Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Lightcraft Ajak Pendengar Syukuri Hal Kecil lewat Video Musik 'Permanence'

Febrian AdiFebrian Adi - Jumat, 02 Desember 2022
Lightcraft Ajak Pendengar Syukuri Hal Kecil lewat Video Musik 'Permanence'

Lighcraft rilis video musik 'Permanence'. (Foto: Dok/Lighcraft)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KUARTET pop kontemporer Lightcraft kembali dengan musik video teranyarnya berjudul Permanence pada 1 Desember 2022. Sebuah lagu yang menekankan akan pentingnya berbagai hal kecil yang hadir dalam kehidupan dan bagaimana hal-hal tersebut dapat membawa dampak positif di kehidupan pada umumnya.

Karena seperti yang kita semua rasakan, kehidupan bisa menjadi sebuah perjuangan yang berat, ditambah dengan hantaman bada pandemi yang masih belum usai, bisa dimengerti bila kadang kita merasa tidak ada lagi harapan yang tersisa.

Baca juga:

Angel Pieters Rayakan Usia Ke-25 dengan Mini Album 'Satu Per Empat'

“Bila kita tarik mundur sedikit ke belakang dan mencermati lebih dalam, hal-hal kecil tersebut bisa saja menjadi sumber kebahagiaan terbesar dalam hidup kita. Hal-hal kecil seperti teman, beragam benda atau momen tertentu,” ucap vokalis Lighcraft Imam Surataruna dalam rilis resmi yang diterima Merah Putih, Kamis (1/12).

Senada dengan misi dalam menyebarkan harapan dan cinta dalam musik, lagu Permanence merupakan single kelima yang diambil dari album terbaru Hope + Love yang rilis di Juli 2022. Video musik ini menampilkan teman-teman dari band sebagai talent. Para penggemar akan disuguhi dengan berbagai adegan yang terjadi di sebuah restoran ketika Imam berjalan keliling.

Adegan tersebut merepresentasikan setiap hal-hal kecil dalam hidup yang bisa menghadirkan kebahagiaan bagi kita.

Baca juga:

Pesan Penuh Harapan dalam Single ‘Life’ dari Lightcraft

“Bila kita bisa mengapresiasi kenikmatan dalam bentuk yang sederhana, kita bisa mendapati bahwa kehidupan masih cukup indah. Hal-hal tersebut pun menyuntikkan harapan pada diri kita, menjadikannya awal dari kehidupan yang semoga lebih baik ke depannya,” lanjut Imam.

Disutradarai oleh fotografer dan videographer ternama Robby Suharlim, serta dibantu oleh asisten sutradara Joe Mailtimu. Visual yang disajikan dalam video musik ini begitu sederhana namun sangat menyentuh.

“Robby melakukan pengambilan gambar sekali ambil, walaupun kami sempat mengulang pengambilan gambar beberapa kali karena begitu menikmati proses tersebut,” ujar gitaris Fari Febrian.

“Kami harap video ini bisa dapat merepresentasikan lagu secara visual dan memberikan dampak positif bagi para pendengar. Karena pada akhirya, yang kami inginkan hanyalah membuat orang-orang tersenyum dan merasa lebih baik,” tutup Fari. (far)

Baca juga:

Evolusi Bermusik Lightcraft Tertuang di Album 'Hope + Love'

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan