Lolos dari Penembakan, Trump Pastikan Tetap Hadiri Konvensi Republik di Wisconsin
Kandidat presiden dari Partai Republik Donald Trump (tengah) dibantu personel Dinas Rahasia AS setelah terjadinya insiden penembakan. (ANTARA FOTO/REUTERS/Brendan McDermid/tom).
MerahPutih.com - Lolos dari upaya percobaan pembunuhan di Negara Bagian Pennsylvania, mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan akan tetap tampil berpidato saat konvensi nasional Partai Republik di Kota Milwaukee, Negara Bagian Wisconsin pada akhir pekan mendatang
“Saya benar-benar mencintai negara kita, dan mencintai Anda semua, dan berharap dapat berbicara kepada negara besar kita minggu ini dari Wisconsin,” kata Trump, sehari setelah upaya penembakan, dilansir dari Business Insider, Senin (15/7).
Sebelumnya, Trump tertembak di telinga kanan namun baik-baik saja setelah aksi penembakan yang terjadi saat acara rapat umum kampanye di Butler County, Pennsylvania, AS, Sabtu (13/7) waktu setempat
Dalam keterangannya, Trump menyerukan persatuan dan perlawanan terhadap kejahatan setelah selamat dari percobaan pembunuhan. Dia juga mengucapkan terima kasih atas maraknya dukungan publik di sosial media pasca-kejadian upaya penembakan.
Baca juga:
"Saat ini, lebih penting bagi kita untuk bersatu, dan menunjukkan karakter kita yang sebenarnya sebagai rakyat Amerika, tetap kuat dan tangguh, dan tidak membiarkan kejahatan menang," tandas salah satu kandidat calon presiden AS dari Partai Republik itu.
Untuk diketahui, Biro Investigasi Federal (FBI) telah mengeluarkan pernyataan yang mengidentifikasi tersangka penembak sebagai Thomas Matthew Crooks. Namun, pelaku yang masih berusia 20 tahun itu tewas tertembak saat dilumpuhkan.
Diberitakan Al Jazeera, Senin (15/7), catatan pemilih negara bagian menunjukkan bahwa Crooks terdaftar sebagai Republikan. Pada Pemilihan umum 5 November mendatang menjadi pertama kalinya Crooks cukup umur untuk menyumbangkan hak suaranya untuk memilih presiden. (*)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Trump Tebar Lagi Ancaman, Siap Serang Iran
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
Culik Nicolas Maduro, Presiden AS Donald Trump Klaim Venezuela akan Serahkan 50 Juta Barel Minyak kepada AS
AS Akan Kontrol Penjualan 50 Juta Barel Minyak Venezuela, Larang Kerjasama Dengan China
Niat Caplok Greenland, AS Bahas Opsi Gunakan Kekuatan Militer
Venezuela Umumkan Masa Berkabung 7 Hari Hormati Korban Serangan Amerika Serikat
Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro Jadi Ajang Taruhan, Penjudi Kripto Anonim Raup Cuan Rp 6,6 Miliar