Wayfarer”, yang mengangkat perjalanan, gaya personal, dan mobilitas generasi muda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Hedgren dan Varsam Kurnia Hadirkan 'The Wayfarer', Tafsir Baru tentang Gaya dan Mobilitas
ShowBiz
Seniman Samarinda Theo Nugraha Kolaborasi dengan Eks Drummer Sepultura di 'Prosthetic Reality'
Seniman bunyi asal Samarinda, Theo Nugraha, terlibat dalam album 'Prosthetic Reality' bersama Iggor Cavalera dan sejumlah nama musik ekstrem dunia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Seniman Samarinda Theo Nugraha Kolaborasi dengan Eks Drummer Sepultura di 'Prosthetic Reality'
Fun
TERASI 2026 Perluas Ruang Seni Inklusif, Gandeng Seniman Disabilitas dan Penyintas Kanker
TERASI 2026 digelar 13-17 Agustus di Jakarta dengan melibatkan seniman disabilitas, penyintas kanker, dan 60 ilustrator lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 15 Agustus 2026
TERASI 2026 Perluas Ruang Seni Inklusif, Gandeng Seniman Disabilitas dan Penyintas Kanker
ShowBiz
Sunyiruri dan Figura Renata Rilis EP 'Menyanyikan Usman Arrumy', Satukan Musik dan Sastra
Sunyiruri dan Figura Renata resmi merilis EP kolaboratif 'Menyanyikan Usman Arrumy'. Menginterpretasikan puisi-puisi Usman Arrumy di lima lagu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Sunyiruri dan Figura Renata Rilis EP 'Menyanyikan Usman Arrumy', Satukan Musik dan Sastra
Fun
Ajang Artwork 'Scream of The Sirens' Ajak Seniman Suarakan Ekspresi Lewat Karya
Lawless Jakarta dan Magnumotion menggelar kompetisi seni Scream of The Sirens dengan total hadiah Rp50 juta, iPad Pro, dan peluang magang bagi peserta.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 14 Maret 2026
Ajang Artwork 'Scream of The Sirens' Ajak Seniman Suarakan Ekspresi Lewat Karya
ShowBiz
Lewat Visual Surealis, Marishka Soerkarna Hidupkan Atmosfer Synchronize Fest 2026
Synchronize Fest 2026 menggandeng seniman visual Marishka Soerkarna untuk merumuskan konsep artistik festival melalui pendekatan visual yang sarat emosi dan refleksi sosial.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 14 Maret 2026
Lewat Visual Surealis, Marishka Soerkarna Hidupkan Atmosfer Synchronize Fest 2026
ShowBiz
Synchronize Festival 2026 Gandeng Marishka Soekarna untuk Rancang Identitas Visual
Synchronize Festival 2026 menggandeng seniman multidisiplin Marishka Soekarna untuk merancang identitas visual festival. Simak profil dan konsep visual yang diusung.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 13 Maret 2026
Synchronize Festival 2026 Gandeng Marishka Soekarna untuk Rancang Identitas Visual
Fun
Art Jakarta Papers 2026 Sukses Digelar, Catat 9.289 Pengunjung di Edisi Perdana
Art Jakarta Papers 2026 sukses digelar. Pameran ini mencatat 9.289 pengunjung di edisi perdana.
Soffi Amira - Rabu, 11 Februari 2026
Art Jakarta Papers 2026 Sukses Digelar, Catat 9.289 Pengunjung di Edisi Perdana
Lifestyle
Art Jakarta Papers 2026 Digelar Perdana, Fadli Zon Soroti Nilai Historis Kertas
Art Jakarta Papers 2026 digelar pada 5-8 Februari. Pameran ini juga dihadiri oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon.
Soffi Amira - Jumat, 06 Februari 2026
Art Jakarta Papers 2026 Digelar Perdana, Fadli Zon Soroti Nilai Historis Kertas
Lifestyle
Gary Iskak Tutup Usia, Dunia Hiburan Tanah Air Kehilangan Sosok Berbakat
Dunia hiburan Indonesia kembali diselimuti duka mendalam. Aktor senior Gary Iskak dikabarkan mengembuskan napas terakhir pada Sabtu pagi, 29 November 2025. Bintang film yang dikenal lewat kemampuan aktingnya yang kuat ini meninggal di sebuah rumah sakit di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, setelah sebelumnya terlibat dalam kecelakaan saat berkendara. Kepergian mendadak ini menyisakan kesedihan yang mendalam bagi keluarga, rekan-rekan artis, dan juga para penggemar yang setia mengikuti kariernya sejak awal tahun 2000-an. Riwayat Kesehatan dan Perjuangan Melawan Penyakit Perjalanan hidup Gary Iskak memang diwarnai berbagai tantangan, termasuk masalah kesehatan serius yang ia hadapi bertahun-tahun sebelumnya. "Dikutip dari berbagai sumber, sebelumnya diketahui bahwa Gary sempat mengalami peradangan hati (hepatitis C) yang berkembang hingga sirosis — sebuah kondisi serius yang bahkan membuatnya sempat koma." Meskipun nyaris menyerah pada kondisi kritis tersebut, berkat dukungan tanpa henti dari keluarga dan doa banyak orang, Gary mengaku mendapatkan "kesempatan hidup kedua". Ia sempat berjuang keras untuk bangkit dan kembali aktif di dunia akting, membuktikan semangatnya yang tak pernah padam. Warisan Karya dan Ucapan Belasungkawa Gary Iskak dikenal sebagai aktor yang serbabisa dan mampu menghidupkan berbagai karakter dalam film, FTV, hingga sinetron. Kontribusinya dalam industri hiburan telah menghibur banyak penonton. Kabar duka ini dengan cepat mengundang ucapan belasungkawa dari berbagai kalangan di industri hiburan. Banyak rekan artis mengenang Gary sebagai pribadi yang hangat, ramah, dan penuh semangat, terlepas dari berbagai cobaan berat yang ia hadapi. Di media sosial, warganet juga turut mendoakan dan menyatakan simpati atas kepergiannya. Pihak keluarga menyampaikan rasa terima kasih atas segala perhatian dan doa yang telah diberikan oleh berbagai pihak. Mereka juga memohon maaf atas segala kesalahan yang mungkin pernah dilakukan almarhum selama hidupnya. Jenazah Gary kemudian dibawa ke rumah duka untuk kemudian dimakamkan pada hari yang sama. Kepergian Gary Iskak menjadi pengingat bahwa di balik gemerlap sorotan kamera, para seniman juga memiliki perjuangan dan pergulatan hidupnya sendiri. Warisan karya yang ditinggalkan Gary akan terus melekat di hati para penggemarnya, menjadikannya salah satu aktor yang selalu dikenang dalam perjalanan industri hiburan Indonesia. "
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 29 November 2025
Gary Iskak Tutup Usia, Dunia Hiburan Tanah Air Kehilangan Sosok Berbakat
Bagikan