Mabes Polri Diserang, Polda Jateng Tingkatkan Keamanan Polres hingga Polsek

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 01 April 2021
Mabes Polri Diserang, Polda Jateng Tingkatkan Keamanan Polres hingga Polsek

Mapolresta Surakarta dijaga ketat petugas keamanan. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polda Jawa Tengah meningkatkan pengamanan di seluruh markas kepolisian dari tingkat polda sampai polres. Hal tersebut menyusul serangan terduga teroris ke Mabes Polri, Rabu (31/2).

Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi mengatakan, pihaknya langsung menginstruksikan semua jajaran untuk memperketat keamanan di semua kantor baik polda, polres, hingga polsek.

Ia juga memastikan keamanan semua kantor kepolisian aman dengan melakukan pengecekan langsung di lapangan.

Baca Juga:

Mabes Polri Selidiki Senpi Milik Terduga Teroris ZA

"Saya langsung terjun melakukan sidak pengamanan di Polresta Surakarta, Polres Boyolali, dan Polres Salatiga untuk melihat langsung kesiapan personelnya di lapangan," kata Luthfi, Kamis (1/4).

Mantan Kapolresta Surakarta tersebut juga mengimbau masyarakat tidak perlu cemas. Kapolda juga mengimbau kepada masyarakat apabila menemui orang yang mencurigakan untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian.

"Kita harus bersatu melawan terorisme atau apabila ada masyarakat yang menjumpai orang yang mencurigakan segera informasikan kepada pihak kepolisian," Imbaunya.

 Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi. (MP/Ismail)
Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi. (MP/Ismail)

Kabid Humas Kombes Iskandar Fitriana Sutisna mengatakan, peningkatan keamanan sejatinya sudah dilakukan sejak kejadian teror di Makassar. Namun, pengamanan sebelumnya dilakukan di tempat ibadah, dan tempat-tempat keramaian.

"Seluruh markas kepolisian di seluruh Jawa Tengah juga mendapat pengetatan pengamanan," papar dia.

Baca Juga:

Mabes Polri Angkat Suara Terduga Teroris ZA Bisa Masuk dengan Mudah

Untuk menjaga keamanan, lanjut Iskandar, petugas penjagaan tidak akan segan melumpuhkan bila ada orang yang bertindak mencurigakan masuk lingkungan markas.

Bahkan, semua personel penjagaan mako telah dilengkapi persenjataan dan peralatan lainnya untuk menyeleksi setiap orang yang akan masuk ke kantor. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Menkominfo Ajak Masyarakat Tidak Menyebarkan Video Aksi Teroris di Mabes Polri

#Terorisme
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
BNPT mengungkap 620 anak usia 11-18 tahun terpapar kekerasan dan radikalisme. 6 anak di Jakarta diarahkan menjalani rehabilitasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
Berita Foto
Hari Internasional untuk Korban Terorisme 2026, Kolaborasi Perkuat Perlindungan Korban
Silence momen dan doa dalam acara Peringatan Hari Internasional untuk Peringatan dan Penghormatan bagi Korban Terorisme 2026 di Jakarta, Jum'at (21/8/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 21 Agustus 2026
Hari Internasional untuk Korban Terorisme 2026, Kolaborasi Perkuat Perlindungan Korban
Indonesia
BNPT Siapkan 111 Pencegahan Terorime Sejak Dini, 250 Anak Telah Berhasil Direhabilitasi
Ancaman terorisme saat ini sudah mulai bergeser. Kini, internet dijadikan sarana untuk melakukan rekrutmen, kontrapropaganda, hingga pendanaan terorisme
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
BNPT Siapkan 111 Pencegahan Terorime Sejak Dini, 250 Anak Telah Berhasil Direhabilitasi
Indonesia
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Kadensus 88 AT Polri mengungkap pola baru terorisme digital yang menyasar generasi muda melalui algoritma, komunitas virtual, dan kerentanan psikologis.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Indonesia
Waspada! Paham Ekstremisme dan Terorisme Kini Menyebar Lewat Algoritma Digital
Wakapolri mengungkap pola baru terorisme dan ekstremisme yang kini berkembang melalui ruang digital. Polri juga menyoroti ratusan anak terpapar radikalisme di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Waspada! Paham Ekstremisme dan Terorisme Kini Menyebar Lewat Algoritma Digital
Indonesia
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Densus 88 Antiteror Polri masih terus melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap kedelapan tersangka tersebut
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Indonesia
Prabowo Teken Perpres RAN PE, DPR Apresiasi Pendekatan Cegah Terorisme
Presiden RI, Prabowo Subianto, meneken Perpres RAN PE. DPR pun mengapresiasi pencegahan terorisme.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Prabowo Teken Perpres RAN PE, DPR Apresiasi Pendekatan Cegah Terorisme
Indonesia
Aturan Pelibatan TNI Dalam Penanganan Terorisme Belum Diputus, Masih Dirumuskan
untuk aspek penegakan hukum, peran Polri tetap menjadi yang utama. Sementara itu, pelibatan TNI akan disesuaikan dengan bentuk dan tingkat ancaman terorisme yang dihadapi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 10 Februari 2026
Aturan Pelibatan TNI Dalam Penanganan Terorisme Belum Diputus, Masih Dirumuskan
Indonesia
SETARA Institute Kritik Rencana Libatkan TNI dalam Penanggulangan Terorisme
Rencana pelibatan TNI dalam penanggulangan terorisme tuai kritik. SETARA Institute menilai kebijakan tersebut bertentangan dengan supremasi sipil dan sistem peradilan pidana.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Januari 2026
SETARA Institute Kritik Rencana Libatkan TNI dalam Penanggulangan Terorisme
Indonesia
70 Anak Terpapar Konten Kekerasan, Pemerintah Siapkan Aturan Perlindungan di Sekolah
70 anak di 19 provinsi kini terpapar konten kekerasan. Pemerintah pun akan menyiapkan aturan perlindungan di sekolah.
Soffi Amira - Kamis, 08 Januari 2026
70 Anak Terpapar Konten Kekerasan, Pemerintah Siapkan Aturan Perlindungan di Sekolah
Bagikan